Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Dinilai Kebal Hukum, Aktivis Bakal Laporkan Hotel Nusantara Grup ke Polda Sulbar

Dinilai Kebal Hukum, Aktivis Bakal Laporkan Hotel Nusantara Grup ke Polda Sulbar

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
  • visibility 479
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Salah satu Aktivis Mamasa, Muhammad Akbar, menyatakan kekecewaannya atas lambannya respons aparat penegak hukum (APH) terkait dugaan pelanggaran operasional yang dilakukan oleh Hotel Nusantara Grup.

Diketahui hotel Nusantara Grup tersebut terletak di Jalan Poros Mamasa-Polewali, Desa Osango, Kabupaten Mamasa.

Akbar menduga hotel Nusantara Grup tersebut beroperasi tanpa kelengkapan izin yang jelas.

Kepada laman ini Akbar, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak manajemen Hotel Nusantara Grup belum memberikan klarifikasi resmi terkait sorotan yang berkembang di media massa.

Ia juga menyayangkan sikap aparat yang terkesan pasif dalam menyikapi dugaan pelanggaran tersebut.

“Sampai saat ini kami belum melihat dan mendapat respons dari Nusantara Grup mengenai pernyataan kami di media. Jika APH tidak melakukan tindakan atas dugaan pelanggaran ini, tentu kami menganggap Nusantara Grup kebal hukum,” tegas Akbar kepada awak media, Minggu (03/05).

Lebih lanjut, Akbar mengkhawatirkan adanya indikasi “main mata” antara pihak pengelola dengan oknum penegak hukum jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa adanya penyelidikan transparan.

Persoalan IMB hingga Peredaran Miras
Dugaan pelanggaran yang disorot meliputi aspek administratif hingga operasional.

Pihak aktivis menduga hotel tersebut belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sesuai dengan peruntukannya.

Selain itu, muncul dugaan kuat mengenai adanya penjualan minuman keras (miras) impor yang diduga dilakukan tanpa izin resmi.

“Kami menduga ada pelanggaran serius, mulai dari IMB hingga penjualan miras impor yang tidak berizin,” tambah Akbar.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal isu tersebut, Akbar menyatakan tidak akan berhenti pada pernyataan di media.

Ia mengaku tengah menyusun laporan resmi yang akan dilayangkan langsung ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat.

“Untuk tindakan selanjutnya, kami sementara menyusun laporan resmi ke Polda Sulbar agar segera dilakukan tindakan nyata. Insya Allah, laporan tersebut akan kami serahkan besok,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Hotel Nusantara Grup maupun otoritas terkait di Kabupaten Mamasa belum memberikan keterangan resmi sebagai tanggapan atas tudingan tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Jurnalis Sulbarupdate.id, belum berhasil.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Fokuskan Pencarian di Pegunungan Bantimurung

    Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Fokuskan Pencarian di Pegunungan Bantimurung

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi bahwa pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026). Saat ini, tim gabungan tengah melakukan pencarian intensif yang difokuskan pada kawasan pegunungan kapur. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa target operasi […]

  • Bertabur Tokoh Nasional, Zainal Arifin Mochtar Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM

    Bertabur Tokoh Nasional, Zainal Arifin Mochtar Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM

    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Sulbarupdate.id – Pakar hukum tata negara, Zainal Arifin Mochtar, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (15/1/2026). Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Balai Senat UGM ini dihadiri oleh deretan tokoh penting mulai dari mantan wakil presiden hingga tokoh politik nasional. Akademisi yang akrab disapa Uceng ini resmi […]

  • Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    Muak Hanya Diberi Janji Manis, Pemuda 3 Desa di Mamasa Bersatu Tuntut Keadilan Pembangunan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan oleh kelompok pemuda dari pelosok Kabupaten Mamasa untuk menyuarakan aspirasi mereka. Mereka mendesak pemerintah daerah setempat segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai telah lama terabaikan. ​Melalui wadah Forum Pemerhati Pembangunan Desa Burana, Pangadaran, dan Baruru, para pemuda ini menyatukan sikap […]

  • Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa menyebabkan sebuah jembatan utama Poros Matangga – Keppe tepat di Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, ambruk total pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan mobilisasi masyarakat di tiga desa lumpuh total. ​Ketiga desa yang terdampak langsung dan kini terisolasi adalah Desa Botteng, Desa Kondo, […]

  • Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapan) Kabupaten Mamasa merilis pantauan harga komoditas pangan terbaru per Senin (16/2/2026). ​Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa, Suriani T. Dellumaja, menyatakan bahwa pemantauan rutin ini dilakukan guna menjamin stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat. ​”Kami terus memantau pergerakan harga agar masyarakat mendapatkan informasi akurat. Secara […]

  • Dugaan Pemangkasan Anggaran Media, RDP DPRD Jeneponto Berlangsung Alot

    Dugaan Pemangkasan Anggaran Media, RDP DPRD Jeneponto Berlangsung Alot

    • 0Komentar

    JENEPONTO – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Jeneponto bersama puluhan jurnalis pada Rabu (28/1) berakhir memanas. Pertemuan tersebut menyoroti dugaan “penyunatan” anggaran publikasi media di Sekretariat DPRD Jeneponto tahun anggaran 2026 yang dinilai tidak transparan. Ketegangan bermula saat terungkap bahwa dari sekian banyak media yang menjalin kemitraan, hanya empat media yang […]

expand_less