Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

Bawah Tiga Tuntutan, KAMRI Majene Lakukan Aksi Unjuk Rasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 392
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) Majene, lakukan aksi unjuk rasa (Uras) di Tugu Pertokoan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Dalam aksi tersebut, Kamri mendesak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan program strategis nasional.

Kamri menyoroti tiga isu utama, yakni efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), realisasi janji 15 juta lapangan pekerjaan, serta praktik perampasan ruang hidup masyarakat.

Mereka menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan seluruh program pemerintah.

Koordinator Aksi, Yasmin, menyampaikan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi masyarakat dinilai belum menunjukkan efektivitas di lapangan dan rentan masalah tata kelola.

Kamri mempertanyakan mekanisme distribusi, sumber anggaran, serta dampak nyata MBG terhadap status gizi.

Kekhawatiran ini diperkuat dengan adanya dugaan kasus makanan basi di salah satu sekolah.

“Program sebesar MBG harus dievaluasi secara terbuka. Jangan sampai hanya menjadi proyek politis tanpa dampak signifikan bagi rakyat apalagi ditemukan kasus MBG makanan basi di SMPN 2 Majene,” tegas Yasmin dalam orasinya.

Selain MBG, Kamri juga menagih realisasi janji kampanye Presiden Prabowo untuk menciptakan 15 juta lapangan pekerjaan. Janji ini dinilai krusial di tengah tingginya angka pengangguran.

Menurut Kamri, pemerintah hingga kini belum menyajikan peta jalan yang jelas mengenai sektor-sektor penyerapan tenaga kerja.

Mereka menilai kebijakan ketenagakerjaan saat ini masih cenderung berpihak pada investasi besar tanpa disertai perlindungan yang memadai bagi pekerja.

“Lapangan kerja yang dijanjikan haruslah pekerjaan yang layak, bukan sekadar angka statistik tanpa jaminan kesejahteraan,” ujar Yasmin.

Isu perampasan ruang hidup masyarakat adat, petani, dan nelayan juga menjadi fokus utama dalam aksi ini. Kamri menilai banyak proyek pembangunan dan ekspansi industri yang mengorbankan hak asasi manusia melalui praktik penggusuran dan perampasan lahan.

Mereka mendesak pemerintah untuk segera menghentikan praktik tersebut dan meminta negara hadir sebagai pelindung rakyat, bukan justru memfasilitasi kepentingan korporasi.

“Pembangunan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan ruang hidup rakyat. Negara harus berpihak pada keadilan sosial,” ungkapnya.

Secara lokal, Kamri juga menyoroti kasus rumah makan Tipalayo di Majene yang dinilai hingga kini belum mendapatkan kejelasan dari pihak berwenang.

Mereka menuntut pemerintah dan aparat terkait untuk memberikan penjelasan terbuka demi menjaga transparansi dan supremasi hukum.

Kamri menegaskan bahwa aksi dan tuntutan ini merupakan bentuk kontrol sosial. Mereka berharap pemerintah segera membuka ruang evaluasi kebijakan secara menyeluruh.

“Evaluasi kinerja bukan bentuk perlawanan, melainkan upaya memastikan negara berjalan sesuai amanat konstitusi dan kepentingan rakyat,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Sumber: Juita

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan tidak ada satu pun daerah yang diperlakukan berbeda dalam kebijakan pemerintahan. Enam kabupaten di Sulbar dipandang sama. Pernyataan itu disampaikan saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 31 Desember 2025. “Yakinlah bahwa tidak ada kabupaten yang kita pandang sebelah mata, […]

  • 2 Pekan Hilang di Hutan Botteng, Sakir Masih Dicari

    2 Pekan Hilang di Hutan Botteng, Sakir Masih Dicari

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian intensif terhadap Sakir (14), seorang remaja asal Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, yang dilaporkan hilang di kawasan hutan sejak Minggu (29/3/2026) lalu. Hingga saat ini memasuki pekan kedua dikabarkan hilang, keberadaan korban masih misterius. ​Dari informasi yang dihimpun TIm Sulbarupdate.id, peristiwa bermula saat korban terakhir […]

  • Dukung Tata Kelola Keuangan Daerah, BPKAD Sulbar dan BPD Sulselbar Perkuat Kolaborasi Strategis

    Dukung Tata Kelola Keuangan Daerah, BPKAD Sulbar dan BPD Sulselbar Perkuat Kolaborasi Strategis

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Mohammad Ali Chandra, menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Romy Thaha, Kepala Divisi Kepatuhan PT. Bank Sulselbar, Amri Mahmud, dan Pemimpin Seksi Pemasaran, Supriadi Saleh, Jumat (9/1/2026). Bertempat di Ruang Kepala BPKAD Sulbar, pertemuan ini sebagai bentuk penguatan sinergi dan koordinasi antara pemerintah […]

  • BPKAD Sulbar Perkuat Transparansi: Kawal Pendampingan Input Aset Pendidikan Dana BOS 2025

    BPKAD Sulbar Perkuat Transparansi: Kawal Pendampingan Input Aset Pendidikan Dana BOS 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Pengelolaan BMD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulbar melaksanakan pendampingan penginputan aset Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025. Pendampingan berlangsung di ruang rapat Bidang BMD BPKAD Sulbar, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan tata kelola aset pendidikan […]

  • PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

    PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat (Sulbar) mengecam keras dugaan aksi pengeroyokan terhadap salah satu kadernya di Kabupaten Mamuju. Aksi kekerasan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa […]

  • Dukung Sulbar Maju dan Sejahtera, DKPPKB Perkuat Layanan melalui Penempatan Dokter Internship

    Dukung Sulbar Maju dan Sejahtera, DKPPKB Perkuat Layanan melalui Penempatan Dokter Internship

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan melalui dukungan penempatan dokter Internship yang disupport Kementerian Kesehatan RI sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang diusung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakilnya Almarhum Salim S Mengga. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga […]

expand_less