Diskominfopers Sulbar Kuatkan Barisan Narasi Publik Jelang SE 2026
- account_circle Ancha
- calendar_month Rab, 10 Des 2025
- visibility 295
- comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfopers) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmen penuh dalam menjaga integritas ruang informasi publik menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Penegasan ini disampaikan dalam sebuah Public Relation Gathering yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar pada Rabu, 10 Desember 2025.
Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperkokoh strategi komunikasi demi menyukseskan program SE2026, dan dihadiri oleh puluhan delegasi dari instansi pemerintahan, Diskominfopers Sulbar, serta mitra statistik dari Universitas Tomakaka Mamuju.
Plt. Kepala Diskominfopers Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, tampil sebagai narasumber utama, mempresentasikan materi bertajuk “Penguatan Kolaborasi Komunikasi Publik Pemprov Sulbar dalam Mendukung Sensus Ekonomi 2026”.
Dalam paparannya, Ridwan Djafar menyoroti SE2026 sebagai Program Prioritas Nasional yang esensial. Data yang dihasilkan akan menjadi fondasi bagi perumusan kebijakan pembangunan ekonomi Indonesia untuk satu dekade mendatang.
Ia turut menyampaikan bahwa Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga telah memberikan dukungan penuh terhadap agenda strategis nasional ini.
“Keberhasilan sensus tidak semata-mata bergantung pada akurasi pendataan oleh BPS, tetapi juga pada efektivitas, keterpaduan, dan konsistensi komunikasi publik,” ujar Muhammad Ridwan Djafar.
Ia menggarisbawahi posisi strategis Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mengoptimalkan pelaksanaan sensus. Diskominfopers, yang berfungsi sebagai koordinator kehumasan daerah, diamanatkan untuk menjadi integrator utama narasi publik lintas instansi.
Komitmen Pemprov Sulbar dalam menyokong SE2026 meliputi:
• Memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memahami pesan-pesan kunci sensus.
• Mengaktifkan semua saluran komunikasi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk sosialisasi yang masif dan aktif.
• Membangun ekosistem kolaboratif antara Pemprov, BPS, OPD, pemerintah kabupaten/kota, media massa, dan mitra strategis lainnya.
• Menjamin ketersediaan data dan informasi yang sahih bagi masyarakat.
• Mengintegrasikan kampanye SE2026 ke dalam agenda formal seperti Rakor Humas, Bakohumas, dan forum keprotokolan daerah.
Ridwan Djafar merinci mandat strategis Diskominfopers, yaitu:
1. Koordinasi Narasi dan Pesan Kunci: Menetapkan key messages yang seragam antarinstansi guna mencegah disparitas informasi, serta menyiapkan paket komunikasi terpadu (infografis, siaran pers, video edukatif, dan FAQ).
2. Penguatan Bakohumas: Mengintensifkan peran jaringan Bakohumas sebagai jembatan komunikasi antara Pemprov dan BPS, serta memastikan diseminasi informasi yang koheren.
3. Monitoring dan Manajemen Isu: Mengidentifikasi isu-isu sensitif yang berpotensi menghambat partisipasi publik dan menyiapkan skema respons cepat terhadap disinformasi atau rumor.
4. Penguatan Media Relations: Mengoptimalkan sinergi dengan media massa untuk memastikan liputan SE2026 bersifat akurat, berimbang, dan mampu memicu partisipasi publik.
Melalui inisiatif ini, Muhammad Ridwan Djafar berharap tercipta narasi komunikasi yang seragam antarinstansi, sinergi antara Pemprov dan BPS dalam diseminasi informasi resmi semakin solid, kapasitas Bakohumas dalam menghadapi tantangan komunikasi digital kian meningkat, dan yang terpenting, partisipasi masyarakat terdongkrak melalui komunikasi publik yang jelas dan terpercaya.
Menutup sesinya, Muhammad Ridwan Djafar menegaskan bahwa SE2026 adalah momen vital bagi akselerasi pembangunan ekonomi Sulawesi Barat.
Dengan kerangka komunikasi publik yang terstruktur, adaptif, dan kolaboratif, pemerintah daerah optimistis bahwa masyarakat akan memahami urgensi sensus dan berpartisipasi secara penuh.
“Diskominfopers akan terus berperan sebagai koordinator yang menyatukan narasi, memperkuat kolaborasi, dan memastikan bahwa ruang informasi publik tetap sehat, akurat, dan produktif,” tutupnya.
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim editor
- Sumber: Humas Pemprov Sulbar
