Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 268
  • comment 0 komentar

ACEH UTARA, Sulbarupdate.id – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), membongkar rahasia di balik layar tercapainya perdamaian antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

JK menegaskan bahwa sosok Muzakir Manaf alias Mualem, yang saat itu menjabat Panglima Komando Pusat Operasi GAM, merupakan pemegang kunci utama penghentian kontak senjata di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan JK saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) kepada Pemerintah Aceh yang diterima langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Aceh Utara, Senin (12/1/2026).

Menurut JK, proses negosiasi di tingkat atas tidak akan berarti jika pemegang komando senjata di hutan tidak sepakat untuk berdamai. Ia menyadari bahwa stabilitas keamanan di Aceh saat itu sangat bergantung pada restu Mualem.

“Pokok yang paling penting itu siapa yang pegang senjata. Walaupun di atas (pimpinan) mau, tapi kalau panglima tidak mau, itu susah. Kalau Mualem tak mau, senjata tetap meletus,” ujar JK dalam sambutannya yang kini viral di berbagai platform media sosial.

JK menjelaskan bahwa sejak awal dirinya bersikeras untuk menjalin komunikasi langsung dengan pimpinan GAM yang berada di Aceh, bukan hanya mereka yang berada di luar negeri.

Dalam upayanya mendekati Mualem, JK menempuh jalur yang tidak biasa. Mendapat informasi bahwa Mualem sangat patuh kepada ibundanya, JK kemudian memfasilitasi kehadiran sang ibunda ke Jakarta dengan bantuan mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh.

Melalui sambungan telepon, sang ibu berbicara langsung dengan Mualem yang saat itu masih berada di dalam hutan.

“Beliau berbicara di hutan dalam bahasa Aceh. Saya tidak mengerti apa yang dibicarakan, tapi diterjemahkan oleh Pak Abdullah Puteh,” kenang JK.

Percakapan Satu Jam yang Menentukan
Momen krusial terjadi saat JK berbicara langsung dengan Mualem melalui telepon. Komunikasi tersebut berlangsung sangat intens dan menjadi titik balik arah sejarah Aceh.

“Lebih dari satu jam saya bicara. HP saya sampai panas, baterai habis,” ungkap Ketua Umum PMI tersebut.

Dalam percakapan tersebut, tercapai kesepahaman untuk mengakhiri konflik. JK menirukan komitmen Mualem kala itu: “Kesimpulannya kita mau damai. Soal pimpinan di luar negeri, terserah. Tapi kalau setuju, Bapak juga ikut setuju.”

Diplomasi ini kemudian menjadi fondasi kuat menuju penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005, yang secara resmi mengakhiri konflik bersenjata di Tanah Rencong yang telah berlangsung selama puluhan tahun.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Survei: Kinerja SDK-JSM Baik Dimata Publik

    Hasil Survei: Kinerja SDK-JSM Baik Dimata Publik

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Indonesia Indikator Politik merilis hasil survei tingkat kepuasan Publik terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar serta kepuasan terhadap kinerja Pemerintah, Jumat 19 Desembar 2025. Tingkat kepuasan publik terhadap Dr. Suhardi Duka dan Salim S Mengga berada diangka 70 persen, sementara kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Sulbar hanya diangka 59.3 persen. Angka […]

  • Anjungan Sulbar di TMII Jadi Ruang Edukasi Budaya bagi Pelajar SDIT Mentari Ilmu Karawang

    Anjungan Sulbar di TMII Jadi Ruang Edukasi Budaya bagi Pelajar SDIT Mentari Ilmu Karawang

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang berada didalam TMII merupakan salah satu aset dari Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat yang memiliki fungsi sangat strategis dalam sektor pengembangan dan pusat pelestarian, pameran, dan promosi budaya serta potensi unggulan daerah Sulawesi Barat. Anjunganini menampilkan rumah adat, benda etnografi, kesenian, wastra, alat musik hingga kuliner […]

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa bersama Forkopimda dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Arwin, langkah yang ditempuh Pemda melalui rapat koordinasi dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PAD merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah “𝐾𝑎𝑚𝑖 𝐷𝑃𝑅𝐷 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑎𝑝𝑟𝑒𝑠𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑟𝑖𝑢𝑠𝑎𝑛 […]

  • Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Mamuju Tengah mengintensifkan patroli siang di sejumlah titik strategis pada Sabtu (30/5/2026). Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap kondusif. Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Mamuju Tengah, IPTU Saiful, patroli menyasar kawasan pertokoan, perkantoran, permukiman warga, hingga […]

  • 2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

    2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Dusun Balla, Desa Pappandangan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar pada Selasa (14/4/2026). Api yang diduga berasal dari aktivitas pembersihan lahan tersebut sempat menghanguskan area seluas dua hektare sebelum berhasil dikendalikan oleh tim gabungan. Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WITA. Berdasarkan informasi di lapangan, api dipicu oleh […]

  • 3 Remaja Pelaku Pembusuran di Wonomulyo Diringkus Polisi, Satu Masih Buron

    3 Remaja Pelaku Pembusuran di Wonomulyo Diringkus Polisi, Satu Masih Buron

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Personel gabungan Polres Polewali Mandar (Polman) berhasil meringkus tiga remaja yang diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis busur (anak panah). Penangkapan dilakukan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim bersama Unit IV Satintelkam Polres Polman di beberapa lokasi berbeda pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 07.30 WITA. ​Ketiga terduga pelaku yang […]

expand_less