Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 469
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Majene, lakukan aksi unjuk rasa (Uras) di Tugu Pertokoan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Dalam aksi tersebut, Kamri mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan program strategis nasional.

Kamri menyoroti tiga isu utama, yakni efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), realisasi janji 15 juta lapangan pekerjaan, serta praktik perampasan ruang hidup masyarakat.

Mereka menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan seluruh program pemerintah.

Koordinator Aksi, Yasmin, menyampaikan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi masyarakat dinilai belum menunjukkan efektivitas di lapangan dan rentan masalah tata kelola.

Kamri mempertanyakan mekanisme distribusi, sumber anggaran, serta dampak nyata MBG terhadap status gizi.

Kekhawatiran ini diperkuat dengan adanya dugaan kasus makanan basi di salah satu sekolah.

“Program sebesar MBG harus dievaluasi secara terbuka. Jangan sampai hanya menjadi proyek politis tanpa dampak signifikan bagi rakyat apalagi ditemukan kasus MBG makanan basi di SMPN 2 Majene,” tegas Yasmin dalam orasinya.

Selain MBG, Kamri juga menagih realisasi janji kampanye Presiden Prabowo untuk menciptakan 15 juta lapangan pekerjaan. Janji ini dinilai krusial di tengah tingginya angka pengangguran.

Menurut Kamri, pemerintah hingga kini belum menyajikan peta jalan yang jelas mengenai sektor-sektor penyerapan tenaga kerja.

Mereka menilai kebijakan ketenagakerjaan saat ini masih cenderung berpihak pada investasi besar tanpa disertai perlindungan yang memadai bagi pekerja.

“Lapangan kerja yang dijanjikan haruslah pekerjaan yang layak, bukan sekadar angka statistik tanpa jaminan kesejahteraan,” ujar Yasmin.

Isu perampasan ruang hidup masyarakat adat, petani, dan nelayan juga menjadi fokus utama dalam aksi ini. Kamri menilai banyak proyek pembangunan dan ekspansi industri yang mengorbankan hak asasi manusia melalui praktik penggusuran dan perampasan lahan.

Mereka mendesak pemerintah untuk segera menghentikan praktik tersebut dan meminta negara hadir sebagai pelindung rakyat, bukan justru memfasilitasi kepentingan korporasi.

“Pembangunan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan ruang hidup rakyat. Negara harus berpihak pada keadilan sosial,” ungkapnya.

Secara lokal, Kamri juga menyoroti kasus rumah makan Tipalayo di Majene yang dinilai hingga kini belum mendapatkan kejelasan dari pihak berwenang.

Mereka menuntut pemerintah dan aparat terkait untuk memberikan penjelasan terbuka demi menjaga transparansi dan supremasi hukum.

Kamri menegaskan bahwa aksi dan tuntutan ini merupakan bentuk kontrol sosial. Mereka berharap pemerintah segera membuka ruang evaluasi kebijakan secara menyeluruh.

“Evaluasi kinerja bukan bentuk perlawanan, melainkan upaya memastikan negara berjalan sesuai amanat konstitusi dan kepentingan rakyat,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Sumber: Juita

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Jurnalis merupakan mitra strategis sekaligus ajang intropeksi bagi setiap pemerintah. Hal tersebut disampaikan wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, saat hadiri pelantikan pengurus Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat di Aula Diknas Mamasa, Kamis 29 Januari 2026. Sudirman menekankan peran krusial pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas […]

  • Peternak Babi Lokal Mamasa Keluhkan Harga Pakan Naik dan Minimnya Pembeli

    Peternak Babi Lokal Mamasa Keluhkan Harga Pakan Naik dan Minimnya Pembeli

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Peternak babi lokal di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, keluhkan kenaikan harga pakan yang tidak diikuti dengan membaiknya harga dan pemasaran ternak. Kondisi tersebut dinilai semakin menekan peternak karena biaya pembesaran dan perawatan babi terus meningkat, sementara penjualan di tingkat lokal disebut masih minim. Salah seorang peternak babi di Mamasa, Hendra, mengatakan harga […]

  • China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    • 0Komentar

    NASIONAL, Sulbarupdate.id – Harapan manusia (ms) untuk hidup jauh melampaui satu abad kini memasuki babak baru. Lonvi Biosciences, sebuah startup biosains asal Shenzhen, China, mengklaim telah mengembangkan “pil panjang umur” yang diproyeksikan mampu membuat manusia bertahan hidup hingga usia 150 tahun. Bahan utama obat revolusioner ini mengandalkan konsentrasi Procyanidin C1 (PCC1), sebuah molekul khusus yang […]

  • Bank Sulselbar Mamasa Klarifikasi Dugaan Keterlambatan Layanan

    Bank Sulselbar Mamasa Klarifikasi Dugaan Keterlambatan Layanan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kepala Bank Sulselbar Cabang Mamasa, Umar Syam, angkat bicara perihal adanya issu beredar tentang dugaan keterlambatan pelayanan kepada nasabah. Pihaknya memastikan bahwa seluruh proses operasional tetap mengacu pada standar pelayanan yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketepatan transaksi. Umar Syam, menjelaskan bahwa jam operasional pelayanan kepada nasabah secara resmi dimulai pada pukul […]

  • Refleksi Hari Lahir Pancasila, Bupati Mamasa Serukan ASN Komitmen Pulihkan Daerah

    Refleksi Hari Lahir Pancasila, Bupati Mamasa Serukan ASN Komitmen Pulihkan Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kondosapata’, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) pagi.  Momen krusial ini dimanfaatkan Bupati Mamasa untuk menyerukan komitmen bersama dalam memulihkan dan memajukan daerah. Upacara dimulai tepat pukul 08.16 WITA saat Komandan Upacara, Letda Inf. Safar Mahaluddin, menyiapkan barisan.  Bertindak […]

  • Tragedi Berdarah di Mateng, Seorang Pria Tega Bunuh Istrinya Hingga Anak Ikut Korban

    Tragedi Berdarah di Mateng, Seorang Pria Tega Bunuh Istrinya Hingga Anak Ikut Korban

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – Sulbarupdate.id – Peristiwa berdarah kembali terjadi di Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa itu terjadi di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Rabu (3/6/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.  Korban ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka tebasan di leher. Sementara […]

expand_less