Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

  • account_circle Whelson
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa, Daniel Pumbu, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik penamaan jalur dalam event Jelajah Wisata (JELATA) yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Mamase.

Penamaan jalur yang menggunakan istilah “Janda Terjepit” tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi dan menuai kritik tajam di media sosial karena dinilai merendahkan kaum perempuan.

Dalam keterangannya kepada awak media di Rumah Jabatan (Rujab) Mamasa pada Selasa (21/4/2026), Daniel menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak berniat melecehkan pihak mana pun.

Ia menjelaskan bahwa nama tersebut merupakan istilah teknis di kalangan rider.

“Janda itu sebenarnya akronim dari Jalur Andalan bagi para rider. Sedangkan kata ‘Terjepit’ digunakan karena ada titik di jalur tersebut di mana terdapat bebatuan yang kerap menjepit ban kendaraan peserta,” ujar Daniel.

Meski telah memberikan penjelasan mengenai asal-usul penamaan tersebut, Daniel menyatakan pihaknya menerima semua kritik dan saran dari masyarakat dengan tangan terbuka.

Ia menganggap polemik ini sebagai bahan evaluasi penting untuk pelaksanaan kegiatan di masa mendatang.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Mamasa atas kritik dan sarannya. Ini menjadi catatan penting bagi kami agar lebih berhati-hati dan lebih baik lagi ke depannya,” tambahnya.

Selain masalah penamaan jalur, IMI Mamasa juga merespons keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur jalan dan adanya ternak warga yang mati akibat dampak kegiatan tersebut.

Daniel berkomitmen bahwa panitia akan bertanggung jawab penuh.

Ia mengaku pihak panitia akan turun tangan memperbaiki titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.

Daniel juga akan segera menemui pemilik ternak yang terdampak untuk membicarakan solusi dan kompensasi secara kekeluargaan.

Menutup keterangannya, Daniel memaparkan sumber pendanaan event JELATA.

Ia menjelaskan bahwa anggaran kegiatan berasal dari beberapa sumber yakni biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 per orang.

Bantuan pihak ketiga berupa barang dan dukungan lainnya dan dukungan dana dari Pemda Mamasa.

Walau membenarkan adanya kucuran dana dari pemerintah daerah, Daniel tidak merinci secara spesifik besaran nilai anggaran yang diterima untuk menyelenggarakan event tersebut.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk segera melakukan inventarisasi lahan menyusul banyaknya laporan terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) warga yang masuk dalam kawasan hutan lindung dan konservasi. ​Kondisi ini dinilai memicu ketimpangan sosial yang serius, lantaran warga kehilangan akses untuk mengelola […]

  • Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Di bawah sorot lampu ruang pelantikan Kantor Pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, sebuah babak baru tata kelola birokrasi dimulai. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, secara resmi lantik Muhammad Zain sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal, Kamis 12 Februari 2026. Sebuah mandat yang bukan sekadar seremonial, melainkan beban strategis di tengah […]

  • BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang. Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat tersebut tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Titik koordinat terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Maros. Kronologi Kejadian […]

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa bersama Forkopimda dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Arwin, langkah yang ditempuh Pemda melalui rapat koordinasi dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PAD merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah “𝐾𝑎𝑚𝑖 𝐷𝑃𝑅𝐷 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑎𝑝𝑟𝑒𝑠𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑟𝑖𝑢𝑠𝑎𝑛 […]

  • Ini Langkah Disdikbud Mamuju Tengah Perketat Seleksi Masuk Sekolah

    Ini Langkah Disdikbud Mamuju Tengah Perketat Seleksi Masuk Sekolah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan pengawasan ketat. Langkah ini diawali sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) serta penandatanganan pakta integritas bersama Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Barat di Aula Cafe dan Resto Siola, Benteng Tobadak, Rabu (15/4/2026). […]

  • Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar tak sedap menerpa lingkungan pendidikan di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kepala Sekolah SDN 002 Aralle, Sugiarto, diduga melakukan mutasi sepihak terhadap salah satu guru kelas 5, Andri Yunita. ​Kebijakan tersebut menuai keberatan dari pihak guru yang bersangkutan. Kepada awak media Andri Yunita mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan yang dianggap […]

expand_less