Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 601
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik rimbunnya perbukitan Desa Lembana Salulo (Lemsa), Kecamatan Mamasa, seorang wanita bernama Bu Neli hanya bisa terbaring pasrah.

Bukan karena tidak ada obat, melainkan karena ia tidak memiliki selembar kartu yang krusial: Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tanpa identitas resmi itu, pintu rumah sakit terasa tertutup rapat baginya.

​Kisah memprihatinkan ini mencuat setelah akun Facebook Hajrawati Rara Calista mengunggah kondisi Bu Neli yang memilih diam menahan sakit di rumah.

Ia dibayangi ketakutan akan biaya dan prosedur administrasi yang rumit bagi warga tanpa identitas.

​Merespons kondisi tersebut, Plt. Ketua Gerindra Mamasa, Hj. Andi Faridha Fachri, turun tangan langsung.

Bersama aparat Desa Lemsa dan tenaga medis, mereka mengevakuasi Bu Neli menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan darurat. Namun, niat baik ini membentur tembok birokrasi.

​”Kami sudah upayakan agar Bu Neli segera dirawat, namun hambatannya adalah pasien tidak punya KTP. Padahal, kondisi pasien saat ini sangat kritis dan membutuhkan transfusi darah segera,” ujar Andi Faridha saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

​Masalah utama yang dihadapi adalah aktivasi BPJS Kesehatan. Tanpa KTP yang tervalidasi, layanan jaminan kesehatan tersebut tidak bisa diakses, sementara biaya pengobatan mandiri menjadi beban berat bagi warga kurang mampu seperti Bu Neli.

​Andi Faridha menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mamasa agar identitas Bu Neli segera diproses secara darurat.

​”Kita berharap penanganan dari dinas terkait bisa secepat kilat. Ini soal nyawa, bukan sekadar administrasi,” tegasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dukcapil Mamasa belum memberikan respon resmi terkait langkah percepatan perekaman KTP bagi pasien darurat tersebut.

Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah tidak kaku dalam menangani kasus kemanusiaan yang mendesak seperti yang dialami warga Desa Lemsa ini.

​Kini, di tengah deru mesin ambulans dan harapan keluarga, Bu Neli hanya bisa menunggu. Menunggu apakah identitas kewarganegaraannya bisa hadir lebih cepat daripada rasa sakit yang terus menggerogoti tubuhnya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat melalui penguatan sinergi dan komunikasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Administrasi Klaim, Penggunaan dan Penanganan Kendala Aplikasi dalam Pengelolaan Klaim bersama BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (14/01/2026). Upaya ini merupakan bagian dari dukungan RSUD […]

  • Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial P3A dan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Tahun Anggaran 2026. Rapat ini membahas tambahan penghasilan bagi kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa di […]

  • Hari ini, SPPG Bambang Salurkan Bantuan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    Hari ini, SPPG Bambang Salurkan Bantuan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Bambang, Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa, salurkan bantuan makanan bergizi garis (MBG) ke ribuan penerima manfaat, Kamis (6/8) 22026). ​Program ini dipimpin Kepala SPPG Bambang, Askardin. Pastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran, pihak penyelenggara menerjunkan 45 orang karyawan ke berbagai lokasi sasaran […]

  • Warga Majene Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak, PLN Ungkap Penyebabnya

    Warga Majene Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak, PLN Ungkap Penyebabnya

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemadaman listrik secara tiba-tiba kembali dikeluhkan sejumlah masyarakat di Kabupaten Majene. Minimnya informasi sebelum pemadaman membuat pelanggan mempertanyakan kondisi kelistrikan serta meminta PLN memberikan pemberitahuan lebih awal kepada masyarakat. Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN Majene, Hari Murti Fitrianno, menjelaskan bahwa pengaturan beban listrik yang terjadi di Majene bukan merupakan persoalan yang hanya […]

  • Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

    Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam sepekan terakhir melumpuhkan aktivitas nelayan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kondisi ini memicu desakan dari para nelayan agar aparat kepolisian segera turun tangan memeriksa dugaan penyelewengan distribusi di SPBU. Dampak kelangkaan ini dirasakan meluas di sepanjang wilayah pesisir Majene, mulai dari […]

  • Tindaklanjuti Keputusan Gubernur, Bupati Mamasa Imbau Camat, Desa dan Lurah

    Tindaklanjuti Keputusan Gubernur, Bupati Mamasa Imbau Camat, Desa dan Lurah

    • 0Komentar

    Mamasa – Sulbarupdate.id – Dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat nomor 789 Tahun 2025 tentang Program Keringanan Pajak Daerah Tahun 2025, yang meliputi : Pembebasan 100% denda administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pemberian diskon 50% tunggakan (pokok) Pajak Kendaraan Bermotor (Jatuh tempo 2024 kebawah). Welem Sambolangi selaku Bupati Kabupaten Mamasa menyampaikan kepada […]

expand_less