Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 553
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sorotan publik terhadap hubungan antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah kembali mencuat di Sulawesi Barat.

Kali ini, perhatian masyarakat tertuju kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar setelah menerima dua ekor sapi kurban dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjelang Hari Raya Idul Adha.

Pemberian hewan kurban tersebut memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat.

Sejumlah kalangan menilai penyerahan bantuan kurban dari pihak eksekutif kepada institusi penegak hukum berpotensi menimbulkan persepsi negatif di ruang publik, terlebih dalam situasi ketika independensi aparat penegak hukum menjadi perhatian utama masyarakat.

Sorotan semakin menguat setelah gabungan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sulbar secara terbuka melayangkan mosi tidak percaya kepada Kejati Sulbar.

Mereka mempertanyakan etika serta independensi institusi hukum apabila terlihat terlalu dekat dengan pemerintah daerah yang sewaktu-waktu dapat menjadi objek pengawasan maupun penegakan hukum.

Gabungan LSM Sulbar dalam pernyataannya menyebut bahwa persoalan utama bukan semata-mata nilai bantuan hewan kurban tersebut, melainkan dampak persepsi yang muncul di masyarakat.

Menurut mereka, aparat penegak hukum seharusnya menjaga jarak profesional dengan pihak eksekutif agar tidak menimbulkan dugaan adanya hubungan yang dapat memengaruhi objektivitas penanganan perkara.

“Publik membutuhkan lembaga hukum yang berdiri netral dan independen. Ketika ada kedekatan yang terlalu terlihat antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, maka wajar jika masyarakat mempertanyakan integritas dan independensinya,” ujar salah satu perwakilan LSM dalam keterangannya.

Mereka juga menilai bahwa simbol-simbol kedekatan seperti pemberian bantuan atau fasilitas dari pemerintah kepada aparat penegak hukum dapat memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat, terutama dalam situasi ketika publik sedang menyoroti berbagai isu tata kelola pemerintahan daerah.

Sebagai bentuk protes moral, gabungan LSM Sulbar mengaku telah menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Kejati Sulbar.

Langkah tersebut disebut sebagai bentuk kritik terbuka agar institusi penegak hukum tetap menjaga marwah dan independensi lembaga.

Dalam pernyataannya, mereka meminta agar seluruh aparat penegak hukum di daerah lebih berhati-hati menerima bantuan, hibah, maupun bentuk pemberian lain dari pihak yang memiliki hubungan langsung dengan kekuasaan pemerintahan.

LSM juga meminta agar Kejati Sulbar memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat guna menghindari berkembangnya asumsi negatif yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

Sejumlah pengamat hukum dan pemerhati kebijakan publik turut memberikan tanggapan atas polemik tersebut.

Mereka menilai bahwa dalam konteks etika kelembagaan, aparat penegak hukum memang dituntut menjaga jarak profesional dengan lembaga eksekutif.

Menurut mereka, meskipun bantuan hewan kurban dapat dipandang sebagai bentuk silaturahmi atau kegiatan sosial keagamaan, namun sensitivitas publik terhadap independensi aparat hukum saat ini sangat tinggi.

“Dalam perspektif etika publik, bukan hanya soal ada atau tidaknya pelanggaran aturan, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat. Aparat hukum harus menghindari hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik persepsi,” ujar seorang pengamat hukum di Majene.

Ia menambahkan bahwa lembaga penegak hukum harus tampil independen, tidak hanya dalam tindakan, tetapi juga dalam simbol dan hubungan sosial dengan pihak yang diawasi.(***) 

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rudianto Lallo Menagih Etika Negarawan Hakim Mahkamah Konstitusi

    Rudianto Lallo Menagih Etika Negarawan Hakim Mahkamah Konstitusi

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID— Peringatan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) kepada Hakim Konstitusi Anwar Usman menjadi penanda bagaimana kekuasaan kehakiman diuji, bukan hanya lewat putusan, tetapi melalui disiplin dan keteladanan para penjaga konstitusi. Di tengah sorotan publik terhadap Mahkamah Konstitusi, suara dari Senayan kembali mengingatkan. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan […]

  • BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

    BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Guna menjamin keamanan pangan selama bulan suci Ramadhan, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Topoyo dan Tobadak, Kamis (26/2/2026). ​Sidak yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini menyasar ritel modern, pasar tradisional, hingga lapak penjaja […]

  • 4 Rumah Warga di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

    4 Rumah Warga di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Empat unit rumah milik warga di Lingkungan Galung Utara, Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene Sulawesi Barat dilalap api pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 10.30 Wita. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga berawal dari rumah milik As’ad (Acca), seorang […]

  • Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aroma kemenyan dan semangat persaudaraan menyatu dalam sebuah ritual tahunan yang sakral di Dusun Saludadeko, Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Senin (27/4/2026). Keheningan wilayah Pitu Ulunna Salu (PUS) pecah oleh antusiasme ratusan pemuda penghayat kepercayaan. Mereka berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan untuk meneguhkan eksistensi identitas dalam bingkai keberagaman. Kegiatan bertajuk […]

  • Piala Dunia 2026: Enam Tiket Tersisa Untuk Siapa Saja?

    Piala Dunia 2026: Enam Tiket Tersisa Untuk Siapa Saja?

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Sudah ada 42 negara yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026, dengan demikian masih ada enam tiket tersisa untuk berlaga pada pesta sepak bola dunia tahun depan. Belgia, Australia, Swiss, Spanyol, Skotlandia, Panama, Haiti, dan Curacao menjadi delapan negara terakhir yang semringah menyambut keberhasilan melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 pada […]

  • ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    • 0Komentar

    Madrid, Sulbarupdate.id — Laga sengit bertajuk final Copa del Rey Spanyol mempertemukan dua raksasa La Liga, Atletico Madrid kontra Barcelona FC, yang digelar di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Jumat, 13 Februari 2026. Sejak kick-off dimulai, pertandingan langsung berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim sama-sama tampil menekan dan saling melancarkan serangan cepat, mencerminkan duel dua kekuatan […]

expand_less