Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 28 Des 2025
  • visibility 638
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa memberikan sorotan tajam terhadap semrawutnya tata kelola parkir di sejumlah titik vital pusat kota Mamasa.

Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai estetika kota, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Dalam keterangannya, pimpinan legislatif tersebut mengungkapkan bahwa hasil observasi mencakup berbagai titik strategis, mulai dari pusat UMKM, objek wisata, retail modern, fasilitas kesehatan, hingga kawasan pemukiman.

Kendala serius yang ditemukan adalah pola parkir kendaraan yang tidak teratur, bahkan hingga memakan bahu jalan poros yang notabene memiliki lebar terbatas.

“Penataan parkiran yang sporadis (kiri-kanan di jalan dan tikungan) ini berpotensi mengakibatkan gangguan besar terhadap kelancaran arus lalu lintas. Jika dibiarkan, risiko kecelakaan dan tabrakan antar-kendaraan akan semakin tinggi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti banyaknya kendaraan pribadi yang diparkir secara permanen di depan hunian yang bersentuhan langsung dengan jalan penghubung.

Hal ini dianggap mempersempit ruang gerak kendaraan lain dan memperburuk citra daerah, terutama di tengah meningkatnya arus wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Mamasa.

Menyikapi urgensi tersebut, Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman meminta Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Satlantas Polres Mamasa untuk segera melakukan langkah atensi dan penertiban secara masif.

“Kita tidak ingin kesemrawutan ini menjadi catatan buruk secara etik dan estetik bagi Kabupaten Mamasa di mata para tamu dan wisatawan,” imbuhnya.

Selain persoalan parkir, sorotan juga diarahkan pada rendahnya tingkat kepatuhan pengendara terhadap standar keselamatan berkendara.

Ditemukan banyaknya pelanggaran kasat mata. Seperti penggunaan knalpot tidak standar (racing) yang memicu polusi suara, abai terhadap penggunaan helm pelindung dan kelengkapan kendaraan yang tidak memenuhi syarat (spion dan lampu sein).

Terkait hal itu, ia mendesak Dinas Perhubungan, Samsat, Bidang Pendapatan BPKAD, serta jajaran kepolisian untuk segera menggelar operasi sweeping gabungan.

Langkah ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar lebih taat norma berlalu lintas.

“Harapan saya, ini segera di atensi demi menjaga masyarakat kita tetap aman, tertib, dan taat pada aturan dalam kerangka yang lebih luas,” pungkasnya.

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi merilis jadwal rangkaian acara bertajuk “Bulan Mamase 2026” yang akan berlangsung sepanjang bulan April mendatang. Mengusung semangat pelestarian budaya dan promosi daerah, kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisatawan sekaligus pesta rakyat bagi masyarakat Kabupaten Mamasa. ​Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa persiapan teknis untuk menyambut […]

  • Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Harga komoditas beras jenis premium di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dilaporkan mengalami kenaikan signifikan sejak sepekan terakhir. Saat ini, harga beras berkualitas tinggi tersebut telah menembus angka Rp 15.000 per liter. ​Sebelum melonjak, harga beras premium di pasaran lokal terpantau masih berkisar antara Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per liter. ​Salah seorang […]

  • Gubernur Sulbar Tegaskan Sawit Jadi Komoditas Strategis, Penegakan Regulasi Perkebunan Diperketat

    Gubernur Sulbar Tegaskan Sawit Jadi Komoditas Strategis, Penegakan Regulasi Perkebunan Diperketat

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu potensi strategis Indonesia, baik dari sisi ekonomi nasional maupun dalam dinamika politik komoditas global. Hal tersebut disampaikan Gubernur Suhardi Duka saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Minggu, 22 Februari 2026. […]

  • Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk segera melakukan inventarisasi lahan menyusul banyaknya laporan terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) warga yang masuk dalam kawasan hutan lindung dan konservasi. ​Kondisi ini dinilai memicu ketimpangan sosial yang serius, lantaran warga kehilangan akses untuk mengelola […]

  • Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Menyikapi pemberitaan yang beredar mengenai oknum polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di Majene, Sulawesi Barat, Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi angkat bicara setelah melakukan penelusuran lebih lanjut. “Memang benar, ada oknum anggota kepolisian berinisial Aipda AK yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan narkoba,” tuturnya. […]

  • Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Skandal pengelolaan keuangan daerah kembali mencuat di Kabupaten Mamasa. Puluhan miliar rupiah dana Non Kapitasi (klaim) BPJS Kesehatan yang seharusnya dibayarkan kepada 18 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit hingga kini tidak kunjung disalurkan. Kondisi ini memantik reaksi keras dari LSM GERAK, yang mendesak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan audit […]

expand_less