Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Demo di DPRD Sulbar Ricuh, Ketua Umum IMM Diduga Jadi Korban Pemukulan Polisi

Demo di DPRD Sulbar Ricuh, Ketua Umum IMM Diduga Jadi Korban Pemukulan Polisi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aksi unjuk rasa yang digelar aliansi mahasiswa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Selasa (23/6/2026) berakhir ricuh. 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sulbar, Albar Syam, diduga menjadi korban tindakan represif oleh aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi.

Peristiwa bermula saat massa aksi mendesak untuk bertemu dengan pimpinan DPRD Sulbar guna menyampaikan tuntutan mereka. Namun, karena pimpinan dewan tak kunjung menemui massa, situasi di lapangan mulai memanas. 

Massa yang kecewa kemudian berniat melakukan penyegelan kantor DPRD, hingga memicu gesekan fisik dengan aparat keamanan.

Albar Syam mengungkapkan bahwa dirinya justru menjadi sasaran pemukulan saat mencoba menenangkan situasi dan melerai bentrokan antara mahasiswa dan polisi.

“Massa aksi tidak ditemui pimpinan DPRD, akhirnya massa mau menyegel (kantor) dan terjadilah gesekan. Saya mencoba melerai, tetapi justru menjadi sasaran pemukulan oleh pihak kepolisian,” ujar Albar saat dikonfirmasi, Rabu (23/6/2026).

Akibat insiden tersebut, Albar dilaporkan mengalami luka memar di bagian wajah.

Merespons insiden ini, Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik DPD IMM Sulbar, Irwan Japaruddin, mengecam keras tindakan dugaan brutalitas yang dilakukan oleh oknum aparat tersebut. 

Menurut Irwan, kepolisian seharusnya bertindak sebagai fasilitator dan melakukan mitigasi humanis, bukan justru melakukan kekerasan.

“Harusnya kepolisian bisa memitigasi dan menjadi fasilitator terhadap tuntutan massa aksi,” tegas Irwan.

Irwan menilai kejadian ini menambah daftar panjang catatan buruk terkait penanganan massa oleh aparat kepolisian di lapangan. Atas dasar itu, DPD IMM Sulbar secara tegas memberikan ultimatum kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kami memberikan waktu kepada Polda Sulbar 2 x 24 jam untuk mengusut secara tuntas dan memproses hukum oknum polisi yang melakukan penyerangan kepada Ketua Umum DPD IMM Sulbar,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan represif tersebut bertentangan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri, yang berulang kali menegaskan agar institusi kepolisian bertindak humanis dan menjadi pengayom masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sulawesi Barat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden pemukulan dan tuntutan yang diajukan oleh DPD IMM Sulbar.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hamil Anak Kedua, Seorang Wanita di Mamuju Tengah Laporkan Oknum Polisi Gegara ini! 

    Hamil Anak Kedua, Seorang Wanita di Mamuju Tengah Laporkan Oknum Polisi Gegara ini! 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Seorang wanita berinisial E melaporkan dugaan penelantaran yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Mamuju Tengah (Mateng) berinisial S. Korban mengaku hingga kini laporannya di kepolisian belum menemui titik terang, padahal dirinya tengah mengandung anak kedua dari hubungan tersebut. Korban menjelaskan, hubungannya dengan S awalnya didasari janji akan dinikahi secara sah dan […]

  • Bapperida Sulbar Siapkan Forum Untuk Selaraskan Perencanaan RKPD 2027

    Bapperida Sulbar Siapkan Forum Untuk Selaraskan Perencanaan RKPD 2027

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan langkah strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat persiapan Forum Bapperida Tahun 2026. Rapat tersebut digelar pada Selasa (6/1/2026) di Ruang Kerja Kepala Bapperida Sulbar dan dipimpin langsung oleh Pelaksana […]

  • Piala Dunia 2026, Bupati Mamasa Jagokan Brasil, Kapolres Setia Dukung Belanda

    Piala Dunia 2026, Bupati Mamasa Jagokan Brasil, Kapolres Setia Dukung Belanda

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Tidak terkecuali bagi para pejabat daerah yang mulai terang-terangan menunjukkan dukungan kepada tim nasional jagoan mereka di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyatakan dukunganiantoninya secara penuh kepada Timnas Brasil. Politisi Partai Golkar ini […]

  • Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa, Daniel Pumbu, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik penamaan jalur dalam event Jelajah Wisata (JELATA) yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Mamase. Penamaan jalur yang menggunakan istilah “Janda Terjepit” tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi dan menuai kritik tajam di media sosial karena dinilai merendahkan kaum perempuan. […]

  • Lakalantas di Majene, 1 Orang Dirujuk Dirujuk ke RSUD

    Lakalantas di Majene, 1 Orang Dirujuk Dirujuk ke RSUD

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar kawasan Boyang Assamalewuang, jalan poros trans Sulawesi, Lingkungan Battayang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (18/8/2026). Peristiwa tersebut melibatkan seorang pelajar laki-laki yang disebut sedang dalam perjalanan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan seorang wanita.  Kecelakaan diduga terjadi setelah kedua kendaraan bersenggolan saat melintas […]

  • Pesawat Satena Jatuh di Pegunungan Andes,15 Orang Tewas

    Pesawat Satena Jatuh di Pegunungan Andes,15 Orang Tewas

    • 0Komentar

    BOGOTA, Sulbarupdate.id – Sebuah pesawat bermesin ganda milik maskapai negara Kolombia, Satena, jatuh di kawasan pegunungan terjal dekat perbatasan Venezuela pada Rabu (28/1) siang waktu setempat. Otoritas penerbangan di Bogota mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 15 orang dinyatakan tewas dalam insiden tragis tersebut. Kronologi Kejadian Pesawat jenis Beechcraft 1900 tersebut lepas landas […]

expand_less