Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » IPMAPUS Sulbar Desak Polda Bongkar Aktor Mafia Migas

IPMAPUS Sulbar Desak Polda Bongkar Aktor Mafia Migas

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 390
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat melontarkan kritik keras terhadap penanganan kasus dugaan mafia migas subsidi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat.

Organisasi mahasiswa ini menilai penyidikan terkesan jalan di tempat dan hanya menyentuh pelaku di tingkat lapangan.

​Ketua IPMAPUS Sulbar, Akbar, menyatakan adanya kejanggalan dalam proses hukum yang tengah berjalan.

Menurutnya, meski nama terduga aktor utama telah mencuat dalam persidangan melalui kesaksian sopir pengangkut BBM ilegal, hingga kini belum ada langkah konkret dari penyidik untuk menetapkan tersangka baru.

​”Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata, sementara aktor intelektual dan pemodal utama justru luput dari jerat hukum,” ujar Akbar kepada Sulbarupdate.id, Sabtu (14/02/2026).

​Kata Akbar, kejanggalan ini semakin menguat setelah majelis hakim dalam persidangan dilaporkan sempat mengungkapkan kekecewaan atas tidak adanya pengembangan penyidikan.

IPMAPUS menilai sikap pasif penyidik melukai rasa keadilan masyarakat, mengingat praktik mafia migas berdampak langsung pada kelangkaan BBM yang menyengsarakan rakyat.

​Akbar menegaskan bahwa komitmen institusi kepolisian kini sedang dipertaruhkan di mata publik. Ia minta agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu.

​Sebagai bentuk pengawalan, IPMAPUS Sulbar menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka berencana membawa persoalan ini ke tingkat nasional untuk memastikan adanya pengawasan eksternal terhadap kinerja aparat penegak hukum di Sulawesi Barat.

Akbar mengaku, IpmaPus akan menggelar aksi protes dalam waktu dekat sebagai bentuk kontrol sosial.

​Pihaknya juga akan membawa isu ini ke Komisi III DPR RI agar dilakukan supervisi terhadap proses hukum yang berjalan.

​”Kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum hanya dapat dipulihkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan. Mafia migas harus dibongkar hingga ke akarnya,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sulawesi Barat belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan mandeknya pengembangan kasus tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Tersangka Penyalahgunan Narkoba di Mateng, Dibekuk Polisi

    Tiga Tersangka Penyalahgunan Narkoba di Mateng, Dibekuk Polisi

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – ​Satuan Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya (Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) berhasil meringkus tiga orang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu. Penangkapan ini merupakan hasil penggerebekan di sebuah kamar kos yang berlokasi di wilayah Kecamatan Topoyo, Mateng. ​Operasi penangkapan tersebut dilaksanakan pada tanggal 30 November 2025, […]

  • ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    ESDM Telusuri Temuan PPATK Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Rp 992 Triliun

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat merespons temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait perputaran dana fantastis di sektor pertambangan. Berdasarkan laporan PPATK, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tercatat mencapai Rp 992 triliun sepanjang periode 2023–2025. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan […]

  • Percepatan Penurunan Stunting, Sejumlah OPD Dipanggil Bupati Mamasa

    Percepatan Penurunan Stunting, Sejumlah OPD Dipanggil Bupati Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Bupati Mamasa Welem Sambolangi memimpin rapat koordinasi khusus untuk mengevaluasi sekaligus mempercepat upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (23/9/2026). Rapat berlangsung di Ruang Kerja Bupati Mamasa, Rumah Jabatan Bupati, mulai sekitar pukul 14.00 WITA.  Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan program percepatan penurunan stunting […]

  • Beredar Pamflet Desak Polres Mamasa Periksa Sopir Ibu Bupati Terkait Dugaan Nota Fiktif

    Beredar Pamflet Desak Polres Mamasa Periksa Sopir Ibu Bupati Terkait Dugaan Nota Fiktif

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Beredar unggahan melalui pamflet berisi desakan kepada Polres Mamasa untuk memeriksa seorang oknum sopir dinas berinisial S mendadak ramai di media sosial Facebook. Pamflet tersebut diunggah oleh akun Peserta Anonim di grup Facebook WARKOP to MAMASA, pada Minggu (9/8/2026). Dalam pamflet itu, terpampang tulisan berukuran besar mendesak Polres Mamasa memeriksa sopir Ibu […]

  • Bupati Mamuju Tengah Soroti Sentralisasi Anggaran, Arsal: Ruang Daerah Makin Sempit

    Bupati Mamuju Tengah Soroti Sentralisasi Anggaran, Arsal: Ruang Daerah Makin Sempit

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Otonomi daerah memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk membaca kebutuhan wilayahnya sendiri. Namun, menurut Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr H. Arsal Aras, ruang itu kini kian menyempit seiring perubahan kebijakan fiskal pemerintah pusat. Arsal menilai pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dan perubahan pola pengalokasian anggaran dalam dua tahun terakhir membuat pemerintah […]

  • HMI Polman Tuntas Dampingi Korban PNM, Nama Tiga Korban Resmi Diputihkan di Unit Matakali

    HMI Polman Tuntas Dampingi Korban PNM, Nama Tiga Korban Resmi Diputihkan di Unit Matakali

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Pendampingan yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar terhadap tiga warga yang sebelumnya mengadukan dugaan pencairan pembiayaan fiktif akhirnya membuahkan hasil. Tiga warga berinisial AG, HR, dan RD kini dipastikan tidak lagi memiliki kewajiban pinjaman sebagaimana persoalan yang sebelumnya mereka keluhkan. Kepastian tersebut diperoleh setelah ketiganya mendatangi Kantor PNM Unit […]

expand_less