Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene
- account_circle Juita
- calendar_month Rab, 29 Apr 2026
- visibility 219
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Diduga akibat pengemudi mengalami microsleep (tertidur sesaat), sebuah truk Hino Dutro bernomor polisi DP 8135 DL lepas kendali dan menghantam halaman rumah warga di Kabupaten Majene, Rabu (29/4/2026) tengah malam.
Kecelakaan tunggal ini terjadi di tengah kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kronologi Kejadian
Truk berwarna hijau tersebut dikemudikan oleh Syahrul Syam (25), warga Dusun Mitirowali, Kabupaten Enrekang. Berdasarkan keterangan kepolisian, kendaraan saat itu sedang dalam perjalanan jauh menuju Kota Manado.
Kasat Lantas Polres Majene, Iptu Abdul Majid, mengonfirmasi bahwa hilangnya kendali dipicu oleh kelelahan fisik sang sopir.
”Pengemudi diduga kuat mengalami microsleep sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan dengan baik saat memasuki lokasi kejadian (TKP). Kendaraan keluar dari jalur dan langsung menghantam area halaman rumah warga,” ujar Iptu Majid.
Penyebab kecelakaan diduga sopir menempuh rute lintas provinsi yang memicu kelelahan ekstrem.
Selain itu lokasi kejadian memiliki pencahayaan yang sangat minim, sehingga memperkecil ruang antisipasi saat pengemudi kehilangan konsentrasi.
Pemilik rumah melaporkan kerusakan pada fasilitas halaman dan pagar, namun dipastikan tidak ada penghuni rumah yang terluka.
Saat ini, Satlantas Polres Majene telah melakukan olah TKP dan mendata kerugian materiil. Iptu Abdul Majid pun memberikan peringatan keras bagi para pengemudi angkutan logistik dan jarak jauh.
”Kami mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kondisi fisik prima. Istirahatlah di tempat aman jika sudah merasa mengantuk. Microsleep hanya butuh hitungan detik untuk merenggut nyawa,” tegasnya.
Kasus ini kini dalam penanganan unit laka lantas Polres Majene untuk pemeriksaan kendaraan lebih lanjut.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
