Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • visibility 420
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, mengikuti rapat terbatas yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sulawesi Barat, Senin (2/3/2026).

Rapat dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana. Turut hadir para Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan pengalokasian Belanja Tidak Terduga (BTT) guna penanganan korban bencana kebakaran di Desa Galung Tuluk Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar.

Dalam arahannya, Gubernur Suhardi Duka menekankan pentingnya respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. Ia meminta agar seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat, tepat, dan akuntabel dalam proses administrasi maupun penyaluran bantuan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala BPKAD Sulbar Mohammad Ali Chandra menyampaikan bahwa pihaknya siap mengawal proses pengalokasian dan pencairan BTT sesuai ketentuan yang berlaku.

“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas, bahwa penanganan korban kebakaran harus menjadi prioritas. Kami di BPKAD akan memastikan pengalokasian BTT dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas serta transparansi pengelolaan keuangan daerah,” tegas Ali Chandra.

Ia menambahkan, BTT merupakan instrumen fiskal yang memang disiapkan untuk kondisi darurat seperti bencana, sehingga penggunaannya harus responsif namun tetap sesuai regulasi.

“Kami akan berkoordinasi intensif dengan perangkat daerah teknis agar proses administrasi berjalan efektif, sehingga bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat terdampak di Galung Tuluk,” tambahnya.

Rapat terbatas ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus memastikan tata kelola keuangan daerah tetap tertib, transparan, dan bertanggung jawab.

Dengan langkah cepat tersebut, diharapkan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak kebakaran di Desa Galung Tulu dapat segera terwujud. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Mamasa dan PP GMKI Meriahkan Peluncuran Natal Nasional di Mamasa

    Pemda Mamasa dan PP GMKI Meriahkan Peluncuran Natal Nasional di Mamasa

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diselimuti oleh suasana spiritual yang khidmat sekaligus penuh sukacita. Kehangatan ini terwujud dalam momen bersejarah, Peluncuran Resmi Perayaan Natal Nasional GMKI dan Pemda Mamasa, yang merupakan buah dari kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Acara puncaknya yang menyentuh hati adalah seremoni […]

  • Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    • 0Komentar

    BERN, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Swiss memasuki Piala Dunia 2026 dengan status yang sangat berbeda dibanding banyak negara Eropa lainnya. Mereka mungkin tidak memiliki sorotan sebesar England, France atau Spain namun dalam satu dekade terakhir Swiss justru menjadi salah satu tim paling konsisten di sepak bola internasional. Swiss hampir selalu hadir di turnamen besar. Mereka […]

  • SPBU Malunda Terbakar Saat Bongkar BBM, Begini Kronologinya!

    SPBU Malunda Terbakar Saat Bongkar BBM, Begini Kronologinya!

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malunda di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dilahap si jago merah pada Senin (19/1/2026) malam. Insiden tersebut terjadi saat proses pengisian bahan bakar (bongkar muat) dari truk tangki Pertamina ke tangki penyimpanan bawah tanah (bunker). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WITA ini sempat memicu kepanikan warga […]

  • Peringati Hari Kartini, Pemkab Mamasa Gelar Dialog Terbuka “Mamasa Menuju Mamase”

    Peringati Hari Kartini, Pemkab Mamasa Gelar Dialog Terbuka “Mamasa Menuju Mamase”

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa menggelar dialog terbuka bertajuk “Dialog Mamase” sebagai bagian dari rangkaian perayaan Bulan Mamase. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, saran, serta kritik membangun dari berbagai elemen masyarakat demi kemajuan daerah. Acara yang mengusung tema “Habis Gelap Terbitlah Terang” ini dilaksanakan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamasa, Jalan Pendidikan, […]

  • Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang berdebu, sebuah drama kemanusiaan yang menyesakkan dada kembali terulang. Ratna, seorang ibu yang tengah bertarung dengan maut demi menghadirkan kehidupan baru, harus menerima kenyataan pahit. ia melahirkan di tengah perjalanan sebelum sempat menyentuh pintu fasilitas kesehatan, Jumat (24/04/2026). Peristiwa ini bukan […]

  • “Mati Ikan” Limbah Pabrik Sawit Terus Mengalir Kebijakan “Tergantung”

    “Mati Ikan” Limbah Pabrik Sawit Terus Mengalir Kebijakan “Tergantung”

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan Kecamatan Baras Desa Kasano Kabupateng Pasangkayu akan terus berjuang akibat adanya dampak kerusakan lingkungan yang terjadi diwilayah tersebut. Sulbarupdate.id menerima kiriman berupa gambar dan potongan video memperlihatkan banyaknya ikan warga yang mati dan aliran sungan sungai yang berwarna hitam. Dampak kerusakan lingkungan tersebut diduga berasal dari limbah salah satu […]

expand_less