Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat (Sulbar) mengecam keras dugaan aksi pengeroyokan terhadap salah satu kadernya di Kabupaten Mamuju. Aksi kekerasan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun. Ia menilai aksi itu sebagai bentuk premanisme yang mencederai nilai kemanusiaan dan hukum.

“Kami mengecam keras tindakan pengecut dan brutal yang diduga dilakukan oleh oknum SPPG terhadap kader kami. Ini bukan hanya penyerangan fisik, tetapi ancaman nyata terhadap ruang aman berorganisasi dan nilai HAM di Sulawesi Barat,” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2026).

Akbar menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan untuk memperkuat laporan hukum. PKC PMII Sulbar mendesak aparat kepolisian, khususnya Polresta Mamuju, untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan objektif.

Dalam pernyataan sikapnya, PKC PMII Sulbar melayangkan tiga tuntutan utama kepada aparat penegak hukum.

Pihaknya mendesak polisi segera menangkap dan memproses hukum seluruh oknum SPPG yang terlibat dalam aksi pengeroyokan.

Pihaknya juga meminta aparat memberikan jaminan keamanan bagi korban dan saksi selama proses hukum berjalan.

Mengajak seluruh elemen kepemudaan dan masyarakat di Sulbar untuk menolak segala bentuk kekerasan dalam dinamika gerakan.

Mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan, Akbar mengimbau seluruh kader dan simpatisan PMII di Sulawesi Barat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi balasan secara anarkis. Kendati demikian, ia meminta seluruh pengurus untuk tetap mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami instruksikan kepada seluruh sahabat PMII se-Sulbar untuk merapatkan barisan. Kita kawal kasus ini bersama-sama agar hukum ditegakkan seadil-adilnya. Jika pihak kepolisian lambat merespons, kami siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan,” pungkas Akbar.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Korban Kebakaran di Mamasa, Sulfikar Salurkan Santunan Pribadi

    Kunjungi Korban Kebakaran di Mamasa, Sulfikar Salurkan Santunan Pribadi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Anggota legislatif daerah pemilihan Sulawesi Barat, Sulfikar, lakukan kunjungan kemanusiaan untuk menemui para korban musibah kebakaran di Lingkungan Ranterasa, Kelurahan Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Senin (22/12/2025). Dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian sementara, Sulfikar menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa warga. Suasana saat Sulfikar kunjungi rumah warga […]

  • Setahun Rampung, Jembatan Rp 500 Juta di Mamuju Tengah Sudah Amblas dan Miring

    Setahun Rampung, Jembatan Rp 500 Juta di Mamuju Tengah Sudah Amblas dan Miring

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Sebuah jembatan beton sepanjang 14 meter di Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan tajam warga setempat. Meski baru rampung dikerjakan pada pertengahan 2025 lalu, infrastruktur yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut sudah mengalami kerusakan parah hingga amblas sedalam 55 sentimeter (cm). ​Pantauan di […]

  • BPK RI Sulbar Rilis Temukan Pengelolaan BTT Mamasa T.A 2025, Ini Langkah Tim Tindak lanjut!

    BPK RI Sulbar Rilis Temukan Pengelolaan BTT Mamasa T.A 2025, Ini Langkah Tim Tindak lanjut!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Barat menemukan sejumlah persoalan dalam realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2025. Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten (LKPD) Mamasa Tahun Anggaran 2025. Dalam pemeriksaannya, BPK mencatat Pemkab Mamasa mengalokasikan anggaran BTT sebesar Rp4,25 […]

  • Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    • 0Komentar

    Nasional – Sulbarupdate.id – Penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mengikuti tren global menuju kendaraan ramah lingkungan. Data resmi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa pada 2024, penjualan mobil listrik (battery electric vehicle/BEV) mencapai 43.188 unit atau sekitar 5% dari total penjualan mobil nasional. Angka ini […]

  • DPP Perindo Resmi Pecat Anggota DPRD Polman Rudi Fair, Ini Alasannya

    DPP Perindo Resmi Pecat Anggota DPRD Polman Rudi Fair, Ini Alasannya

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) resmi memberhentikan Rudi Fair dari keanggotaan partai. Keputusan ini berdampak langsung pada posisinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Pemberhentian tersebut dikonfirmasi oleh Ketua DPD Perindo Polman, Arham. Ia menyatakan bahwa tindakan tegas ini diambil karena Rudi dinilai tidak […]

  • Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Sondong Layuk, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Insiden diduga dipicu adanya persoalan batas lokasi lahan hingga mengakibatkan seorang perempuan berinisial N alias MA menjadi korban. ​Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (04/04/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Terduga pelaku, […]

expand_less