Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 460
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik rimbunnya perbukitan Desa Lembana Salulo (Lemsa), Kecamatan Mamasa, seorang wanita bernama Bu Neli hanya bisa terbaring pasrah.

Bukan karena tidak ada obat, melainkan karena ia tidak memiliki selembar kartu yang krusial: Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tanpa identitas resmi itu, pintu rumah sakit terasa tertutup rapat baginya.

​Kisah memprihatinkan ini mencuat setelah akun Facebook Hajrawati Rara Calista mengunggah kondisi Bu Neli yang memilih diam menahan sakit di rumah.

Ia dibayangi ketakutan akan biaya dan prosedur administrasi yang rumit bagi warga tanpa identitas.

​Merespons kondisi tersebut, Plt. Ketua Gerindra Mamasa, Hj. Andi Faridha Fachri, turun tangan langsung.

Bersama aparat Desa Lemsa dan tenaga medis, mereka mengevakuasi Bu Neli menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan darurat. Namun, niat baik ini membentur tembok birokrasi.

​”Kami sudah upayakan agar Bu Neli segera dirawat, namun hambatannya adalah pasien tidak punya KTP. Padahal, kondisi pasien saat ini sangat kritis dan membutuhkan transfusi darah segera,” ujar Andi Faridha saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

​Masalah utama yang dihadapi adalah aktivasi BPJS Kesehatan. Tanpa KTP yang tervalidasi, layanan jaminan kesehatan tersebut tidak bisa diakses, sementara biaya pengobatan mandiri menjadi beban berat bagi warga kurang mampu seperti Bu Neli.

​Andi Faridha menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mamasa agar identitas Bu Neli segera diproses secara darurat.

​”Kita berharap penanganan dari dinas terkait bisa secepat kilat. Ini soal nyawa, bukan sekadar administrasi,” tegasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dukcapil Mamasa belum memberikan respon resmi terkait langkah percepatan perekaman KTP bagi pasien darurat tersebut.

Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah tidak kaku dalam menangani kasus kemanusiaan yang mendesak seperti yang dialami warga Desa Lemsa ini.

​Kini, di tengah deru mesin ambulans dan harapan keluarga, Bu Neli hanya bisa menunggu. Menunggu apakah identitas kewarganegaraannya bisa hadir lebih cepat daripada rasa sakit yang terus menggerogoti tubuhnya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Jurnalis merupakan mitra strategis sekaligus ajang intropeksi bagi setiap pemerintah. Hal tersebut disampaikan wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, saat hadiri pelantikan pengurus Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat di Aula Diknas Mamasa, Kamis 29 Januari 2026. Sudirman menekankan peran krusial pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas […]

  • Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

    Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan. Setelah penutupan tahap pertama, kini gelombang kedua penghentian operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun sulbarupdate.id selasa 7/4/2026, merujuk pada pembaruan Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Barat per 9 Februari 2026, jumlah […]

  • Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan agenda Safari Ramadhan 2026 yang akan dirangkaikan dengan kunjungan kerja Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga ke sejumlah daerah. Kegiatan ini tak hanya menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai keagamaan, tetapi juga momentum menghadirkan langsung kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, lengkap dengan penyaluran […]

  • Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    • 0Komentar

    MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memperkuat infrastruktur di wilayah pedesaan dengan merencanakan pemasangan 100 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan akses penerangan hingga ke pelosok daerah. Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Maros telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan […]

  • Pria Tenggelam di Sungai Budong-Budong Mamuju Tengah Ditemukan tak Bernyawa

    Pria Tenggelam di Sungai Budong-Budong Mamuju Tengah Ditemukan tak Bernyawa

    • 0Komentar

    MAMUJU – TENGAH, Sulbarupdate.id — Upaya pencarian terhadap Hariadi (30) warga Desa Babana yang tenggelam di Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sejauh kurang lebih 20 meter dari lokasi kejadian awal pada Senin (30/3/2026) sekira pukul 14:35 Wita. Diketahui Adi terjatuh dari perahu rakit saat hendak […]

  • Protes Gaji Tak Sesuai Kontrak, Puluhan PPPK Nakes Geruduk Kantor Bupati Mamuju Tengah

    Protes Gaji Tak Sesuai Kontrak, Puluhan PPPK Nakes Geruduk Kantor Bupati Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Gelombang protes mewarnai halaman Kantor Bupati Mamuju Tengah (Mateng) di Jalan Tammauni Pue Ballung pada Rabu (1/4/2026). Puluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dari sektor tenaga kesehatan (nakes), didampingi kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), menggelar aksi unjuk rasa terkait sengketa upah yang dinilai tidak berkeadilan. ​Aksi ini […]

expand_less