Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 601
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video singkat memperlihatkan sekelompok anak di bawah umur diduga tengah menghisap lem (ngelem) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Belakangan diketahui perbuatan tak terpuji itu dilakukan di depan pintu gerbang Kampus STAIN Majene, Kecamatan Banggae, Majene.

Video tersebut pertama kali diunggah di platform Facebook dan menunjukkan aktivitas beberapa anak yang memegang kantong plastik, Selasa (12/5/2026).

Aksi tersebut memicu keprihatinan mendalam dari netizen yang menilai fenomena ini sebagai bentuk degradasi moral dan lemahnya pengawasan terhadap generasi muda.

Sejumlah warga net menyuarakan agar pihak berwenang segera bertindak demi memberikan efek jera sekaligus menyelamatkan masa depan anak-anak tersebut.

“Meresahkan ini, mungkin bisa ditindaklanjuti supaya tidak terpengaruh anak-anak di sekitar tempat tinggal,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.

Polres Majene bergerak cepat merespons aduan masyarakat tersebut. Kasi Humas Polres Majene, Iptu Suyuti, menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi informasi tersebut dan berkoordinasi dengan unit terkait untuk penanganan segera.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk penanganan awal berupa pembinaan kepada anak-anak yang dimaksud,” ujar Iptu Suyuti dalam keterangan resminya.

Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan adanya proses hukum jika ditemukan unsur pidana dalam pengembangan kasus tersebut.

Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah pendekatan persuasif dan edukatif mengingat usia para pelaku yang masih sangat muda.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Polres Majene berkomitmen untuk menargetkan titik-titik rawan yang sering dijadikan tempat berkumpulnya remaja pada malam hari.

Polres Majene juga dorong peran orang tua, lingkungan, dan sekolah dalam memberikan pengawasan ketat.

Polisi mengimbau warga agar tidak sekadar merekam dan menyebarkan konten serupa ke media sosial, melainkan segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas membahayakan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajari Mamasa Bantah Isu Kasus Korupsi Rp81 Miliar: “Informasi Itu Tidak Berdasar Hukum”

    Kajari Mamasa Bantah Isu Kasus Korupsi Rp81 Miliar: “Informasi Itu Tidak Berdasar Hukum”

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mamasa, Dr. Andi Faik Wana Hamzah, angkat bicara perihal beredarnya informasi mengenai dugaan penanganan kasus korupsi atau kerugian daerah senilai Rp81 miliar oleh pihaknya. Andi Faik menegaskan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak memiliki dasar hukum dan tidak sesuai dengan data di Kejari Mamasa. ​Andi Faik menjelaskan bahwa […]

  • Dua Hari Pasca Koordinasi ke Jakarta, Bantuan Logistik Kemensos Tiba di Mateng

    Dua Hari Pasca Koordinasi ke Jakarta, Bantuan Logistik Kemensos Tiba di Mateng

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Langkah taktis Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, dalam memperkuat mitigasi bencana membuahkan hasil cepat. Hanya berselang dua hari setelah melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jakarta, bantuan logistik kebencanaan kini resmi mendarat di Bumi Lalla Tassisara, Sabtu (14/3/2026). ​Bantuan yang diangkut menggunakan dua truk besar tersebut langsung […]

  • Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di pasar Sentral Majene, Lingkungan Pakkola, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Sulawesi Barat mulai mengalami kenaikan, Sabtu (23/5/2026). Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi adalah cabai besar yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp35 ribu per […]

  • Survei Indikator: Kejaksaan Agung Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Tertinggi 2 Tahun Terakhir

    Survei Indikator: Kejaksaan Agung Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Tertinggi 2 Tahun Terakhir

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengukuhkan posisinya sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia berdasarkan survei nasional Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026. Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa ini mencapai angka tertinggi dalam dua tahun terakhir, mencapai 80 persen. Angka tersebut melampaui lembaga hukum lainnya seperti […]

  • HMI Komisariat STIKES Majene Kecam Vonis Bebas Oknum Polisi: “Keadilan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas”

    HMI Komisariat STIKES Majene Kecam Vonis Bebas Oknum Polisi: “Keadilan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas”

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIKES Majene melontarkan kecaman keras terhadap putusan majelis hakim dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan tindak pidana yang menyeret seorang oknum anggota Polres Majene hingga berujung pada vonis bebas. Putusan tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan masyarakat karena dinilai mencederai rasa keadilan publik. […]

  • Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumarorong Batang Uru, Kabupaten Mamasa, kembali menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat. Penyaluran dipusatkan di Aula Tondok Tallu, Kelurahan Sumarorong, Kecamatan Sumarorong, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 2.913 penerima manfaat menikmati MBG tersebut. Mulai dari anak sekolah, pendidik, hingga kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan […]

expand_less