Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Masyarakat Desak Tes Urine Seluruh Pegawai PDAM Usai Penetapan Tersangka Kasus Narkoba

Masyarakat Desak Tes Urine Seluruh Pegawai PDAM Usai Penetapan Tersangka Kasus Narkoba

  • account_circle Juita
  • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
  • visibility 1.061
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Penetapan salah seorang oknum pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika memicu reaksi dari sejumlah elemen masyarakat. 

Mereka mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Majene, untuk melakukan tes urine secara menyeluruh terhadap seluruh pegawai PDAM guna memastikan tidak adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan perusahaan daerah tersebut.

Desakan tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat, Asnawi, saat diwawancarai sejumlah awak media pada Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, pengungkapan kasus yang melibatkan salah satu pegawai PDAM seharusnya menjadi pintu masuk bagi aparat untuk melakukan penelusuran lebih mendalam terkait kemungkinan adanya jaringan atau sindikat yang beroperasi di lingkungan instansi tersebut.

“Di kantor PDAM diduga ada sindikat narkoba. Tapi baru satu orang ditangkap,” ujar Asnawi.

Ia menilai langkah tes urine massal penting dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan sekaligus pembuktian bahwa lingkungan kerja PDAM bebas dari penyalahgunaan narkotika. Selain itu, pemeriksaan menyeluruh juga dinilai dapat menghilangkan spekulasi dan keresahan yang berkembang di tengah masyarakat pasca terungkapnya kasus tersebut.

Menurut Asnawi, PDAM merupakan salah satu perusahaan daerah yang memberikan pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat. 

Karena itu, integritas dan profesionalisme seluruh pegawai harus menjadi perhatian serius. 

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba oleh aparatur maupun pegawai pelayanan publik dapat berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Masyarakat tentu berharap pelayanan publik dijalankan oleh sumber daya manusia yang bersih dari narkoba. Karena itu perlu ada langkah konkret untuk memastikan seluruh pegawai benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Lebih lanjut, ia meminta agar tes urine tidak hanya dilakukan sebagai respons sesaat terhadap kasus yang mencuat, tetapi menjadi bagian dari pengawasan rutin yang melibatkan instansi terkait seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, dan pemerintah daerah.

Desakan serupa juga muncul dari sejumlah warga yang berharap aparat penegak hukum tidak berhenti pada penangkapan satu orang tersangka. 

Mereka meminta dilakukan pengembangan kasus secara menyeluruh untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar.

Menurut mereka, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara komprehensif dan tanpa pandang bulu. 

Jika ditemukan adanya indikasi keterlibatan oknum lain, aparat diminta menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini juga menjadi perhatian masyarakat karena narkotika dinilai sebagai ancaman serius yang dapat merusak produktivitas kerja, kesehatan, serta masa depan generasi muda. 

Oleh sebab itu, berbagai pihak berharap momentum pengungkapan kasus tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan peredaran narkoba di seluruh instansi pemerintah maupun perusahaan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM maupun Polres Majene terkait kemungkinan pelaksanaan tes urine massal terhadap seluruh pegawai. 

Namun masyarakat berharap langkah tersebut dapat segera dilakukan guna memberikan kepastian dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pelayanan daerah.

Selain mendukung upaya penegakan hukum, masyarakat juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkotika dengan meningkatkan pengawasan, kepedulian lingkungan, serta keberanian melaporkan jika menemukan indikasi peredaran narkoba di wilayah masing-masing. 

Dengan demikian, upaya menciptakan lingkungan kerja dan kehidupan sosial yang sehat serta bebas narkoba dapat terwujud secara berkelanjutan.(**)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah yang menimpa warga, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung di tiga titik lokasi bencana pada Jumat (30/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, serta sejumlah pejabat lintas instansi. Pemerintah daerah tidak datang dengan tangan kosong. Bersama Badan Penanggulangan […]

  • Rusdi Masse Inisiasi Rumah Peduli Mario

    Rusdi Masse Inisiasi Rumah Peduli Mario

    • 0Komentar

    Sidrap, Sulbarupdate.id – Upaya melawan bahaya narkotika di Sulawesi Selatan terus diperkuat. Wakil Ketua Komisi III DPR RI H. Rusdi Masse (RMS) menginisiasi pendirian balai rehabilitasi narkoba berbasis masyarakat yang akan melayani wilayah Sidrap, Enrekang, Pinrang, Parepare, dan Soppeng. Sabtu, 3/1/2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Rumah Peduli Mario di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Peresmian […]

  • Aktivis Mamasa Ultimatum Kontraktor RSUD Kondosapata’ Terkait Pemberdayaan Lokal

    Aktivis Mamasa Ultimatum Kontraktor RSUD Kondosapata’ Terkait Pemberdayaan Lokal

    • 0Komentar

    MAMASA, Mamasa – Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata’ yang merupakan “hadiah” dari Presiden Joko Widodo untuk Kabupaten Mamasa mulai menuai sorotan tajam. Aktivis setempat melayangkan ultimatum keras kepada pemegang proyek agar memprioritaskan pemberdayaan tenaga kerja dan pengusaha lokal selama masa konstruksi. Pasca peletakan batu pertama beberapa waktu lalu, ekspektasi masyarakat terhadap dampak […]

  • SDN 26 Pakkola Tampil Memukau Di Depan Juri dan Penonton di Semarak Merdeka 2026

    SDN 26 Pakkola Tampil Memukau Di Depan Juri dan Penonton di Semarak Merdeka 2026

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme dan kreativitas pelajar di Kabupaten Majene semakin terasa. Salah satunya ditunjukkan oleh siswa-siswi SDN 26 Pakkola yang tampil memukau di hadapan dewan juri dan penonton dalam ajang Semarak Merdeka 2026 yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, […]

  • PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

    PKC PMII Sulbar Desak Pemda Kabupaten dan Gubernur Tak Lepas Tangan Soal Karut-Marut Data Desil Kemiskinan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id- Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat menyuarakan kritik keras terhadap pemerintah daerah (Pemda) kabupaten se-Sulbar terkait karut-marut data desil masyarakat miskin. PMII menilai Pemda kabupaten terkesan lepas tangan dan berlindung di balik alasan klasik saat mendapati tingginya angka desil yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Ketua Bidang […]

  • Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) Idham Halik turun langsung memantau persiapan pembersihan lahan lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis, 18 Desember 2025. Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. […]

expand_less