Prabowo Targetkan Perluasan Beasiswa, Baru 1,1 Juta Mahasiswa Tercover, Kebijakan Dirumuskan Ulang
- account_circle Ancha
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- visibility 115
- comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden RI Prabowo Subianto mendorong perluasan akses beasiswa pendidikan tinggi secara masif bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Langkah ini diambil guna mengejar ketimpangan antara jumlah total mahasiswa dengan realisasi penerima bantuan pendidikan yang ada saat ini.
Dalam Taklimat Presiden RI bersama Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026), Presiden menyoroti data bahwa dari total sekitar 9,9 juta mahasiswa, baru sekitar 1,1 juta orang yang tercatat sebagai penerima beasiswa.
“Kita harus menghitung kembali kapasitas kita. Targetnya adalah memperbesar jumlah penerima secara signifikan guna memperkuat kualitas SDM nasional,” ujar Presiden dalam arahannya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Negara menginstruksikan dua instansi kunci untuk segera bergerak:
-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek): Bertugas melakukan pemetaan data mahasiswa dan merumuskan skema beasiswa yang lebih inklusif.
-Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg): Bertugas mengawal perumusan regulasi agar kebijakan tersebut dapat diimplementasikan secara cepat dan tepat sasaran.
Penguatan Pendidikan Tinggi Nasional
Langkah ini dinilai strategis dalam upaya pemerintah memperkuat sektor pendidikan tinggi sebagai motor penggerak ekonomi masa depan.
Perumusan ulang kebijakan ini diharapkan tidak hanya menambah kuota jumlah penerima, tetapi juga memperbaiki sistem distribusi agar beasiswa menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan namun memiliki potensi akademik unggul.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kementerian terkait sedang menyusun kalkulasi anggaran dan kriteria baru yang nantinya akan disampaikan kepada publik dalam waktu dekat.(*)
- Penulis: Ancha
