Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

PKC PMII Sulbar Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader oleh Oknum SPPG di Mamuju

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
  • visibility 352
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat (Sulbar) mengecam keras dugaan aksi pengeroyokan terhadap salah satu kadernya di Kabupaten Mamuju. Aksi kekerasan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun. Ia menilai aksi itu sebagai bentuk premanisme yang mencederai nilai kemanusiaan dan hukum.

“Kami mengecam keras tindakan pengecut dan brutal yang diduga dilakukan oleh oknum SPPG terhadap kader kami. Ini bukan hanya penyerangan fisik, tetapi ancaman nyata terhadap ruang aman berorganisasi dan nilai HAM di Sulawesi Barat,” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2026).

Akbar menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan untuk memperkuat laporan hukum. PKC PMII Sulbar mendesak aparat kepolisian, khususnya Polresta Mamuju, untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan objektif.

Dalam pernyataan sikapnya, PKC PMII Sulbar melayangkan tiga tuntutan utama kepada aparat penegak hukum.

Pihaknya mendesak polisi segera menangkap dan memproses hukum seluruh oknum SPPG yang terlibat dalam aksi pengeroyokan.

Pihaknya juga meminta aparat memberikan jaminan keamanan bagi korban dan saksi selama proses hukum berjalan.

Mengajak seluruh elemen kepemudaan dan masyarakat di Sulbar untuk menolak segala bentuk kekerasan dalam dinamika gerakan.

Mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan, Akbar mengimbau seluruh kader dan simpatisan PMII di Sulawesi Barat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi balasan secara anarkis. Kendati demikian, ia meminta seluruh pengurus untuk tetap mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami instruksikan kepada seluruh sahabat PMII se-Sulbar untuk merapatkan barisan. Kita kawal kasus ini bersama-sama agar hukum ditegakkan seadil-adilnya. Jika pihak kepolisian lambat merespons, kami siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan,” pungkas Akbar.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

    Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menunjukkan respons tanggap dengan meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang masif di Desa Periangan, Kecamatan Tabulahan, pada Minggu, 7 Desember 2025. Melihat skala kerusakan dan material longsor yang signifikan, Welem Sambolangi segera menginstruksikan mobilisasi dua unit alat berat guna mempercepat pembersihan material dan pembukaan kembali akses jalan […]

  • Hibah Lahan Disiapkan, Pengembangan Bandara Tampa Padang Dipercepat

    Hibah Lahan Disiapkan, Pengembangan Bandara Tampa Padang Dipercepat

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate – Upaya memperkuat konektivitas udara di Sulawesi Barat terus dipacu Pemerintah Provinsi Sulbar. Salah satu langkah krusial yang kini dimatangkan adalah penuntasan pembebasan serta hibah lahan sebagai fondasi pengembangan Bandara Tampa Padang. Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub), Pemprov Sulbar menggelar rapat persiapan hibah lahan bandara tahap awal, Kamis, […]

  • BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Diduga Jadi Korban Penganiayaan Gegara Antrian di SPBU Lambanan

    BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Diduga Jadi Korban Penganiayaan Gegara Antrian di SPBU Lambanan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Seorang pria diduga menjadi korban penganiayaan setelah terjadi persoalan terkait antrean pembelian BBM menggunakan jeriken di SPBU Lambanan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Informasi tersebut mencuat melalui sebuah unggahan media sosial Facebook oleh akun Uchu Danunan, Selasa (25/8/2026) pagi. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa korban diduga mengalami penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan. Unggahan […]

  • Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan dunia ilmiah internasional. Berdasarkan laporan terbaru dari Komite Ilmiah PBB untuk Efek Radiasi Atom (UNSCEAR) tahun 2024, Mamuju tercatat memiliki tingkat paparan radiasi alam yang jauh melampaui rata-rata global. ​Dalam laporan bertajuk UNSCEAR 2024 Report – Annex B, Mamuju resmi dikategorikan sebagai High Natural Background […]

  • Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah mobil dinas berplat merah dengan nomor polisi DC 1016 D mendadak viral dan memicu keluhan publik.  Kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza berwarna hitam tersebut dilaporkan telah terparkir sembarangan selama dua minggu berturut-turut di depan sebuah toko di Jalan Demmamusu’, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Berdasarkan unggahan warga yang beredar di grup […]

  • Pria di Mamuju Curi Buah Sawit Buat Bayar Cicilan Motor, Pelaku Dibekuk Polisi

    Pria di Mamuju Curi Buah Sawit Buat Bayar Cicilan Motor, Pelaku Dibekuk Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Polresta Mamuju kembali memetik hasil dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Marano 2026. Di hari kedua operasi, polisi berhasil membekuk seorang pria berinisial SD alias Dimang (32) yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian buah sawit. Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan oleh […]

expand_less