Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 397
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kegiatan Agroforestri (wanatani) tahun anggaran 2023 di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, menuai protes.

Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar tersebut dinilai gagal memenuhi target pertumbuhan tanaman yang telah disepakati sejak awal.

​Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, mengungkapkan kekecewaannya setelah meninjau langsung lokasi penanaman di Dusun Salulotong.

Ia menyebut realisasi di lapangan sangat jauh dari komitmen awal antara pelaksana proyek dan pemerintah desa.

​”Saat kegiatan akan dimulai, kami mengadakan rapat. Saya meminta minimal 70 persen tanaman harus tumbuh, namun fakta di lapangan saat ini pertumbuhannya tidak sampai 30 persen,” ujar Saulinggi, Kamis (05/02/2026).

​Atas dasar tersebut, Saulinggi menegaskan bahwa pihaknya menolak untuk melakukan serah terima hasil pekerjaan.

​”Kami belum melakukan serah terima. Saya tidak akan menerima hasil pekerjaan itu jika tidak sesuai dengan kesepakatan awal,” tegasnya.

​Di sisi lain, pihak pelaksana memberikan pembelaan. Timotius, salah satu anggota kelompok kerja proyek tersebut, mengeklaim bahwa pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku dan didukung oleh dokumentasi lengkap pada setiap item pekerjaan.

​Timotius juga menyayangkan pemberitaan yang dianggapnya kurang akurat karena hanya meninjau bagian pinggir lokasi penanaman.

​”Jangan mengangkat berita yang tidak akurat karena bisa membuat gaduh masyarakat. Mengenai persoalan tumbuh atau tidak, intinya kami hanya manusia yang berusaha sesuai aturan yang dipedomani, kami bukan Tuhan,” tulis Timotius melalui pesan WhatsApp.

​Ia juga mengklarifikasi bahwa kegiatan yang dilaksanakan murni merupakan Agroforestri, bukan Reboisasi Hutan dan Lahan (RHL) sebagaimana sempat diisukan sebelumnya.

​Sebagai informasi, Agroforestri merupakan sistem pengelolaan lahan berkelanjutan yang mengombinasikan budidaya tanaman pertanian (semusim) dengan tanaman kehutanan (kayu) atau peternakan dalam satu lanskap.

​Program ini sejatinya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani sekaligus menjaga fungsi ekologis seperti konservasi tanah dan penyerapan karbon.

Namun, kegagalan tumbuh tanaman dalam skala besar di Tawalian Timur kini menjadi sorotan terkait efektivitas penggunaan anggaran miliaran rupiah tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taufik Rama Wijaya Soroti Dugaan Kredit ‘Siluman’ di BRI Mamasa

    Taufik Rama Wijaya Soroti Dugaan Kredit ‘Siluman’ di BRI Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Koordinator Forum Masyarakat Mamasa, Taufik Rama Wijaya, melontarkan kritik keras terhadap dugaan praktik penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR yang diduga bermasalah di sejumlah unit Bank Rakyat Indonesia di Kabupaten Mamasa. Sorotan tersebut tertuju pada Unit BRI Mamasa, Unit BRI Sumarorong, dan Unit BRI Mambi yang dinilai perlu segera diperiksa secara serius […]

  • Diduga Mangkrak Proyek Jalan Rp6,3 Miliar, Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa Bakal Duduki Polda Sulbar

    Diduga Mangkrak Proyek Jalan Rp6,3 Miliar, Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa Bakal Duduki Polda Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aliansi yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Mahasiswa Mamasa menyatakan sikap tegas untuk mengawal dugaan kasus korupsi infrastruktur di Kabupaten Mamasa.  Melalui pamflet aksi yang beredar luas, massa berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat pada hari Senin mendatang. Aksi ini dipicu oleh adanya indikasi kuat mangkraknya […]

  • Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih dalam rapat pengambilan keputusan yang digelar hari ini. Thomas akan menggantikan Juda Agung untuk memperkuat jajaran pimpinan bank sentral. Keputusan ini diambil setelah Thomas, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan II, menjalani uji kelayakan dan […]

  • Gubernur SDK Tekankan Efisiensi APBD dan Percepatan Investasi, Kesbangpol Sulbar Siap Jalankan Arahan

    Gubernur SDK Tekankan Efisiensi APBD dan Percepatan Investasi, Kesbangpol Sulbar Siap Jalankan Arahan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, bersama seluruh jajaran menghadiri Apel Virtual lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin 5 Januari 2026. Apel dipimpin langsung Gubernur Sulbar dan diikuti Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta Staf Ahli lingkup Pemprov Sulbar. Dalam arahannya, Gubernur Sulbar Suhardi […]

  • Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

    Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Stadion Manakarra Mamuju, menjadi saksi bisu atas sebuah perhelatan musikalitas yang monumental pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Grup band papan atas, Last Child, sukses menghentak panggung Sulawesi Barat dalam sebuah konser spektakuler yang mengumpulkan tidak kurang dari 6.000 penonton, menjadikannya salah satu gelaran hiburan dengan eskalasi massa terbesar dalam sejarah Kota […]

  • Dua Titik Api Picu Kepanikan Warga Majene

    Dua Titik Api Picu Kepanikan Warga Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kemunculan dua titik api dalam skenario simulasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) membuat suasana di wilayah Kabupaten Majene seolah berada dalam kondisi darurat. Skenario tersebut menjadi bagian dari Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Karhutlah yang digelar Kodim 1401/Majene untuk menguji kesiapan personel serta koordinasi lintas sektor menghadapi ancaman kebakaran di musim kemarau. Kegiatan […]

expand_less