Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Proyek Pelabuhan Mamuju Disorot Aktivis

Proyek Pelabuhan Mamuju Disorot Aktivis

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Proyek Replacement Dermaga Pelabuhan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dengan nilai kontrak disinyalir berkisar Rp39,64 miliar mendapat sorotan dari Aliansi Aktivis Sulbar.

Kelompok tersebut mempertanyakan progres pekerjaan dan meminta adanya pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Proyek yang dikelola Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju itu disebut menggunakan anggaran APBN melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dengan nilai Rp39.641.355.306.

Koordinator Aliansi Aktivis Sulbar, Akbar, dalam pernyataan tertulisnya menyebut masa pelaksanaan pekerjaan diduga telah berakhir, sementara pekerjaan fisik di lapangan dinilai belum sepenuhnya rampung.

Selain persoalan waktu pelaksanaan, Aliansi Aktivis Sulbar juga mempertanyakan kesesuaian spesifikasi dan volume pekerjaan dengan dokumen kontrak. Mereka meminta dugaan tersebut diperiksa secara teknis melalui audit atau pemeriksaan independen.

“Berdasarkan temuan awal kami, ada indikasi ketidaksesuaian pada bobot dan volume struktur bangunan utama dermaga. Karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan teknis untuk memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan kontrak dan standar yang ditetapkan,” kata Akbar.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus mengetahui apakah terdapat kerugian negara apabila nantinya ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek.

Aliansi Aktivis Sulbar menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak terkait. Pertama, meminta Kementerian Perhubungan mengevaluasi pelaksanaan proyek dan kinerja satuan kerja perhubungan laut di daerah.

Kedua, mereka meminta dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli independen terhadap struktur fisik dermaga. Terkait permintaan pemutusan kontrak, hal tersebut menurut mereka perlu dilakukan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ketiga, Aliansi meminta lembaga berwenang menjatuhkan sanksi sesuai aturan kepada perusahaan pelaksana, PT Tirai Mega Utama, termasuk kemungkinan sanksi daftar hitam apabila terbukti melakukan pelanggaran yang memenuhi ketentuan.

Keempat, mereka mendorong aparat penegak hukum, yakni Polda Sulawesi Barat dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, melakukan penelusuran apabila terdapat bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Aliansi Aktivis Sulbar menegaskan akan mengawal persoalan tersebut dan menyatakan siap menyampaikan laporan resmi kepada aparat penegak hukum apabila menemukan bukti yang dianggap cukup.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari UPP Kelas III Mamuju maupun PT Tirai Mega Utama terkait tudingan dan tuntutan yang disampaikan Aliansi Aktivis Sulbar.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Sulbarupdate.id, hingga kini belum berhasil.(**)

  • Penulis: sulbarupdate
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasat Reskrim Polres Majene Tegaskan Disiplin Penyidik, Dilarang Temui Pihak Perkara Diluar Prosedur

    Kasat Reskrim Polres Majene Tegaskan Disiplin Penyidik, Dilarang Temui Pihak Perkara Diluar Prosedur

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Upaya memperkuat profesionalisme dan pengawasan internal terus dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Majene, Jumat (22/5/2026). Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, memberikan penegasan tegas kepada seluruh penyidik dan penyidik pembantu agar menjalankan proses penyidikan sesuai prosedur serta mengedepankan transparansi dalam setiap penanganan perkara. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan arahan […]

  • BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI, Rabu (14/1/2026), bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah didampingi oleh Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil. Audiensi ini membahas rencana pembentukan […]

  • Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

    Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Lima desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berada dalam situasi terisolasi yang kian memprihatinkan. Selama dua pekan terakhir, akses vital menuju desa-desa tersebut terputus total sejak Jumat, 21 November 2025, menyusul bencana longsor hebat. Ironisnya, hingga saat ini belum ada intervensi signifikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menyingkirkan […]

  • Istri Almarhum Wagub Sulbar Berbagi Al-Qur’an

    Istri Almarhum Wagub Sulbar Berbagi Al-Qur’an

    • 0Komentar

    Polewali Mandar – Sulbarupdate.id – Di saat duka belum sepenuhnya reda, ketika kepergian orang tercinta masih menyisakan sunyi yang panjang, Hj. Fatmawati Salim memilih jalan yang penuh makna berbagi Al-Qur’an kepada komunitas pengajian di Polewali Mandar. Kepergian almarhum Salim S Mengga, Wakil Gubernur Sulawesi Barat, bukan sekadar perpisahan antara dunia dan akhirat, tetapi juga pengingat […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

  • Akmal Fadhil Putra Asli PUS Inspektur Upacara HUT RI ke-81 di Pasar Baru Jakarta

    Akmal Fadhil Putra Asli PUS Inspektur Upacara HUT RI ke-81 di Pasar Baru Jakarta

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id — Putra asli Pitu Ulunna Salu (PUS), Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Muhamad Akmal Fadhil, mendapat kepercayaan sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026). Akmal Fadhil merupakan putra asli Ralleanak, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Ia saat ini mengemban amanah sebagai Sekretaris […]

expand_less