Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 282
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video singkat memperlihatkan sekelompok anak di bawah umur diduga tengah menghisap lem (ngelem) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Belakangan diketahui perbuatan tak terpuji itu dilakukan di depan pintu gerbang Kampus STAIN Majene, Kecamatan Banggae, Majene.

Video tersebut pertama kali diunggah di platform Facebook dan menunjukkan aktivitas beberapa anak yang memegang kantong plastik, Selasa (12/5/2026).

Aksi tersebut memicu keprihatinan mendalam dari netizen yang menilai fenomena ini sebagai bentuk degradasi moral dan lemahnya pengawasan terhadap generasi muda.

Sejumlah warga net menyuarakan agar pihak berwenang segera bertindak demi memberikan efek jera sekaligus menyelamatkan masa depan anak-anak tersebut.

“Meresahkan ini, mungkin bisa ditindaklanjuti supaya tidak terpengaruh anak-anak di sekitar tempat tinggal,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.

Polres Majene bergerak cepat merespons aduan masyarakat tersebut. Kasi Humas Polres Majene, Iptu Suyuti, menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi informasi tersebut dan berkoordinasi dengan unit terkait untuk penanganan segera.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk penanganan awal berupa pembinaan kepada anak-anak yang dimaksud,” ujar Iptu Suyuti dalam keterangan resminya.

Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan adanya proses hukum jika ditemukan unsur pidana dalam pengembangan kasus tersebut.

Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah pendekatan persuasif dan edukatif mengingat usia para pelaku yang masih sangat muda.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Polres Majene berkomitmen untuk menargetkan titik-titik rawan yang sering dijadikan tempat berkumpulnya remaja pada malam hari.

Polres Majene juga dorong peran orang tua, lingkungan, dan sekolah dalam memberikan pengawasan ketat.

Polisi mengimbau warga agar tidak sekadar merekam dan menyebarkan konten serupa ke media sosial, melainkan segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas membahayakan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lentera dari Sespa Mamasa, Perjuangan Mandiri Aniela Juinivita Raih Emas Nasional

    Lentera dari Sespa Mamasa, Perjuangan Mandiri Aniela Juinivita Raih Emas Nasional

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di tengah keterbatasan fasilitas dan minimnya atensi birokrasi, seorang remaja putri dari pelosok Kabupaten Mamasa membuktikan bahwa prestasi tak butuh permisi. Aniela Juinivita, siswi SMPN 001 Sesenapadang (Sespa) sukses menggetarkan panggung nasional dengan menyabet Medali Emas Predikat Skor A dalam ajang Bakat Generasi Muda Berprestasi Tingkat Nasional 2026. ​Prestasi ini bukan sekadar […]

  • Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan laporan aktivitas sekelompok warga negara asing (WNA) yang memasuki kawasan hutan di wilayah Taludu, Botteng Utara, dan Tapalang Barat. Kelompok tersebut dilaporkan mengenakan seragam loreng yang menyerupai pakaian militer negara asing. ​Kabar ini mencuat setelah tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, mengunggah keresahannya melalui akun […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah yang menimpa warga, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung di tiga titik lokasi bencana pada Jumat (30/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, serta sejumlah pejabat lintas instansi. Pemerintah daerah tidak datang dengan tangan kosong. Bersama Badan Penanggulangan […]

  • BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Ditemukan Gantung diri di Pohon

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Warga Dusun Rante Koppe, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa digegerkan dengan penemuan sosok pria dalam keadaan gantung diri di pohon. Identitas korban bernama Obed (69). Diduga pria paruh baya tersebut nekat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali. Korban ditemukan warga di pohon pada Senin, 29 Desember 2025 sekira pukul 21:00 Wita. […]

  • Jelang Nataru Polres Mamasa Imbau Warga tak Main Petasan dan Konvoi Kendaraan 

    Jelang Nataru Polres Mamasa Imbau Warga tak Main Petasan dan Konvoi Kendaraan 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Guna memastikan situasi aman dan kondusif jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Mamasa keluarkan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Imbauan tersebut disampaikan melalui pamflet pada, Minggu 21 Desember 2025. Dalam pamflet itu terdapat empat poin himbauan Polisi jelang Nataru. Hal itu sebagai penekanan dari Polres Mamasa tentang […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), terus memacu perluasan lahan produktif melalui program percetakan sawah baru. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung untuk memastikan progres pengerjaan di Desa Tamalantik, Kecamatan Tanduk Kalua, pada Jumat (16/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Mamasa dan Kepala Desa Tamalantik, menunjukkan […]

expand_less