Tuntut Evaluasi Ketua DPRD, Himpunan Aktivis Mamasa Bakal Gelar Demo Besar-besaran 29 Juni
- account_circle Whelson
- calendar_month Sab, 20 Jun 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Gelombang protes terkait kinerja legislatif di Kabupaten Mamasa kembali mencuat. Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Himpunan Aktivis Mamasa (HAM) rencana akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat.
Hal ini menyusul beredarnya pamflet seruan aksi bertajuk “Mamasa Butuh Perubahan! Suara Rakyat, Keadilan untuk Mamasa” yang menjadwalkan unjuk rasa pada akhir bulan ini.
Berdasarkan pamflet yang beredar, aksi demonstrasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026. Pergerakan massa ini direncanakan akan menyasar dua titik utama, yakni Kantor DPRD Mamasa dan DPP Partai PAN.
Perwakilan Aktivis HAM sekaligus salah satu penanggung jawab aksi, Taufik Rama Wijaya, menegaskan bahwa gerakan ini didasari atas keresahan masyarakat terhadap jalannya fungsi pengawasan dan legislasi di daerah tersebut.
”Kami bergerak karena melihat adanya urgensi yang nyata. Rakyat Mamasa membutuhkan transparansi, tanggung jawab, dan evaluasi kerja yang konkret dari para wakilnya di parlemen,” ujar Rama, kepada Sulbarupdate.id, Sabtu (20/6/2026).
Rama menjelaskan bahwa sasaran utama dari unjuk rasa ini adalah mendesak Mahkamah Kehormatan DPRD Mamasa serta DPP Partai PAN untuk segera mengevaluasi kinerja Ketua DPRD Mamasa, Agum Syaputra.
Menurutnya, langkah ini penting diambil demi menjaga integritas lembaga legislatif dan memastikan kepentingan rakyat Mamasa tetap menjadi prioritas utama.
Kendati mengusung narasi perubahan yang tegas, pihak penyelenggara menjamin bahwa demonstrasi ini akan dikemas dalam koridor hukum.
Dalam selebaran resmi yang dirilis, aliansi ini menekankan slogan “Demo Damai untuk Mamasa yang Lebih Baik” serta berkomitmen menjalankan fungsi kontrol sosial dengan tertib.
Untuk memastikan koordinasi massa berjalan maksimal, pihak HAM juga telah merilis beberapa nomor kontak penanggung jawab di lapangan, di antaranya atas nama Rama, Zul, dan Yohanis.
Aktivis HAM mengajak seluruh elemen masyarakat sipil di Mamasa untuk ikut mengawal momentum ini demi mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih berintegritas dan akuntabel.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
