Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • visibility 270
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Deru angin pegunungan yang sejuk memeluk Bumi Kondosapata terasa berbeda pada Rabu (11/03/2026).

Di ruang paripurna Kantor DPRD Kabupaten Mamasa, suasana formal yang biasanya kaku bertransformasi menjadi panggung penghormatan terhadap akar budaya.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24, Kabupaten Mamasa memilih cara yang bersahaja namun sarat makna yakni merayakan usia dengan balutan pakaian adat dan refleksi pembangunan yang mendalam.

​Ketua DPRD Mamasa, Agum Saputra, mengetuk palu pembukaan sidang bukan sekadar sebagai seremonial konstitusi, melainkan sebagai penanda dimulainya refleksi panjang sejarah pembentukan kabupaten ini.

Para pejabat menanggalkan setelan formal modern demi mengenakan busana adat Mamasa yang khas.

​Kehadiran para tokoh pejuang pembentukan kabupaten memberikan nuansa emosional yang kental, seolah mengingatkan kembali pada keringat dan air mata yang tumpah demi tegaknya otonomi di tanah pegunungan ini 24 tahun silam.

Meski sebagian aparatur sipil negara (ASN) mengikuti prosesi melalui jendela virtual Zoom, kekhidmatan tak luruh sedikit pun.

​Bupati Mamasa, Welem Sambolangi tidak hanya memaparkan deretan angka, melainkan sebuah narasi tentang komitmen. Di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Sudirman, Mamasa sedang mencoba berlari mengejar ketertinggalan.

​Beberapa poin krusial yang menjadi catatan gemilang dalam setahun terakhir meliputi inisiatif penyediaan pupuk gratis menjadi oase bagi para petani, meski evaluasi administrasi terus diperketat demi ketepatan sasaran.

​Revitalisasi objek-objek wisata mulai dilakukan untuk mengembalikan marwah Mamasa sebagai destinasi unggulan di Sulawesi Barat.

​Diplomasi yang kuat dengan pemerintah pusat membuahkan hasil berupa kucuran dana revitalisasi bangunan sekolah yang selama ini mendamba perbaikan.

Pengaktifan BPJS Kesehatan bagi masyarakat luas menjadi kado terindah. Tak main-main, amunisi tenaga medis diperkuat dengan hadirnya 22 dokter umum, 13 dokter gigi, dan 13 dokter spesialis yang siap mengabdi di pelosok bumi Mamasa.

​”Pembangunan bukan sekadar mendirikan tembok beton, melainkan tentang menghidupkan harapan di hati setiap warga,” ungkap Welem.

​HUT ke-24 ini menjadi saksi bahwa Mamasa tidak ingin kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi.

Dengan balutan pakaian adat yang mereka kenakan, para pemimpin daerah ini seolah berikrar bahwa setinggi apa pun kemajuan yang dicapai, kaki mereka tetap berpijak pada bumi adat yang luhur.

​Mamasa kini bukan lagi sekadar nama dalam peta, melainkan sebuah entitas yang terus bersolek dengan karya, membuktikan bahwa kesederhanaan perayaan adalah bentuk syukur yang paling dalam atas kematangan usia.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabung Gas Elpiji 3 KG di Mamasa Langka, Jeritan Rakyat Miskin Dibungkam Dalih “Habis”!

    Tabung Gas Elpiji 3 KG di Mamasa Langka, Jeritan Rakyat Miskin Dibungkam Dalih “Habis”!

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah skandal pasokan energi rakyat kecil terkuak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Tabung gas Elpiji 3 KG, yang seharusnya menjadi hak subsidi bagi masyarakat kurang mampu, kini seolah menguap ditelan bumi. Kelangkaan ini bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan sebuah indikasi kegagalan sistematis yang mencekik ekonomi rakyat. Keluhan masif dari berbagai pelosok Mamasa kini […]

  • 7 Bulan Gaji Tak Dibayarkan, Ketua PSC Majene Desak Kejelasan Hak Anggota

    7 Bulan Gaji Tak Dibayarkan, Ketua PSC Majene Desak Kejelasan Hak Anggota

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Persoalan pembayaran gaji kembali menjadi sorotan di lingkungan Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Majene. Ketua PSC Majene, Aslan, menyampaikan keluhan kepada terkait gaji para petugas yang disebut belum dibayarkan selama kurang lebih tujuh bulan. Menurutnya, kondisi tersebut telah menimbulkan beban yang sangat berat bagi para petugas yang setiap hari bertugas memberikan […]

  • Warga Sugihwaras Geruduk Polres Polman, Desak Penangkapan Terduga Predator Anak

    Warga Sugihwaras Geruduk Polres Polman, Desak Penangkapan Terduga Predator Anak

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Puluhan warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, mendatangi Mapolres Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Jumat (30/1/2026) sore. Kedatangan massa bertujuan mendesak pihak kepolisian untuk segera mengamankan seorang pria berinisial IW (50), terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur. Dalam aksi tersebut, warga membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan agar polisi tidak mengulur waktu […]

  • Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel Wonomulyo

    Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel Wonomulyo

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran melanda satu unit mobil Daihatsu Grandmax Pick Up di Bengkel Agung Pratama Motor yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar pada Jumat pagi. Insiden yang terjadi padaJumat (17/04/2026) sekira pukul 11.00 WITA. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian. ​Personel piket […]

  • Kedepankan Problem Solving, Polsek Kalukku Damaikan Dua Warga yang Berselisih

    Kedepankan Problem Solving, Polsek Kalukku Damaikan Dua Warga yang Berselisih

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Polsek Kalukku Polresta Mamuju kembali berhasil menyelesaikan konflik antar warga melalui pendekatan problem solving. Perselisihan yang melibatkan tindakan penganiayaan tersebut berakhir damai setelah kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menjalin kembali tali silaturahmi. Kasus ini bermula dari laporan saudara Sudarmin yang menjadi korban penganiayaan oleh Arnol. Namun, alih-alih melanjutkan perkara […]

  • Warga Majene Digegerkan Penemuan Mayat IRT di Pinggir Pantai

    Warga Majene Digegerkan Penemuan Mayat IRT di Pinggir Pantai

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Warga Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di pesisir pantai pada Jumat pagi (16/1/2026). Korban diketahui berinisial S (48), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) setempat. Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WITA oleh Amiruddin (45), seorang nelayan yang hendak pergi melaut. Saksi […]

expand_less