Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 437
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026).

Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh.

​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban bekas sebagai simbol perlawanan dan membawa berbagai atribut yang mengkritik kebijakan ketenagakerjaan saat ini.

​Aktivis KAMRI Majene bawa empat tuntutan krusial dalam orasinya.

Di antaranya menolak segala bentuk pemerasan tenaga kerja, menolak dominasi Tenaga Kerja Asing (TKA) dan meminta pemerintah memprioritaskan warga lokal.

​KAMRI juga meminta untuk menghapus sistem kerja kontrak yang dinilai merugikan kesejahteraan buruh.

Serta mendesak perubahan regulasi yang dianggap belum berpihak pada pekerja.

​Koordinator lapangan dalam orasinya menegaskan bahwa pemerintah dan pengusaha harus mengubah paradigma dalam memandang pekerja.

Menurutnya, buruh seringkali hanya dijadikan instrumen ekonomi tanpa memperhatikan sisi kemanusiaan.

​”Buruh bukan produksi. Buruh adalah manusia yang memiliki hak hidup layak, hak atas kesejahteraan, dan hak untuk dihargai,” tegas salah satu orator di tengah kepulan asap ban bakar.

​Selain isu upah minimum yang belum mencukupi kebutuhan hidup, massa juga menyoroti minimnya jaminan sosial bagi pekerja informal yang hingga kini masih luput dari perhatian pemerintah.

​Meski diwarnai aksi bakar ban, jalannya demonstrasi tetap berada di bawah pengawasan ketat aparat keamanan.

Petugas berjaga di titik-titik vital pusat perdagangan guna memastikan arus lalu lintas dan aktivitas warga tidak terganggu secara total.

​Melalui momentum May Day 2026 ini, KAMRI berharap adanya dialog terbuka antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan di Indonesia. (*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG untuk 2.073 Penerima Manfaat

    SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG untuk 2.073 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui SPPG Mehalaan, Desa Mehalaan Barat Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (9/9/2026). Penyaluran menyasar anak sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B yang terdiri atas balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kepala SPPG Mamasa Mehalaan,Muh. Ridwan, […]

  • Sekda Sulbar: OPD Hasil Gabungan Jangan Berjalan Sendiri-sendiri dan Buanglah Ego

    Sekda Sulbar: OPD Hasil Gabungan Jangan Berjalan Sendiri-sendiri dan Buanglah Ego

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Junda Maulana turun langsung mengecek kesiapan sejumlah organisasi perangkat daerah hasil restrukturisasi, Senin, 5 Januari 2026. Didampingi Asisten I Muh Jaun dan Asisten III Amujib. Pengecekan dilakukan untuk memastikan proses penggabungan OPD berjalan sesuai rencana dan bisa langsung beroperasi di awal tahun ini seperti yang diharapkan oleh Gubernur Sulbar, […]

  • Kantor Pajak Mamuju Didemo Lagi

    Kantor Pajak Mamuju Didemo Lagi

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) kembali gelar aksi demonstrasi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju, Jumat (19/12/2025). Aksi tersebut menyoroti dugaan ketidakberesan dalam pengelolaan pajak, khususnya pada sektor perusahaan perkebunan sawit di wilayah Sulawesi Barat. Ketua HMI Badko Sulselbar, Muhammad Ahyar, dalam keterangannya menegaskan […]

  • Aroma Busuk Tumpukan Sampah di Selokan Menuju Pasar Sentral Majene Menyengat

    Aroma Busuk Tumpukan Sampah di Selokan Menuju Pasar Sentral Majene Menyengat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Slogan “Majene Mapaccing” yang menggambarkan komitmen terhadap kebersihan Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Pasalnya, kondisi di lapangan masih ditemukan tumpukan sampah yang berserakan dan menumpuk di sepanjang sisi kanan dan kiri selokan menuju kawasan Pasar Sentral Majene.  Pantauan Sulbarupdate.id, sampah terlihat menumpuk di sejumlah titik di sepanjang jalan dari arah Kelurahan Galung […]

  • Kopri PMII Mamasa Desak Pelaku Predator Anak Dihukum Maksimal, Nur Asri:”Ini Kejahatan Kemanusiaan!”

    Kopri PMII Mamasa Desak Pelaku Predator Anak Dihukum Maksimal, Nur Asri:”Ini Kejahatan Kemanusiaan!”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur yang mencuat di Kabupaten Mamasa memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Diketahui, kasus ini dialami seorang anak berusia 15 tahun di Kabupaten Mamasa. Mirisnya, pelaku diduga oknum Pegawai Negeri Sipil di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa. Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Kopri […]

  • Bupati Mateng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Hadapi Kekeringan Ekstrem

    Bupati Mateng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Hadapi Kekeringan Ekstrem

    • 0Komentar

    MAMUJU, TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan yang tengah terjadi di daerah, khususnya dampak kekeringan ekstrem yang berlangsung dalam dua bulan terakhir. Arsal mengatakan, kondisi kekeringan tidak hanya menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, tetapi juga mulai […]

expand_less