Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Aktivis Mamasa Ultimatum Kontraktor RSUD Kondosapata’ Terkait Pemberdayaan Lokal

Aktivis Mamasa Ultimatum Kontraktor RSUD Kondosapata’ Terkait Pemberdayaan Lokal

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
  • visibility 313
  • comment 0 komentar

MAMASA, Mamasa – Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata’ yang merupakan “hadiah” dari Presiden Joko Widodo untuk Kabupaten Mamasa mulai menuai sorotan tajam.

Aktivis setempat melayangkan ultimatum keras kepada pemegang proyek agar memprioritaskan pemberdayaan tenaga kerja dan pengusaha lokal selama masa konstruksi.

Pasca peletakan batu pertama beberapa waktu lalu, ekspektasi masyarakat terhadap dampak ekonomi proyek ini meningkat.

Aktivis menekankan bahwa proyek strategis nasional ini seharusnya tidak hanya menjadi simbol pembangunan infrastruktur, tetapi juga motor penggerak ekonomi bagi warga Bumi Kondosapata’.

Aktivis menuntut agar pihak kontraktor secara aktif melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja. Selain itu, pengusaha lokal diharapkan diberi ruang sebagai penyedia bahan bangunan (supplier) selama ketersediaan material di wilayah Mamasa mencukupi.

“Ini adalah proyek negara. Sangat penting bagi anggaran ini untuk berputar di Mamasa. Selama penyedia lokal mampu menyiapkan bahan yang dibutuhkan, tidak ada alasan untuk tidak melibatkan mereka,” ujar salah satu perwakilan aktivis, Akbar, kepada Sulbarupdate.id, Sabtu (9/5/2026).

Meski mengedepankan dialog, kelompok aktivis memberikan peringatan keras kepada pemegang proyek. Jika elemen lokal diabaikan, mereka tidak segan menuntut pihak kontraktor untuk menghentikan aktivitasnya di wilayah tersebut.

“Jika pemberdayaan masyarakat dan pengusaha lokal tidak terlihat, kami sampaikan kepada pemegang proyek untuk angkat kaki dari Bumi Kondosapata’. Kami pastikan akan melakukan aksi berjilid-jilid sebagai bentuk pengawalan,” tegasnya.

Akbar menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan sejak tahap awal pembangunan.

Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa pembangunan RSUD Kondosapata’ membawa manfaat ganda yakni peningkatan fasilitas kesehatan sekaligus kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat lokal.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi merilis jadwal rangkaian acara bertajuk “Bulan Mamase 2026” yang akan berlangsung sepanjang bulan April mendatang. Mengusung semangat pelestarian budaya dan promosi daerah, kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisatawan sekaligus pesta rakyat bagi masyarakat Kabupaten Mamasa. ​Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa persiapan teknis untuk menyambut […]

  • Dokter Mamasa Ungkap Tunggakan Hak Sejak 2024, Pemda Diminta Beri Kepastian

    Dokter Mamasa Ungkap Tunggakan Hak Sejak 2024, Pemda Diminta Beri Kepastian

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Persoalan pembayaran hak tenaga medis di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), kembali mencuat. Seorang perwakilan dokter yang meminta namanya tidak disebut dalam berita, mengungkapkan adanya sejumlah pembayaran yang hingga kini belum diselesaikan pemerintah daerah. Sumber laman ini menyampaikan bahwa persoalan itu telah berulang kali diperjuangkan sejak 2024 lalu, tetapi hingga kini belum […]

  • Polisi Cari Keberadaan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Reporter Tribun Sulbar

    Polisi Cari Keberadaan Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Reporter Tribun Sulbar

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id — Dugaan kekerasan terhadap reporter Tribun Sulbar, Taufan, saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1 Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, kini ditangani Polres Pasangkayu. Taufan mengaku menerima ancaman dari pihak terlapor. Ia menirukan ucapan tersebut, “Kalau kau lapor polisi, saya tunggu laporanmu. Saya tunggu beraninya melapor polisi.” Laporan dugaan kekerasan tersebut kini dalam proses […]

  • Anjungan Sulbar di TMII Jadi Ruang Edukasi Budaya bagi Pelajar SDIT Mentari Ilmu Karawang

    Anjungan Sulbar di TMII Jadi Ruang Edukasi Budaya bagi Pelajar SDIT Mentari Ilmu Karawang

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang berada didalam TMII merupakan salah satu aset dari Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat yang memiliki fungsi sangat strategis dalam sektor pengembangan dan pusat pelestarian, pameran, dan promosi budaya serta potensi unggulan daerah Sulawesi Barat. Anjunganini menampilkan rumah adat, benda etnografi, kesenian, wastra, alat musik hingga kuliner […]

  • Perkuat Pengawasan KDMP, Pemkab dan Kejari Mamasa Teken PKS

    Perkuat Pengawasan KDMP, Pemkab dan Kejari Mamasa Teken PKS

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa resmi menjalin sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa untuk memperketat pengawalan dan pengawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Kamis (22/1/2026). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, dan Kepala Kejaksaan […]

  • Jembatan Gantung di Indobanua Mamasa Ambruk Diterjang Banjir, 1 Dusun Terisolasi

    Jembatan Gantung di Indobanua Mamasa Ambruk Diterjang Banjir, 1 Dusun Terisolasi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Nasib malang menimpa sekitar 100 jiwa warga Dusun Palado, Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.  Akses satu-satunya yang baru saja mereka perbaiki secara swadaya, kini hancur total kembali diterjang banjir luapan Sungai Aralle pada Senin (1/6/2026) malam. Akibatnya, aktivitas perekonomian, pendidikan, hingga akses kesehatan ratusan warga tersebut kini lumpuh total […]

expand_less