Breaking News
light_mode
Beranda » Cipayung Plus » Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

Refleksi Milad HMI: Antara Kebanggaan Simbolik dan Ancaman “Iron Law of Oligarchy”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 539
  • comment 0 komentar

​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Momentum Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 tahun ini menjadi pemantik diskusi serius mengenai arah gerak organisasi hijau-hitam tersebut.

Di tengah perayaan seremonial, muncul seruan kuat agar HMI kembali pada khittah perjuangan yakni menjaga keseimbangan antara nafas Keislaman dan Keindonesiaan.

​Kader HMI Cabang Manakarra, Akbar, dalam refleksi kritisnya menyampaikan bahwa HMI tidak boleh hanya terjebak dalam romantisme sejarah sebagai pencetak intelektual muslim dan pejabat publik.

Menurutnya, kehadiran alumni di ruang strategis pemerintahan seharusnya linear dengan perubahan struktur masyarakat yang lebih adil.

​Akbar menyoroti adanya fenomena stagnasi gerakan yang disebabkan oleh polarisasi kepentingan internal.

Ia mengutip teori Iron Law of Oligarchy dari Robert Michels untuk menggambarkan potensi HMI dikuasai oleh elite kecil yang mengaburkan tujuan awal organisasi demi kepentingan materi.

​”HMI seringkali dijadikan alat politik kekuasaan dan sarana akumulasi kepentingan materi, alih-alih sebagai wadah perjuangan ideologis,” ujar Akbar dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

​Ia menambahkan bahwa pengambilan keputusan yang sepihak dan pengabaian konstitusi organisasi melahirkan pemimpin yang hanya menjadi “pion politik praktis”.

Fenomena ini ia sebut sebagai praktik politik yang jauh dari konsep value-based politics (politik nilai) yang diwariskan oleh Nurcholish Madjid.

​Dalam kacamata sosiologis, keberhasilan organisasi diukur dari dampak struktural bagi masyarakat, bukan sekadar jumlah elit yang dihasilkan.

Akbar menekankan pentingnya kader untuk menjadi subjek perjuangan, bukan alat bagi oknum senior yang sekadar ingin mengisi “bantal dapur” atau kepentingan pribadi.

​”Kita harus jujur, ada oknum yang memanfaatkan HMI sebagai ‘parasit internal’—menggerogoti tubuh organisasi tanpa memberi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya.

​Meski melontarkan kritik tajam, optimisme tetap disuarakan. Sejarah mencatat bahwa HMI lahir dari kegelisahan intelektual dan keberanian moral.

Akbar meyakini bahwa mereka yang menggunakan HMI untuk jalan yang keliru pada akhirnya akan tergerus oleh integritasnya sendiri.

​”Nama boleh dikenal sebagai figur berpengaruh, tetapi pengaruh tanpa integritas hanyalah kehampaan. Kehidupan seseorang diukur dari sejauh mana ia hadir saat organisasi dan umat benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

​Melalui momentum Milad ini, kader HMI diharapkan mampu melakukan refleksi mendalam agar organisasi ini kembali tegak sebagai organisasi perjuangan yang berdaulat, adil, dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita pendiriannya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

    Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pemuda Mamasa Menggugat (APMM) terkait tata kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Mambi menuai kritik keras. Ketua Serikat Mahasiswa Sulawesi Barat (SM Sulbar), Ali Imran, mempertanyakan legitimasi gerakan tersebut dan mengingatkan agar demonstrasi tidak dilakukan secara serampangan tanpa dasar data yang valid. ​Imran menilai, klaim […]

  • Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Penyidikan dugaan korupsi dana Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jakarta periode 2014–2024 terus berkembang. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mencatat adanya lonjakan nilai kerugian negara serta jumlah identitas yang dicatut dalam modus klaim fiktif tersebut. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, mengungkapkan bahwa […]

  • Mateng Raih Skor Tertinggi, Pimpin Indeks Inovasi Daerah di Sulbar

    Mateng Raih Skor Tertinggi, Pimpin Indeks Inovasi Daerah di Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah. Berdasarkan data terbaru capaian tingkat provinsi, Mamuju Tengah sukses menempati posisi puncak di antara kabupaten lainnya di Sulawesi Barat dengan raihan skor 63,82. Angka tersebut menempatkan Mamuju Tengah dalam kategori “Inovatif” dan menjadikannya satu-satunya kabupaten di provinsi tersebut […]

  • Apel Virtual Pemprov Sulbar, Wagub Minta OPD Perketat Absensi dan Kinerja ASN

    Apel Virtual Pemprov Sulbar, Wagub Minta OPD Perketat Absensi dan Kinerja ASN

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Apel Virtual Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang dipusatkan di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 5 Januari 2025. Apel virtual tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, didampingi Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Sekretaris Daerah Junda Maulana, serta para asisten dan kepala […]

  • Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang berdebu, sebuah drama kemanusiaan yang menyesakkan dada kembali terulang. Ratna, seorang ibu yang tengah bertarung dengan maut demi menghadirkan kehidupan baru, harus menerima kenyataan pahit. ia melahirkan di tengah perjalanan sebelum sempat menyentuh pintu fasilitas kesehatan, Jumat (24/04/2026). Peristiwa ini bukan […]

  • SPPG Mehalaan Barat Salurkan MBG untuk 2.080 Penerima Manfaat, Sasar Pelajar hingga Kelompok 3B

    SPPG Mehalaan Barat Salurkan MBG untuk 2.080 Penerima Manfaat, Sasar Pelajar hingga Kelompok 3B

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut menyasar anak sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, anak tidak sekolah (ATS), serta kelompok 3B yang terdiri atas balita, […]

expand_less