Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Dua Titik Api Picu Kepanikan Warga Majene

Dua Titik Api Picu Kepanikan Warga Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kemunculan dua titik api dalam skenario simulasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) membuat suasana di wilayah Kabupaten Majene seolah berada dalam kondisi darurat. Skenario tersebut menjadi bagian dari Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Karhutlah yang digelar Kodim 1401/Majene untuk menguji kesiapan personel serta koordinasi lintas sektor menghadapi ancaman kebakaran di musim kemarau.

Kegiatan berlangsung pada Kamis, 3 September 2026, mulai pukul 08.10 Wita di Lapangan Makodim 1401/Majene, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Apel dipimpin Bupati Majene Dr. H. Andi Sukri Tamalele, S.E., M.M., dengan Kapten Inf Syarifuddin selaku Komandan Apel dan Kapten Inf Usman Kardi sebagai Perwira Apel. Sekitar 120 orang yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, SAR, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, relawan serta tim penanggulangan Karhutlah turut ambil bagian.

Dalam amanatnya, Bupati Majene menegaskan bahwa ancaman Karhutlah harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Kabupaten Majene memiliki wilayah hutan dan lahan yang luas sehingga potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau, perlu diantisipasi sejak dini.

“Karhutlah bukan hanya membakar pohon, tetapi juga membakar masa depan kita,” tegasnya dalam amanat apel.

Menurut Bupati, dampak Karhutlah dapat dirasakan langsung masyarakat, mulai dari gangguan kesehatan akibat asap, kerusakan habitat satwa dan sumber air, hingga kerugian ekonomi karena lahan pertanian dan perkebunan masyarakat dapat ikut terbakar.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kondisi darurat.

“Simulasi hari ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah latihan nyata untuk menguji kesiapan kita, kekompakan lintas sektor, serta peralatan yang kita miliki,” ujarnya.

Bupati menyebut tiga hal utama yang harus menjadi perhatian dalam penanggulangan Karhutlah, yakni pencegahan, deteksi dini, serta pemadaman secara cepat dan tepat.

Pemerintah Kabupaten Majene, kata dia, berkomitmen mendukung kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutlah, termasuk kendaraan pemadam, pompa air dan alat pelindung diri bagi para relawan.

Usai apel sekitar pukul 08.25 Wita, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan personel dan simulasi penanganan kebakaran. Pada pukul 08.50 Wita, tim bergerak melaksanakan simulasi Karhutlah di Lingkungan Tunda, Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur.

Dalam skenario tersebut, petugas dituntut bergerak cepat setelah adanya gambaran dua titik api yang berpotensi meluas. Skenario ini menggambarkan kondisi yang dapat menimbulkan kepanikan masyarakat apabila kebakaran tidak segera ditangani.

Berbagai unsur kemudian dikerahkan untuk melakukan penanganan, mulai dari deteksi lokasi, koordinasi antarinstansi, pemadaman, pengamanan area hingga dukungan kesehatan.

Sekitar pukul 09.10 Wita, rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau Posko Simulasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah). Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan personel, mekanisme koordinasi serta kelengkapan pendukung penanganan kebakaran.

Kegiatan yang melibatkan unsur Kodim 1401/Majene, Pos Angkatan Laut, Polres Majene, Unit SAR, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, Tim Gala Karhutlah dan tim kesehatan tersebut berakhir sekitar pukul 10.00 Wita dalam keadaan aman dan tertib.

Sementara itu, Dandim 1401 Majene Letkol Czi. Aji Setyawan, S.H., M.I.P., mengatakan
meski dua titik api tersebut merupakan bagian dari skenario simulasi, kegiatan ini menjadi peringatan bahwa ancaman Karhutlah membutuhkan kewaspadaan bersama. Kecepatan informasi, kesiapan personel, kelengkapan peralatan serta keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Dandim 1401 Majene juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di wilayah hutan maupun lahan.

Pesan utama dari simulasi ini jelas: jangan menunggu api membesar. Deteksi dini dan tindakan cepat menjadi kunci menyelamatkan hutan, lingkungan, kesehatan, serta perekonomian masyarakat Majene.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Almarhum wafat akibat serangan jantung. Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran […]

  • Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Pendapatan Daerah

    Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Pendapatan Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju  Sulbarupdate.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal dalam rangka mematangkan persiapan bahan Rapat Pimpinan (Rapim) sektor pendapatan. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bapenda Sulbar, Rabu, 14 Januari 2026, dan dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi […]

  • Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan layanan publik, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula RSUD Kabupaten Majene tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, akademisi, media, serta jajaran […]

  • Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi akan digelar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Nonton bereng ini akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai di Aula Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Osango. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum, mahasiswa, aktivis, komunitas, hingga pegiat lingkungan […]

  • Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penanganan kasus dugaan kerugian negara sebesar Rp81 miliar berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Mamasa kini menjadi sorotan publik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa didesak untuk membuka tabir perkembangan kasus tersebut secara transparan guna menghindari spekulasi liar di masyarakat. Mantan Ketua GMNI Mamasa, Rihardes Langi’ Memanna, menegaskan bahwa perkara yang saat […]

  • Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu Dibekuk Polisi di Polman

    Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu Dibekuk Polisi di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Polewali Mandar (Polman) berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Pengungkapan kasus barang haram itu merupakan pengembangan kasus yang dilakukan pada Sabtu, (29/8/2026) lalu. Sat Narkoba Polres Polam berhasil amankan dua orang terduga pelaku berinisial AP, dan H alias PA. Selain itu polisi juga berhasil menyita sejumlah […]

expand_less