Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Kopri PMII Mamasa Desak Pelaku Predator Anak Dihukum Maksimal, Nur Asri:”Ini Kejahatan Kemanusiaan!”

Kopri PMII Mamasa Desak Pelaku Predator Anak Dihukum Maksimal, Nur Asri:”Ini Kejahatan Kemanusiaan!”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur yang mencuat di Kabupaten Mamasa memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat.

Diketahui, kasus ini dialami seorang anak berusia 15 tahun di Kabupaten Mamasa. Mirisnya, pelaku diduga oknum Pegawai Negeri Sipil di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa.

Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Kopri PMII) Cabang Mamasa secara tegas mengutuk aksi tersebut dan menuntut keadilan bagi korban.

Ketua Kopri PMII Mamasa, Nur Asri, menyatakan bahwa tindakan kekerasan seksual terhadap anak merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan yang sangat serius karena berdampak pada kerusakan masa depan generasi muda.

“Ini bukan sekadar khilaf, ini adalah kejahatan kemanusiaan. Pelaku bertindak atas nafsu yang merusak masa depan generasi kita. Kami menuntut hukuman seberat-beratnya tanpa celah untuk diringankan,” tegas Nur Asri, kepada Sulbarupdate.id, Kamis (7)5)2026).

Selain menuntut sanksi maksimal bagi pelaku, Kopri PMII Mamasa juga memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum (APH). Mereka mendesak agar penanganan perkara ini dilakukan secara profesional tanpa ada intervensi dari pihak luar.

Kopri PMII Mamasa meminta proses hukum dilakukan secara terbuka agar publik dapat memantau perkembangan kasus.

Pihaknya juga mendesak APH agar tidak memberikan ruang negosiasi atau peringanan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual anak.

Nur Asri mengaku aka terus memastikan penyidikan berjalan murni tanpa campur tangan atau intervensi dari pihak manapun.

Nur Asri menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau jalannya proses hukum hingga vonis dijatuhkan.

Menurutnya, respons cepat dan tegas dari pihak kepolisian dan kejaksaan sangat diperlukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Mamasa, khususnya kaum perempuan dan anak-anak.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam publik di Mamasa. Kemarahan warga kian memuncak seiring desakan agar pemerintah daerah dan lembaga terkait memberikan pendampingan trauma yang intensif bagi korban.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus HIV Tahun 2025 di Sulbar Melonjak, Polman Tertinggi Disusul Mamuju

    Kasus HIV Tahun 2025 di Sulbar Melonjak, Polman Tertinggi Disusul Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Barat (Sulbar) terus meningkatkan upaya penemuan kasus HIV seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan tes kesehatan. Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan kasus positif baru yang terdeteksi, menyoroti urgensi penanganan di tingkat kabupaten. Pengelola HIV Dinkes Sulbar, Nurul Iman, mengungkapkan bahwa kerja keras dalam skrining dan pelacakan […]

  • Aktivis Desak Kejari Mamasa Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BTT di Dinas PUPR

    Aktivis Desak Kejari Mamasa Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana BTT di Dinas PUPR

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan penyalahgunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamasa kini tengah jadi sorotan publik. Kasus yang diduga merugikan negara hingga hampir Rp1 miliar tersebut dilaporkan sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa. ​Isu ini mencuat ke publik seiring dengan adanya rencana […]

  • Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi melantik delapan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) hasil seleksi terbuka LAN RI Makassar dalam prosesi khidmat di Tribun Lapangan Kondosapata, Jumat (10/04/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan agar para pejabat baru lebih aktif bekerja di lapangan daripada menghabiskan waktu di balik meja. ​Berikut daftar delapan pejabat eselon II […]

  • Petani Mamasa di Berbagai Tempat, Dukung Penuh Program MBG

    Petani Mamasa di Berbagai Tempat, Dukung Penuh Program MBG

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Dari Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat kini Bunyi Suara diberbagai Tempat atau Wilayah yang Asalnya dari Para Petani. Mereka dengan Lantang Menyuarakan Dukungan Penuh kepada Program Strategis Presiden Saat ini, yaitu Program Makan Bergisi Gratis (MBG). Saat tim media baik berkunjung maupun komunikasi lewat Telpon (via whatsapp) kebeberapa wilayah ditingkat kecamatan dan […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra Periode Februari 2026 Sebesar Rp 3.179,72 Per Kilogram

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Pekebun Mitra Periode Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung Selasa (10 Februari 2026). Rapat dipimpin dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, didampingi Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan, Agustina Palimbong. Dalam rapat tersebut, […]

  • Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aliansi Masyarakat Gentungan Raya melakukan aksi protes keras dengan menyita satu unit alat berat jenis excavator milik perusahaan tambang pasir CV Sinar Harapan di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu (24/1/2026) kemarin. Penyitaan ini merupakan puncak kekesalan warga terhadap aktivitas penambangan di Sungai Gentungan yang dinilai telah merusak ekosistem dan mengancam lingkungan pemukiman […]

expand_less