Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

Hati-Hati! Oknum Penipu Catut Nama Kapolresta Mamuju, Modus Minta Bantuan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 530
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Sebuah taktik penipuan yang kian meresahkan dengan mencatut identitas figur pejabat kepolisian di Mamuju, Sulawesi Barat, kembali terulang.

Kali ini, aksi kejahatan siber tersebut menyasar nama dan foto profil Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, sebagai alat untuk memuluskan tindak pidana.

Modus operandi yang digunakan pelaku adalah menghubungi beberapa kepala desa melalui platform komunikasi digital WhatsApp.

Pelaku secara sistematis mengklaim diri sebagai Kapolresta Mamuju, menggunakan diksi yang formal dan meyakinkan untuk membangun kredibilitas, seraya mengajukan dalih permintaan bantuan tertentu kepada para penerima pesan.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir membenarkan adanya informasi tersebut.

Ia mengatakan, saat ini pihak berwenang sedang melakukan proses penyelidikan intensif.

Dengan tegas Herman Basir, menyebutkan bahwa Kapolresta Mamuju, tidak pernah sekalipun mengajukan permintaan bantuan dalam bentuk apa pun, baik kepada perangkat desa maupun entitas lainnya.

Lebih lanjut ditekankan bahwa nomor WhatsApp yang dimanfaatkan oleh pelaku adalah nomor ilegal dan tidak terafiliasi dengan nomor resmi Kapolresta Mamuju.

Atas hal itu, diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para kepala desa, untuk senantiasa meningkatkan derajat kewaspadaan.

Ia minta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh atau merespons permintaan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.

“Terutama jika permintaan tersebut menyangkut bantuan finansial, data pribadi, atau informasi sensitif lainnya,” ungkapnya.

Apabila masyarakat menerima pesan yang menunjukkan indikasi kecurigaan dengan modus yang serupa, berikut langkah-langkah proaktif wajib segera dilakukan:

1. Abaikan dan Tolak Respons: Tidak menanggapi atau merespons komunikasi dari nomor yang mencurigakan.

2. Proteksi Aset dan Data: Tidak menyalurkan dana, menyerahkan data pribadi, atau informasi penting lainnya kepada pihak yang meminta.

3. Verifikasi Resmi: Segera lakukan konfirmasi keabsahan informasi melalui saluran resmi Kepolisian, yaitu call center 110 Polri.

4. Laporkan Insiden: Melaporkan kejadian penipuan tersebut kepada aparat penegak hukum terdekat.

Pihak Kepolisian Republik Indonesia saat ini sedang mengintensifkan upaya penelusuran guna mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan ini.

Masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan tindak pidana penipuan dengan tetap memegang prinsip waspada dan bersikap kritis terhadap setiap informasi yang diterima.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG untuk 2.073 Penerima Manfaat

    SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG untuk 2.073 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui SPPG Mehalaan, Desa Mehalaan Barat Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (9/9/2026). Penyaluran menyasar anak sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B yang terdiri atas balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kepala SPPG Mamasa Mehalaan,Muh. Ridwan, […]

  • Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

    Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

    • 0Komentar

    JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pilar utama pemerintahan baru kini memasuki babak evaluasi krusial. Menteri Keuangan Purbaya secara mengejutkan mengusulkan kepada Presiden agar mekanisme penyaluran program tersebut dirombak total dari penyediaan makanan siap saji menjadi bantuan tunai langsung kepada orang tua siswa. Dalam usulannya, Menkeu Purbaya menekankan bahwa skema pemberian uang […]

  • Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penanganan kasus dugaan kerugian negara sebesar Rp81 miliar berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Mamasa kini menjadi sorotan publik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa didesak untuk membuka tabir perkembangan kasus tersebut secara transparan guna menghindari spekulasi liar di masyarakat. Mantan Ketua GMNI Mamasa, Rihardes Langi’ Memanna, menegaskan bahwa perkara yang saat […]

  • Polisi Ungkap Motif Meninggalnya Lansia Dalam Kamar di Majene, Begini Kronologinya!

    Polisi Ungkap Motif Meninggalnya Lansia Dalam Kamar di Majene, Begini Kronologinya!

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Majene akhirnya mengungkap tabir di balik kasus kematian tragis seorang lanjut usia di Lingkungan Baruga, Kelurahan Baruga, Kecamatan Banggae Timur. Korban yang diketahui bernama Nursam (65) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di dalam kamar rumahnya pada awal Mei 2026. Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, menjelaskan […]

  • Antrian Solar Mengular di SPBU Benteng Tobadak, Sopir Keluhkan Waktu Terbuang

    Antrian Solar Mengular di SPBU Benteng Tobadak, Sopir Keluhkan Waktu Terbuang

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Benteng, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mengular hingga ke ruas Jalan Trans Sulawesi Mamuju-Palu, Minggu (13/9/2026). Pantauan Sulbarupdate.id di lokasi, antrean didominasi kendaraan truk roda enam. Panjangnya antrean turut mempersempit arus lalu lintas dan memicu kepadatan, terutama […]

  • Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan oleh kelompok pemuda dari pelosok Kabupaten Mamasa untuk menyuarakan aspirasi mereka. Mereka mendesak pemerintah daerah setempat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai telah lama terabaikan. ​Melalui wadah Forum Pemerhati Pembangunan Desa Burana, Pangadaran, dan Baruru, para pemuda ini menyatukan sikap […]

expand_less