Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » SLB di Majene Disegel, UAS Siswa Terganggu, HMI Minta Pemda Bertindak

SLB di Majene Disegel, UAS Siswa Terganggu, HMI Minta Pemda Bertindak

  • account_circle Juita
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 716
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Dunia pendidikan di Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan setelah sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) disegel oleh sekelompok pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan.

Insiden ini tidak hanya menghambat aktivitas belajar mengajar, tetapi juga mengancam pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) bagi siswa berkebutuhan khusus yang seharusnya berlangsung pekan ini.

Peristiwa penyegelan terjadi beberapa hari lalu ketika sekelompok orang datang ke lokasi sekolah dan menutup akses masuk dengan alasan kepemilikan lahan yang dinilai belum memiliki kejelasan hukum selama puluhan tahun.

Tindakan tersebut sontak menghentikan seluruh aktivitas di lingkungan sekolah.

Dampak paling signifikan dirasakan saat siswa dijadwalkan mengikuti UAS. Sejumlah siswa, khususnya anak-anak dengan spektrum autisme, mengalami kesulitan beradaptasi akibat perubahan mendadak tersebut. Tidak sedikit dari mereka yang akhirnya gagal mengikuti ujian sesuai jadwal.

Seorang guru di SLB tersebut, Firmansyah, mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap kondisi ini. Ia berharap pemerintah segera turun tangan agar proses pendidikan tidak semakin terganggu.

“Kami sangat berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan persoalan ini. Anak-anak kami membutuhkan stabilitas untuk belajar, apalagi ini momen ujian,” ujar Firmansyah, Rabu (6/5/2026).

Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan. (Dok. Istimewa)

Kondisi ini juga menuai reaksi keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene.

Ketua Umum HMI Cabang Majene, Muhammad Aslan, menilai penyegelan tersebut sebagai tindakan yang merugikan dan mencederai hak pendidikan siswa.

Menurutnya, sikap pemerintah daerah yang dinilai lamban dalam merespons situasi justru memperparah keadaan.

“Pemerintah seharusnya cepat menindaklanjuti masalah ini karena UAS sudah terhambat.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan dan ketertiban wilayah, tidak seharusnya masalah seperti ini dibiarkan berlarut tanpa solusi,” tegas Aslan.

HMI Cabang Majene secara resmi mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Majene, bersama instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk segera mengambil langkah konkret.

Mereka meminta agar dilakukan mediasi terbuka antara pihak sekolah dan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris guna mencari solusi yang adil.

Selain itu, HMI menekankan bahwa hak konstitusional anak untuk memperoleh pendidikan harus menjadi prioritas utama di atas segala kepentingan lainnya, termasuk sengketa lahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi maupun langkah konkret dari pemerintah daerah terkait penyelesaian konflik tersebut.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa yang berharap anak-anak mereka dapat segera kembali belajar dalam situasi yang aman dan kondusif.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kejelasan status lahan fasilitas publik, terutama yang berkaitan langsung dengan layanan pendidikan.

Tanpa kepastian hukum yang kuat, risiko konflik serupa berpotensi terus terjadi dan merugikan masyarakat luas, khususnya kelompok rentan seperti siswa berkebutuhan khusus.

Masyarakat kini menunggu ketegasan dan kehadiran pemerintah untuk memastikan bahwa hak pendidikan tetap terlindungi dan tidak menjadi korban dalam sengketa yang berkepanjangan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut HUT Mamasa Ke-24, Bupati Gelar Pengobatan Gratis di Talambai

    Sambut HUT Mamasa Ke-24, Bupati Gelar Pengobatan Gratis di Talambai

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamasa ke-24, Pemerintah Kabupaten Mamasa menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis bagi warga Dusun Talambai, Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Minggu (8/3/2026). ​Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, dengan didampingi Ketua TP-PKK, Ny. Adel Palulun. Turut hadir Kapolres Mamasa, AKBP Ariantony Utama Bangalino, […]

  • Dari Puskesmas ke Sekolah, KominfoSS Sulbar Pantau Internet SULBAR Digital di SMKN 7 Majene

    Dari Puskesmas ke Sekolah, KominfoSS Sulbar Pantau Internet SULBAR Digital di SMKN 7 Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, SULBARUPDATE.ID – Setelah memantau pemanfaatan jaringan di fasilitas kesehatan, langkah monitoring berlanjut ke sektor pendidikan. Masih pada Rabu (25/2/2026), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KominfoSS) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, meninjau langsung perangkat bantuan internet program SULBAR Digital di SMKN 7 Majene. Kunjungan ini difokuskan pada dua hal utama, yakni memastikan perangkat berfungsi […]

  • Pusaran Harta Triliun dan Bayang-Bayang Investigasi, Menakar Integritas Sherly Tjoanda

    Pusaran Harta Triliun dan Bayang-Bayang Investigasi, Menakar Integritas Sherly Tjoanda

    • 0Komentar

    TERNATE, Sulbarupdate.id – Sorotan tajam kini mengarah pada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Pasca-terungkapnya data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), publik dan lembaga antirasuah mulai mempertanyakan orisinalitas serta kewajaran lonjakan kekayaan sang kepala daerah yang dinilai anomali dalam kurun waktu singkat. Sherly, alumnus pendidikan tinggi di Belanda, tercatat memiliki total kekayaan fantastis senilai Rp972 […]

  • Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan korupsi dana hibah pada pembangunan gedung Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa, masuk tahap pralidik di Polres Mamasa. Menurut Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Drones Ma’dika, kasus tersebut telah lama terperiksa di penyidik. Kata Drones, hingga saat ini telah ada sebanyak 19 saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Hanya saja […]

  • Jejak Dana Hibah Rp700 Juta STT Arastamar Mamasa: Dari APBD, LPJ Dipersoalkan, hingga 19 Saksi Diperiksa

    Jejak Dana Hibah Rp700 Juta STT Arastamar Mamasa: Dari APBD, LPJ Dipersoalkan, hingga 19 Saksi Diperiksa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Aliran dana hibah Pemerintah Kabupaten Mamasa sebesar Rp700 juta kepada Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa pada Tahun Anggaran 2022 kini memasuki babak pemeriksaan aparat penegak hukum. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mamasa tersebut semula dialokasikan untuk mendukung pembangunan gedung dan kebutuhan operasional kampus.  Namun, dalam […]

  • Polres Lahat Ringkus Pelaku Pelempar Narkoba ke Lapas

    Polres Lahat Ringkus Pelaku Pelempar Narkoba ke Lapas

    • 0Komentar

    LAHAT, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lahat berhasil membongkar modus penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat. Seorang pengedar berinisial N.M (51) diringkus setelah terekam CCTV melemparkan paket sabu yang disembunyikan dalam wadah pasta gigi ke balik tembok penjara. Kapolres Lahat melalui Kasat Res Narkoba, AKP L.A.E. Tambunan, mengatakan, penangkapan […]

expand_less