Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- visibility 229
- comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di halaman Kantor Kecamatan Topoyo pada Senin, 9 Februari 2026.
Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tetap tepat sasaran.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Litha Febriani, Ketua DPRD Nirmala Sari Aras, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI/Polri, serta seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Topoyo.
Dalam sambutannya, Askary Anwar menekankan bahwa Musrenbang merupakan amanat undang-undang yang krusial untuk menyinkronkan program pembangunan dari tingkat desa hingga pusat.
Tahun ini, Musrenbang mengusung tema: ‘Akselerasi Transformasi Melalui Hilirisasi Pertanian Dan Penguatan Kualitas SDM Yang Berdaya Saing Dan Berkelanjutan’.
”Meskipun pemerintah daerah berada dalam situasi efisiensi anggaran, proses perencanaan pembangunan tetap harus berjalan secara optimal,” tegas Askary.
Askary memaparkan sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas tahun ini, di antaranya penuntasan kemiskinan ekstrim dan penanganan stunting.
Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, air bersih, dan sanitasi yang menjadi usulan dominan dari hampir seluruh desa di Mateng.
Menyadari keterbatasan ruang fiskal (anggaran) daerah, Askary menjelaskan bahwa Pemkab Mateng kini tengah fokus mematangkan data yang aktual dan valid.
Data ini nantinya akan digunakan sebagai senjata untuk menjemput program intervensi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat maupun Pemerintah Pusat.
”Dengan kolaborasi yang baik, sasaran kebijakan bisa tepat sasaran. Jika program tidak linier, maka hasilnya tidak akan maksimal. Kita perkuat data agar setiap usulan sinkron dengan pusat,” tutupnya.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
