Breaking News
light_mode
Beranda » Cipayung Plus » Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 515
  • comment 0 komentar

​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Momentum Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 tahun ini menjadi pemantik diskusi serius mengenai arah gerak organisasi hijau-hitam tersebut.

Di tengah perayaan seremonial, muncul seruan kuat agar HMI kembali pada khittah perjuangan yakni menjaga keseimbangan antara nafas Keislaman dan Keindonesiaan.

​Kader HMI Cabang Manakarra, Akbar, dalam refleksi kritisnya menyampaikan bahwa HMI tidak boleh hanya terjebak dalam romantisme sejarah sebagai pencetak intelektual muslim dan pejabat publik.

Menurutnya, kehadiran alumni di ruang strategis pemerintahan seharusnya linear dengan perubahan struktur masyarakat yang lebih adil.

​Akbar menyoroti adanya fenomena stagnasi gerakan yang disebabkan oleh polarisasi kepentingan internal.

Ia mengutip teori Iron Law of Oligarchy dari Robert Michels untuk menggambarkan potensi HMI dikuasai oleh elite kecil yang mengaburkan tujuan awal organisasi demi kepentingan materi.

​”HMI seringkali dijadikan alat politik kekuasaan dan sarana akumulasi kepentingan materi, alih-alih sebagai wadah perjuangan ideologis,” ujar Akbar dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

​Ia menambahkan bahwa pengambilan keputusan yang sepihak dan pengabaian konstitusi organisasi melahirkan pemimpin yang hanya menjadi “pion politik praktis”.

Fenomena ini ia sebut sebagai praktik politik yang jauh dari konsep value-based politics (politik nilai) yang diwariskan oleh Nurcholish Madjid.

​Dalam kacamata sosiologis, keberhasilan organisasi diukur dari dampak struktural bagi masyarakat, bukan sekadar jumlah elit yang dihasilkan.

Akbar menekankan pentingnya kader untuk menjadi subjek perjuangan, bukan alat bagi oknum senior yang sekadar ingin mengisi “bantal dapur” atau kepentingan pribadi.

​”Kita harus jujur, ada oknum yang memanfaatkan HMI sebagai ‘parasit internal’—menggerogoti tubuh organisasi tanpa memberi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya.

​Meski melontarkan kritik tajam, optimisme tetap disuarakan. Sejarah mencatat bahwa HMI lahir dari kegelisahan intelektual dan keberanian moral.

Akbar meyakini bahwa mereka yang menggunakan HMI untuk jalan yang keliru pada akhirnya akan tergerus oleh integritasnya sendiri.

​”Nama boleh dikenal sebagai figur berpengaruh, tetapi pengaruh tanpa integritas hanyalah kehampaan. Kehidupan seseorang diukur dari sejauh mana ia hadir saat organisasi dan umat benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

​Melalui momentum Milad ini, kader HMI diharapkan mampu melakukan refleksi mendalam agar organisasi ini kembali tegak sebagai organisasi perjuangan yang berdaulat, adil, dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita pendiriannya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Jadi Perhatian, Bapenda Sulbar Perkuat Koordinasi Pengelolaan dengan BPK RI Sulbar

    PAD Jadi Perhatian, Bapenda Sulbar Perkuat Koordinasi Pengelolaan dengan BPK RI Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola pengelolaan pendapatan daerah melalui koordinasi intensif dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Barat. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya Tim BPK di Ruang Bidang Pendapatan Daerah Bapenda Sulbar pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan koordinasi ini membahas pengelolaan dan penyajian data […]

  • Korupsi Rp1,8 Miliar, Mantan Sekdes Biatan Lempake Berau Resmi Ditahan

    Korupsi Rp1,8 Miliar, Mantan Sekdes Biatan Lempake Berau Resmi Ditahan

    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau resmi menetapkan P, Sekretaris Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Berau Tengah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan kampung. Kasus ini diperkirakan telah merugikan negara sebesar Rp1,8 miliar. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Berau, Gusti Hamdani, mengonfirmasi bahwa penetapan tersangka dilakukan pada 30 Januari 2026. […]

  • Dinas Perpusip Sulbar Laksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di Area Pantai Wisata Pelabuhan Feri Simboro

    Dinas Perpusip Sulbar Laksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di Area Pantai Wisata Pelabuhan Feri Simboro

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar), Pemprov Sulbar terus menggalakkan berbagai program literasi melalui Gerakan Sulbar Mandarras. Gerakan Sulbar Mandarras digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, bertujuan membudayakan membaca serta memperluas akses layanan literasi bagi seluruh […]

  • Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Drg. Alfadesta H. Pattinasarany resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Mamasa periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Sabtu (10/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) Tidar Sulawesi Barat, Awal Saini, yang ditandai dengan penyerahan pataka organisasi kepada […]

  • ​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

    ​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kondisi Jalan Trans Sulawesi ruas Palu–Mamuju yang melintasi wilayah Kota Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kian memprihatinkan.  Kerusakan jalan yang telah berlangsung lama ini mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena dinilai memicu risiko kecelakaan tinggi. Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id di lapangan, titik kerusakan paling parah berada di kawasan persimpangan […]

  • BREAKING NEWS: Kebakaran di Majene, Tiga Rumah Hangus Ludes Dilalap Api

    BREAKING NEWS: Kebakaran di Majene, Tiga Rumah Hangus Ludes Dilalap Api

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran menghanguskan tiga unit rumah warga di Lingkungan Galung Tengah, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (24/6/2026).  Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat menyebabkan bangunan rumah tidak dapat diselamatkan dan mengalami kerusakan parah. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah […]

expand_less