Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » WASPADA! Penipuan Catut Nama Wagub Sulbar Modus Bantuan Masjid

WASPADA! Penipuan Catut Nama Wagub Sulbar Modus Bantuan Masjid

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • visibility 553
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Modus operandi penipuan dengan mencatut nama pejabat publik kembali menggemparkan masyarakat di Sulawesi Barat (Sulbar).

Kali ini, nama Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, digunakan oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan berkedok penyaluran dana bantuan pembangunan masjid.

Peristiwa ini terungkap pada Jumat, 12 Desember 2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku menghubungi langsung pengurus masjid dan memperkenalkan diri sebagai perantara resmi dari Wakil Gubernur yang bertugas menyalurkan donasi.

Untuk meyakinkan korbannya, pelaku bahkan mengirimkan bukti transfer dana palsu atau fiktif. Aksi penipuan ini tidak berhenti pada pemalsuan bukti transfer.

Pelaku lantas meminta pengurus masjid atau penerima bantuan untuk segera mentransfer balik sebagian dari dana tersebut kepada sebuah yayasan tertentu.

Permintaan ini diklaim sebagai bagian dari “amanah” atau titipan dari Wakil Gubernur. Padahal, seluruh narasi dan bukti transaksi yang disajikan pelaku adalah kebohongan belaka.

Menanggapi kejadian ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengambil sikap tegas.

Pemprov Sulbar menegaskan bahwa baik Wakil Gubernur Salim S. Mengga maupun Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, tidak pernah menugaskan pihak manapun untuk menghubungi masyarakat perihal bantuan pembangunan masjid.

Sespri Wakil Gubernur, Ardhi Amanah, menyatakan bahwa kasus penipuan yang menyalahgunakan nama Wakil Gubernur tersebut kembali terulang.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

Dengan tegas Ardhi mengatakan, tidak ada penyaluran bantuan oleh Wakil Gubernur yang dilakukan melalui perantara pribadi, dan sama sekali tidak ada permintaan untuk penerusan dana.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan wajib melakukan kroscek segera jika menerima informasi serupa,” ujar Ardhi.

Pemerintah Provinsi Sulbar menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan publik terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan nama pejabat untuk meraup keuntungan pribadi.

Kasus ini kini telah menjadi perhatian serius dan sedang dilacak lebih lanjut guna penindakan hukum terhadap pelaku.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE-Sulbarupdate.id – Warga Kabupaten Majene digegerkan dengan penemuan seorang wanita berusia 44 tahun yang diketahui merupakan salah satu pegawai bank di Kabupaten Majene dalam kondisi meninggal dunia di kamar nomor 104 Pondok 3R, Jalan Manunggal, Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (3/6/2026). Penemuan mayat tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar dan […]

  • Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Puluhan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa menggelar unjuk rasa di halaman Rektorat, Selasa (5/5/2026). Mereka melayangkan rapor merah terhadap birokrasi kampus, menuntut kebebasan akademik hingga fasilitas pendidikan yang dianggap tidak layak. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti lima poin krusial yang dinilai gagal dipenuhi pihak universitas. 1. Kebebasan […]

  • Rumah Kosong Tiga Hari Dibobol Maling, Rokok dan Oli Bengkel Raib di Ulumanda

    Rumah Kosong Tiga Hari Dibobol Maling, Rokok dan Oli Bengkel Raib di Ulumanda

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Dugaan tindak pidana pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Sebuah rumah milik warga di Dusun Tabojo, Desa Salutambung, menjadi sasaran pencurian saat ditinggal penghuninya selama beberapa hari.  Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 juta. Peristiwa itu diketahui pada Senin (8/6/2026) ketika pemilik […]

  • Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Kecewa lantaran akses jalan utama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Pap-pao, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya. Dengan peralatan seadanya, warga membentangkan batang-batang bambu agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak lumpuh total, Kamis (14/5/2026). ​Kondisi infrastruktur yang menghubungkan pemukiman warga ini dilaporkan terputus […]

  • Sekretaris PMD Mamasa Sebut Pemda Merusak Aset, Kaharuddin: Pengalihan Penggunaan Aset

    Sekretaris PMD Mamasa Sebut Pemda Merusak Aset, Kaharuddin: Pengalihan Penggunaan Aset

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa mengalifungsikan dua aset, aset yang dialifungsikan yakni Lapangan Kondosapata dan Pasar Barra- barra. Lapangan Kondosapata dialifungsikan menjadi tempat jualan Usaha Mikro Menengah( UMKM), sejumlah lapak berjejer di pinggir Lapangan Kondosapata. Lapak yang berdiri itu tiap malam ramai di kunjungi pengunjung. Sedangkan Pasar Barra-barra yang berada di Desa Bombong […]

  • IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Kamis (25/6/2026). Koordinator Lapangan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Majene, Fahrim, mengatakan mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia BBM yang […]

expand_less