Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 710
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Tim Penyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.

Hal ini dipicu oleh temuan adanya perbedaan angka yang signifikan antara data yang tersaji dalam dokumen LKPJ dengan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

​Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, mengatakan, dokumen negara sekelas LKPJ seharusnya menyajikan informasi yang presisi dan valid sebagai cerminan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

​”Mengherankan karena sajian data dalam dokumen LKPJ berbeda dengan sajian data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun Anggaran 2025 di OPD,” ujar Arwin Rahman saat dikonfirmasi, Rabu (15/4).

​Politisi dari Fraksi NasDem ini juga mempertanyakan keseriusan serta profesionalisme Tim Penyusun LKPJ dalam mengolah data.

Padahal, secara teknis, kedua dokumen tersebut bersumber dari sistem integrasi yang sama, yakni Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

​”Apakah ini Tim Penyusun LKPJ serius kerja atau bagaimana? Sementara basis data OPD adalah SIPD, dan basis data tim penyusun LKPJ juga adalah Bidang Akuntansi BKAD Kabupaten Mamasa sesuai tarikan SIPD dan SIKD juga,” turut Arwin.

​Arwin khawatir jika ketidakkonsistenan ini merembet ke dokumen krusial lainnya, seperti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).

​”Kita bertanya-tanya, jangan sampai dokumen LKPJ ini angkanya juga berbeda dengan laporan angka LKPD dan LPPD juga. Ini agak lucu,” tambahnya.

​Ketidakakuratan data ini dinilai menjadi hambatan serius bagi legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan. DPRD memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menelaah setiap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah berdasarkan basis data yang otentik.

​”Jika dokumen begini saja tidak mampu diuraikan secara otentik dan benar, bagaimana mungkin kita bisa menelaah pelaksanaan kegiatannya sebagai tugas dan tanggung jawab DPRD dalam wilayah pengawasan anggaran,” tegas Arwin.

​Pihak legislatif berharap Tim Penyusun LKPJ segera melakukan klarifikasi dan perbaikan menyeluruh guna memastikan transparansi anggaran demi kepentingan pembangunan di Kabupaten Mamasa.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan dari pihak Tim Penyusun LKPJ Mamasa. Upaya konfirmasi yang dilakukan Jurnalis Sulbarupdate.id, belum berhasil. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda di Mateng Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak di bawah Umur 

    Pemuda di Mateng Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak di bawah Umur 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Tim Unit Reserse Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, amankan seorang pemuda berinisial AJ (23), Kecamatan Budong-Budong, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.  Ia diduga terlibat dalam perkara kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun (Anak di bawah umur). Kasat Reskrim Polres […]

  • Reinventing Staf Ahli Bupati: Mentransformasi Jabatan Struktural Menjadi “Brain Trust” Strategis

    Reinventing Staf Ahli Bupati: Mentransformasi Jabatan Struktural Menjadi “Brain Trust” Strategis

    • 0Komentar

    Oleh. Dr. Aco Musaddad HM (Staf Ahli Bupati Polman Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan) Di tengah disrupsi informasi dan dinamika sosial yang kian kompleks, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan reposisi peran Staf Ahli Bupati. Tidak lagi sekadar pelengkap administratif, Staf Ahli kini diproyeksikan sebagai “Brain Trust”-episentrum pemikir strategis yang menentukan akurasi setiap kebijakan publik yang […]

  • Dongkrak Ekonomi Lokal, Pemkab Mamasa Launching Wisata Air Terjun Sarambu Liawan

    Dongkrak Ekonomi Lokal, Pemkab Mamasa Launching Wisata Air Terjun Sarambu Liawan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Kebudayaan resmi membuka objek wisata alam Air Terjun Sarambu Liawan di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (8/5/2026). Peresmian ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat setempat. Kegiatan peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Ketua […]

  • Biro Organisasi Setda Sulbar Ikuti FGD dan Sosialisasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 

    Biro Organisasi Setda Sulbar Ikuti FGD dan Sosialisasi Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – l Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti secara virtual kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025 ini diikuti […]

  • Bupati Mamasa Terima Laporan Strategis dari Tim Ekspedisi Patriot ITS

    Bupati Mamasa Terima Laporan Strategis dari Tim Ekspedisi Patriot ITS

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi menerima laporan rekomendasi strategis hasil kajian mendalam dari Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Penyerahan laporan ini dilakukan dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di ruang kerja Bupati pada hari Kamis, 4 Desember 2025. Tim ahli dari ITS, yang telah merampungkan […]

  • Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memicu banjir luapan sungai di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kamis (14/5/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah warga terdampak, bahkan satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. ​Dampak terparah dilaporkan dialami oleh Darman, warga Dusun Kanang, Desa Hahangan. Rumah miliknya […]

expand_less