Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis.

Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional.

Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut.

Kepala UPTD KPH Majene, Abdul Hamid, mengakui bahwa wilayah kerjanya telah menjadi sasaran empuk para perambah hutan.

Menurut Hamid, keterbatasan anggaran menjadi alasan utama pihaknya tidak mampu melakukan tindakan represif atau patroli rutin yang memberikan efek jera.

Selama ini, upaya yang dilakukan hanya sebatas imbauan yang kerap diabaikan oleh para pelaku.

“Benar, pembalakan liar di Tandeallo sangat marak, tapi kami di UPTD tidak memiliki anggaran operasional,” ujar Hamid saat dikonfirmasi, Sabtu (18/1/2026).

Krisis anggaran ini berdampak langsung pada proses penegakan hukum di lapangan. Hamid membeberkan fakta miris di mana sejumlah barang bukti kayu hasil jarahan terpaksa dimusnahkan di lokasi karena pemerintah tidak memiliki biaya untuk proses evakuasi.

“Barang bukti tidak bisa kami amankan karena tidak ada biaya mobil angkut. Akhirnya kami musnahkan di tempat dengan cara dipotong-potong (menggunakan gergaji mesin),” tambahnya.

Selain masalah finansial, lemahnya pengawasan hutan di Majene juga dipicu oleh buruknya koordinasi antar-lembaga.

Hamid mengklaim telah berulang kali melaporkan temuan lapangan ke pihak Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan, namun belum membuahkan hasil nyata.

Ia menuding pihak Gakkum enggan turun ke lokasi jika belum ada tersangka yang diamankan secara mandiri oleh pihak KPH.

“Sudah sering kami sampaikan ke Gakkum untuk patroli, tapi tidak dilaksanakan. Alasan mereka, bisa turun asalkan sudah ada tersangkanya,” ungkap Hamid dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, hutan lindung Tandeallo terus menanti langkah konkret dari pemerintah provinsi maupun pusat sebelum kerusakan ekosistem di wilayah pegunungan Ulumanda tersebut menjadi permanen.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Mamasa Ultimatum Pelaksana Proyek RSUD Kondosapata

    Aktivis Mamasa Ultimatum Pelaksana Proyek RSUD Kondosapata

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata’ di Kabupaten Mamasa akhirnya mulai memasuki tahap pekerjaan fisik. Proyek strategis yang disebut sebagai “hadiah” dari Presiden Joko Widodo saat kunjungannya ke Mamasa itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Mamasa beberapa waktu lalu. Namun, di balik dimulainya pembangunan tersebut, muncul peringatan keras dari […]

  • Blankspot Sulbar Terus Menyusut, KominfoSS Intens Koordinasi ke Pusat

    Blankspot Sulbar Terus Menyusut, KominfoSS Intens Koordinasi ke Pusat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Area blankspot di Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan tren penurunan seiring langkah intensif yang dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Sulbar bersama pemerintah pusat dan operator telekomunikasi. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan pemerataan akses jaringan 4G hingga ke wilayah terpencil. KominfoSS Sulbar merujuk data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) […]

  • Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan agenda Safari Ramadhan 2026 yang akan dirangkaikan dengan kunjungan kerja Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga ke sejumlah daerah. Kegiatan ini tak hanya menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai keagamaan, tetapi juga momentum menghadirkan langsung kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, lengkap dengan penyaluran […]

  • Soal Penertiban PKL di Majene, PUPR Minta Data Pedagang Diperjelas

    Soal Penertiban PKL di Majene, PUPR Minta Data Pedagang Diperjelas

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Majene terus mematangkan langkah penertiban dan pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya menata wajah kota Kabupaten Majene agar lebih tertib, rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Pembahasan teknis penertiban dan pembinaan PKL digelar di Aula Masiga, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majene, […]

  • Longsor Terjang SDK 012 Tabang Barat Mamasa, Ruang Kelas Darurat Roboh

    Longsor Terjang SDK 012 Tabang Barat Mamasa, Ruang Kelas Darurat Roboh

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Intensitas hujan yang tinggi memicu bencana tanah longsor di Dusun Rea, Desa Tabang Barat, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Selasa (31)3/2026). Peristiwa ini mengakibatkan satu unit ruang belajar darurat di SDK 012 Tabang Barat roboh total. ​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, aktivitas belajar mengajar dipastikan terganggu lantaran fasilitas yang tersedia […]

  • Momen Perayaan Natal, Wabub Mamasa Jadi Dirjen Paduan Suara di Rujab 

    Momen Perayaan Natal, Wabub Mamasa Jadi Dirjen Paduan Suara di Rujab 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Nuansa khidmat dan semangat inklusivitas mewarnai perayaan Natal Keluarga Besar Rumah Jabatan Bupati Mamasa yang diselenggarakan di Lembang Banggo pada Kamis 25 Desember 2025. Momen tersebut menjadi istimewa tatkala Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, secara spontanitas tampil sebagai dirigen paduan suara. Kehadiran H. Sudirman di podium dirigen menyita perhatian sekaligus apresiasi dari […]

expand_less