Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 475
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Guna menjamin keamanan pangan selama bulan suci Ramadhan, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Topoyo dan Tobadak, Kamis (26/2/2026).

​Sidak yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini menyasar ritel modern, pasar tradisional, hingga lapak penjaja takjil. Fokus utamanya adalah memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat bebas dari zat berbahaya.

​Berdasarkan hasil uji cepat (rapid test) terhadap 18 sampel takjil yang diambil secara acak, petugas menyatakan seluruh sampel tersebut aman dikonsumsi.

​Perwakilan BPOM Mamuju, Ardianto Agus, menjelaskan bahwa parameter pengujian meliputi empat zat berbahaya yang kerap disalahgunakan dalam pangan.

​”Dari 18 sampel yang kami uji cepat, baik itu pengujian Rhodamin B, Metanil Yellow, Boraks, maupun Formalin, alhamdulillah semuanya menunjukkan hasil negatif. Jadi, takjil yang dijual di sini aman dikonsumsi,” papar Agus.

​Meski sampel takjil dinyatakan aman, tim gabungan justru menemukan sejumlah pelanggaran pada sarana distribusi ritel modern saat pengawasan pagi hari. Petugas menemukan beberapa produk pangan olahan dalam kondisi rusak dan melewati masa kedaluwarsa.

​”Kami menemukan beberapa jenis roti, biskuit, dan sirup yang sudah kedaluwarsa. Selain itu, ada juga produk susu kaleng yang kemasannya sudah rusak atau penyok sehingga tidak layak konsumsi. Namun, untuk produk tanpa izin edar, sejauh ini belum ditemukan,” tambah Agus.

​Di sisi lain, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Mateng, Very, memberikan catatan khusus bagi pelaku UMKM terkait metode pengolahan makanan. Pihaknya masih menemukan pedagang yang menggunakan plastik sebagai pembungkus saat memasak lontong.

​Very mengimbau para pedagang untuk beralih ke bahan alami demi kesehatan konsumen.

​”Kami edukasi tadi penjual lontong agar tidak menggunakan kemasan plastik saat memasak. Plastik mengandung zat kimia yang bisa terurai saat terkena suhu tinggi dan masuk ke makanan. Sebaiknya diganti dengan daun kelapa atau pandan yang jauh lebih aman,” tegas Very.

​Kegiatan intensifikasi pengawasan pangan ini akan terus dilakukan secara berkala selama bulan Ramadhan dengan melibatkan stakeholder terkait, termasuk Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Mateng, demi memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

    PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sulawesi Barat melayangkan kritik keras dan kecaman mendalam kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Sorotan tajam ini merespons tragedi tewasnya lima orang calon manajer koperasi dalam kegiatan pelatihan fisik yang diselenggarakan oleh instansi tersebut. PKC PMII Sulbar menilai insiden maut ini sebagai bentuk kelalaian fatal, pelanggaran […]

  • Perkuat Tata Kelola Digital, DPMPTSP Sulbar Bahas Pemenuhan Indikator SPBE

    Perkuat Tata Kelola Digital, DPMPTSP Sulbar Bahas Pemenuhan Indikator SPBE

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — DPMPTSP Provinsi Sukawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat pembahasan pedoman evaluasi dan pemenuhan indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 102 Tahun 2026 terkait Pembentukan Tim Website/Pengelola SPBE Perangkat Daerah. Bertempat di Ruang Rapat DPMPTSP Sulbar, Jumat 13 Februari […]

  • Nyaris Culik Anak Dengan Modus Beri Cuan, Pria Asal Mamuju Tengah Dibekuk Polisi di Mamasa

    Nyaris Culik Anak Dengan Modus Beri Cuan, Pria Asal Mamuju Tengah Dibekuk Polisi di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keresahan menyelimuti warga Dusun Rea, Desa Tabang Barat, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Seorang pria berinisial S (26), warga Rante Kumbiling, Mamuju Tengah, terpaksa diamankan personel Polsek Pana dan warga setempat setelah diduga kuat melakukan percobaan penculikan terhadap seorang anak di bawah umur, Minggu (10/5/2026). Aksi dugaan penculikan ini menimpa […]

  • Polresta Mamuju Amankan 448 Gram Sabu Sepanjang 2025

    Polresta Mamuju Amankan 448 Gram Sabu Sepanjang 2025

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mamuju merilis laporan capaian kinerja tahunan terkait penanggulangan tindak pidana narkotika di wilayah hukum Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Terhitung sejak Januari hingga Desember 2025, kepolisian berhasil memutus rantai peredaran gelap narkotika dengan menyita barang bukti signifikan. Kasat Narkoba Polresta Mamuju, AKP Sigit Nugroho, dalam keterangan resminya […]

  • Peluang PPPK Paruh Waktu Jadi ASN, Begini Tanggapan Kepala BKN

    Peluang PPPK Paruh Waktu Jadi ASN, Begini Tanggapan Kepala BKN

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Pemerintah membuka peluang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. Hal itu dimungkinkan jika kondisi ekonomi daerah membaik atau meningkatnya kemampuan keuangan negara maupun daerah. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi Penuh Waktu sangat […]

  • PLTMH Sandapang, Cahaya yang Dinanti dari Pelosok Sulbar

    PLTMH Sandapang, Cahaya yang Dinanti dari Pelosok Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Di antara aliran sungai dan rimbunnya hutan Kalumpang, harapan tentang cahaya akhirnya menemukan jalannya. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menandai satu langkah penting menuju terang dengan serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan kawasan hutan serta laporan hasil penataan batas areal untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 150 kW […]

expand_less