Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pengangguran Turun, Kemiskinan Masih 10,27 Persen, Rahim Minta Data Dibuka

Pengangguran Turun, Kemiskinan Masih 10,27 Persen, Rahim Minta Data Dibuka

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id –  Klaim penurunan angka pengangguran di Sulawesi Barat mendapat sorotan dari Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Rahim. Menurutnya, meski data yang dirilis bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah perlu membuka secara transparan sektor dan lapangan kerja yang menjadi penyebab turunnya angka pengangguran tersebut, Mamuju 1 juni 3026.

Rahim mengatakan, jika benar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berhasil menurunkan angka pengangguran terbuka secara signifikan, maka capaian tersebut patut diapresiasi. Namun, kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan dinilai masih menunjukkan realitas yang berbeda.

“Kalau memang Pemprov Sulbar berhasil menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar di daerah ini, tentu kita harus mengapresiasi. Tetapi di sisi lain, fakta yang kita lihat setiap hari justru masih banyak masyarakat yang meninggalkan kampung halaman untuk bekerja di Morowali, Kalimantan Timur, Malaysia hingga Arab Saudi,” ujarnya.

Menurut Rahim, fenomena merantau untuk mencari pekerjaan masih menjadi pilihan bagi banyak warga Sulbar karena terbatasnya peluang kerja di daerah sendiri. Bahkan setiap tahun ribuan lulusan perguruan tinggi dari dalam maupun luar Sulbar masuk dalam kategori pencari kerja baru.

Karena itu, Rahim memastikan Komisi IV DPRD Sulbar akan mengundang Dinas Tenaga Kerja dan BPS untuk memaparkan secara rinci data penurunan pengangguran tersebut, termasuk metode pengambilan data dan proses validasinya.

“Kita tidak membantah data BPS. Namun penting dilakukan uji dan validasi sehingga masyarakat memahami kondisi yang sebenarnya. Yang perlu dijelaskan adalah lapangan kerjanya ada di mana, berapa banyak tenaga kerja yang terserap, dan jenis pekerjaannya apa,” katanya.

Ia mengaku tidak ingin masyarakat menilai DPRD menutup-nutupi informasi mengenai peluang kerja yang disebut telah berhasil diciptakan pemerintah daerah.

Rahim juga menilai bahwa apabila penurunan angka pengangguran terjadi secara signifikan, maka semestinya berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan di Sulawesi Barat yang hingga saat ini masih berada di angka 10,27 persen.

“Data penurunan pengangguran yang signifikan tersebut mestinya berpengaruh terhadap data kemiskinan Sulbar yang sampai saat ini masih berada di angka 10,27 persen. Karena itu perlu ada penjelasan yang komprehensif agar masyarakat memahami kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahim menegaskan bahwa data tersebut nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan arah pembangunan daerah ke depan.

“Data penurunan angka pengangguran itu akan menjadi baseline dalam menyusun strategi perencanaan pembangunan yang lebih strategis dan berkelanjutan untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di Sulawesi Barat,” tambahnya.

Rahim turut menyinggung proyek pembangunan Sekolah Rakyat dengan nilai anggaran sekitar Rp240 miliar. Berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Sulbar beberapa waktu lalu, tenaga kerja yang terlibat dalam proyek tersebut sebagian besar didatangkan dari luar Sulawesi Barat.

“Dari informasi yang kami terima, sekitar 750 tenaga kerja berasal dari luar daerah, sementara tenaga kerja lokal yang diakomodasi hanya sekitar 170 orang. Ini menjadi catatan penting dalam upaya peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal,” tuturnya

Lanjut politisi asal polman tersebut, Meskipun demikian, saya bisa memahami ketika Gubernur menerima penghargaan tersebut dari Mendagri. Tentu, tidak perlu ditolak.

Paling tidak harus menjadi pelecut atau trigger bagi Pemprov. Sulbar untuk lebih serius dan melipatgandakan kemampuan inovasi, inisiantif networking untuk menghadirkan iklim usaha dan investasi yang mampu mengakomodir manpower (tenaga kerja) sebanyak mungkin.

Maksimalkan Energy APBD melalui OPD untuk mengintervensi langsung program strategis dan berkelanjutan untuk kepentingan rakyat. Dengan demikian, Pemprov. Sulbar bisa membuktikan bahwa memang kita layak mendapat apresiasi Pemerintah Pusat. Bahkan tanpa Mendagri pun, rakyat sendiri yang akan memberi penghormatan kepada Pemerintah Sulbar

Ia berharap pemerintah daerah dapat menyusun strategi pembangunan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada penciptaan lapangan kerja lokal guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Sulawesi Barat secara nyata.

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

    Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Gelombang penolakan keras terhadap kegiatan pertambangan batu oleh PT Cadas Industri Azelia Mekar (PT CIAM) melanda Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Perseteruan antara korporasi dan masyarakat setempat mencapai klimaks setelah warga, yang didukung oleh berbagai organisasi, secara tegas menuntut penghentian total aktivitas perusahaan. Pada hari Senin, 9 Desember 2025, eskalasi konflik […]

  • Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Matangnga sejak siang hari mengakibatkan bencana banjir disertai tanah longsor di Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (15/05/2026) sekira pukul 15.00 WITA. Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam material longsor berupa lumpur dan kayu, serta tersapu […]

  • Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 31 Hewan Kurban hingga Pelosok Mamuju Tengah

    Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 31 Hewan Kurban hingga Pelosok Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.id – Rumah Qur’an Birrul Walidain sukses menggelar penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Sebanyak 31 ekor hewan kurban disalurkan secara tepat sasaran, bahkan hingga menjangkau kawasan pelosok di Kabupaten Mamuju Tengah. ​Pada tahun ini, pihak panitia menerima amanah dari 133 shahibul kurban (orang yang […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

  • Kejar Target Program MBG, Satgas Sulbar Akselerasi Sertifikasi Higiene Sanitasi

    Kejar Target Program MBG, Satgas Sulbar Akselerasi Sertifikasi Higiene Sanitasi

    • 1Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat memacu penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diambil guna menjamin standar keamanan pangan dalam menyukseskan program nasional tersebut di wilayah Sulawesi Barat. Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar secara daring itu, […]

  • Pemprov Sulbar Beri Lampu Hijau bagi Investor Cina dengan Syarat Ketat

    Pemprov Sulbar Beri Lampu Hijau bagi Investor Cina dengan Syarat Ketat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan keterbukaan terhadap masuknya investasi asing demi mempercepat pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menerima kunjungan delegasi investor asal Cina di Mamuju, Kamis (15/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, para investor dari Negeri Tirai Bambu itu menyatakan ketertarikan kuat untuk menggarap sektor Mineral […]

expand_less