Gara-gara Musik Kencang, Dua Tetangga di Majene Nyaris Adu Jotos
- account_circle Juita
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 178
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Ketenangan warga di Lingkungan Battayang, Kelurahan Banggae, Kabupaten Majene, sempat terusik akibat perselisihan antar tetangga pada Selasa (12/5/2026).
Masalah sepele berupa volume musik yang terlalu keras nyaris memicu konflik besar sebelum akhirnya berhasil diredam melalui pendekatan problem solving oleh kepolisian setempat.
Insiden ini bermula saat warga berinisial E (Pihak I) melayangkan teguran kepada tetangganya, A (Pihak II).
Sehingga E merasa terganggu dengan suara musik dari rumah A yang diputar dengan volume tinggi di tengah pemukiman padat.
Alih-alih mereda, teguran tersebut justru memicu adu mulut dan ketegangan antar kedua belah pihak.
Khawatir situasi memanas dan berujung pada tindakan fisik, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Banggae, Brigpol Aco Muhammad Nur Alim, bergerak cepat. Didampingi Lurah Banggae, Kepala Lingkungan, dan Ketua RT setempat, pihak kepolisian memediasi kedua warga yang berselisih tersebut secara kekeluargaan.
”Kami mengedepankan pendekatan humanis. Kuncinya adalah komunikasi yang baik dan rasa toleransi. Hidup bertetangga itu harus saling menghormati agar ketenteraman lingkungan tetap terjaga,” ujar Brigpol Aco di hadapan kedua belah pihak.
Proses mediasi yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut membuahkan hasil positif. Setelah mendengarkan arahan dari Bhabinkamtibmas, baik E maupun A sepakat untuk menyudahi perselisihan mereka.
Alhasil kedua belah pihak saling memaafkan atas ketegangan yang terjadi. Pihak II (A) sepakat untuk lebih memperhatikan volume musik agar tidak mengganggu kenyamanan tetangga.
Kedua pihak berjanji akan mengedepankan musyawarah jika terjadi masalah di kemudian hari.
Keberhasilan mediasi ini diapresiasi tinggi oleh masyarakat Battayang. Langkah cepat Brigpol Aco dinilai efektif dalam mencegah potensi konflik sosial di tingkat bawah.
Brigpol Aco menegaskan bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengimbau warga untuk selalu menjaga etika bertetangga dan tidak ragu melibatkan aparat kelurahan atau kepolisian jika menemui kendala yang sulit diselesaikan secara pribadi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Lingkungan Battayang dilaporkan kembali aman, damai, dan kondusif. (***)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
