Aktivis Desak Kejari Mamasa Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BTT di Dinas PUPR
- account_circle Ancha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan penyalahgunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamasa kini tengah jadi sorotan publik.
Kasus yang diduga merugikan negara hingga hampir Rp1 miliar tersebut dilaporkan sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa.
Isu ini mencuat ke publik seiring dengan adanya rencana aksi unjuk rasa yang digagas oleh sejumlah aktivis di Kabupaten Mamasa dalam beberapa hari terakhir.
Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Mamasa, Rihardes, mendesak pihak kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan profesional demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.
”Kami meminta Kejaksaan Negeri Mamasa segera mendalami dan mengusut tuntas temuan BPK terkait penggunaan dana BTT di Dinas PUPR Tahun Anggaran 2025. Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan uang rakyat,” ujar Rihardes kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri Mamasa masih enggan memberikan komentar terkait perkembangan penanganan kasus maupun desakan dari para aktivis tersebut.
Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh redaksi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa, Dr. Andi Faik Wana Hamzah, melalui pesan singkat WhatsApp pada Selasa (23/6/2026) petang.
Namun, pihak Kejari Mamasa belum memberikan respons atau jawaban resmi terkait perkara ini.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
