Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Tim Penyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.

Hal ini dipicu oleh temuan adanya perbedaan angka yang signifikan antara data yang tersaji dalam dokumen LKPJ dengan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

​Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, mengatakan, dokumen negara sekelas LKPJ seharusnya menyajikan informasi yang presisi dan valid sebagai cerminan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

​”Mengherankan karena sajian data dalam dokumen LKPJ berbeda dengan sajian data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun Anggaran 2025 di OPD,” ujar Arwin Rahman saat dikonfirmasi, Rabu (15/4).

​Politisi dari Fraksi NasDem ini juga mempertanyakan keseriusan serta profesionalisme Tim Penyusun LKPJ dalam mengolah data.

Padahal, secara teknis, kedua dokumen tersebut bersumber dari sistem integrasi yang sama, yakni Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

​”Apakah ini Tim Penyusun LKPJ serius kerja atau bagaimana? Sementara basis data OPD adalah SIPD, dan basis data tim penyusun LKPJ juga adalah Bidang Akuntansi BKAD Kabupaten Mamasa sesuai tarikan SIPD dan SIKD juga,” turut Arwin.

​Arwin khawatir jika ketidakkonsistenan ini merembet ke dokumen krusial lainnya, seperti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).

​”Kita bertanya-tanya, jangan sampai dokumen LKPJ ini angkanya juga berbeda dengan laporan angka LKPD dan LPPD juga. Ini agak lucu,” tambahnya.

​Ketidakakuratan data ini dinilai menjadi hambatan serius bagi legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan. DPRD memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menelaah setiap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah berdasarkan basis data yang otentik.

​”Jika dokumen begini saja tidak mampu diuraikan secara otentik dan benar, bagaimana mungkin kita bisa menelaah pelaksanaan kegiatannya sebagai tugas dan tanggung jawab DPRD dalam wilayah pengawasan anggaran,” tegas Arwin.

​Pihak legislatif berharap Tim Penyusun LKPJ segera melakukan klarifikasi dan perbaikan menyeluruh guna memastikan transparansi anggaran demi kepentingan pembangunan di Kabupaten Mamasa.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan dari pihak Tim Penyusun LKPJ Mamasa. Upaya konfirmasi yang dilakukan Jurnalis Sulbarupdate.id, belum berhasil. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Depresi, Seorang Wanita di Tommo Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Diduga Depresi, Seorang Wanita di Tommo Ditemukan Tewas Gantung Diri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga Dusun Bontoala, Desa Campaloga, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju mendadak gempar. Seorang wanita berinisial SBR (24) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di dalam rumahnya pada Sabtu sore (07/02/2026). ​Kapolsek Tommo, Ipda Iswandi Akhmad, mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri, Baktiar (56), sekitar pukul 16.30 WITA setelah merasa […]

  • Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Seorang pria berinisial SP (30) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, BC (60), di kediaman mereka di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Peristiwa tragis ini dipicu lantaran pelaku emosi permintaannya meminta uang ditolak oleh korban. ​Kepada awak media Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak […]

  • Pusaran Harta Triliun dan Bayang-Bayang Investigasi, Menakar Integritas Sherly Tjoanda

    Pusaran Harta Triliun dan Bayang-Bayang Investigasi, Menakar Integritas Sherly Tjoanda

    • 0Komentar

    TERNATE, Sulbarupdate.id – Sorotan tajam kini mengarah pada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Pasca-terungkapnya data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), publik dan lembaga antirasuah mulai mempertanyakan orisinalitas serta kewajaran lonjakan kekayaan sang kepala daerah yang dinilai anomali dalam kurun waktu singkat. Sherly, alumnus pendidikan tinggi di Belanda, tercatat memiliki total kekayaan fantastis senilai Rp972 […]

  • Jaga Nyala Tradisi: Latihan Rutin Penari Anjungan Sulawesi Barat sebagai Investasi Budaya Berkelanjutan

    Jaga Nyala Tradisi: Latihan Rutin Penari Anjungan Sulawesi Barat sebagai Investasi Budaya Berkelanjutan

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id — Setiap hari Minggu, denyut semangat seni terasa hidup di Anjungan Sulawesi Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Para penari berlatih dengan tekun dan penuh disiplin sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas seni budaya daerah. Seperti yang dilakukan pada Minggu 8 Februari 2026, latihan ini bukan sekadar persiapan tampil pada […]

  • Idul Adha di Tammerodo, Bupati Majene Gaungkan Semangat “Siwaliparri”

    Idul Adha di Tammerodo, Bupati Majene Gaungkan Semangat “Siwaliparri”

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan warnai pelaksanaan Salat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah 2026 Masehi di Lapangan Sport Center, Dusun Pande-Pandeng, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (27/05/2026). Momentum hari besar bagi seluruh umat Islam ini dihadiri Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri Tammalele, bersama […]

  • Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang personel aktif Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, berinisial Bripda F, ditemukan tak bernyawa di lahan perkebunan miliknya di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Selasa 3 Februari 2026. ​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. ​Tak lama setelah jenazah ditemukan, aparat kepolisian langsung […]

expand_less