Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 193
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sejumlah aktivis dan elemen masyarakat sipil di Sulawesi Barat (Sulbar) mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat proses pengisian jabatan Wakil Gubernur yang hingga kini masih kosong.

Kekosongan kursi nomor dua di pemerintahan provinsi tersebut dinilai mulai menghambat ritme kerja dan pengawasan program strategis daerah.

​Aktivis Sulbar, Akbar, menyatakan bahwa Kemendagri harus memberikan perhatian khusus dan tidak membiarkan kekosongan kepemimpinan ini berlarut-larut.

Menurutnya, jalannya roda pemerintahan tidak akan maksimal jika hanya bertumpu pada satu figur pemimpin tanpa didampingi seorang wakil.

Menurut Akbar, Sulawesi Barat saat ini sedang menghadapi banyak tantangan pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, hingga percepatan infrastruktur.

“Sangat tidak adil bagi rakyat Sulbar jika agenda-agenda besar ini melambat hanya karena urusan birokrasi pengisian Wakil Gubernur yang mandek di pusat,” ujar Akbar, Rabu (21/5/2026).

​Akbar menekankan bahwa pengisian jabatan ini bukan sekadar pemenuhan regulasi politik, melainkan kebutuhan mendesak demi efektivitas pelayanan publik.

Sinergi antara Gubernur dan Wakil Gubernur sangat dibutuhkan untuk membagi fokus kerja, terutama dalam melakukan koordinasi ke tingkat kabupaten di seluruh wilayah Sulbar.

​Selain mengkritik lambannya birokrasi di pusat, Akbar juga mengingatkan partai politik pengusung agar tidak egois. Ia meminta parpol segera menyepakati nama-nama calon yang akan diusulkan secara objektif.

​”Jangan mengorbankan kepentingan masyarakat demi syahwat politik kelompok,” tegasnya.

​Sebagai bentuk keseriusan, elemen masyarakat sipil Sulbar berencana melayangkan surat resmi ke Kemendagri dalam waktu dekat.

Jika belum ada sinyal progresif terkait pelantikan atau pengisian jabatan tersebut, mereka menyatakan siap menggelar aksi damai.

​”Kami minta Kemendagri tegas. Jangan biarkan roda pemerintahan Sulbar pincang. Segera rampungkan verifikasi dan percepat prosesnya demi kemaslahatan masyarakat Sulawesi Barat,” pungkas Akbar.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dominasi Asia Timur, Vietnam Terkepung di Semifinal Piala Asia U-23 2026

    Dominasi Asia Timur, Vietnam Terkepung di Semifinal Piala Asia U-23 2026

    • 0Komentar

    JEDDAH, Sulbarupdate.id – Peta persaingan babak semifinal Piala Asia U-23 2026 telah lengkap. Timnas Vietnam menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang tersisa di tengah kepungan tiga raksasa Asia Timur yakni China, Korea Selatan, dan Jepang. Kepastian ini didapat setelah China dan Korea Selatan menyusul langkah Vietnam dan Jepang ke babak empat besar pada laga perempat […]

  • Aktivist Mamasa Sebut Adanya Dugaan SP2D Fiktif di BPKAD Mamasa

    Aktivist Mamasa Sebut Adanya Dugaan SP2D Fiktif di BPKAD Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Rihardes Langi Memanna menyebut adanya dugaan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) fiktif di di sejumlah OPD yang dikeluarkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mamasa. Aktivist mamasa ini bukan sekedar memberikan statement tanpa bukti dan alasan kuat, pihaknya mengaku mengantongi sejumlah bukti yang berindikasi pada dugaan penyimpangan prosedural aturan. Mantan […]

  • Sengketa Lahan jadi Sorotan Publik di Majene, SDLB Lutang Masih Disegel Ahli Waris

    Sengketa Lahan jadi Sorotan Publik di Majene, SDLB Lutang Masih Disegel Ahli Waris

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Penyegelan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB/SDLB) di wilayah Lutang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat hingga kini masih terus berlanjut, Rabu (20/5/2026). Pihak ahli waris pemilik lahan menegaskan penyegelan tidak akan dibuka sebelum ada kejelasan dan penyelesaian resmi dari pemerintah terkait status tanah yang ditempati bangunan sekolah tersebut. Ahli waris, Erfan […]

  • Urgensi Infrastruktur dan Skala Prioritas Warnai Musrenbang RKPD 2027 Mamuju Tengah

    Urgensi Infrastruktur dan Skala Prioritas Warnai Musrenbang RKPD 2027 Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum strategis ini dihelat di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah pada Senin (30/3/2026), sebagai manifestasi komitmen pemerintah dalam merajut arah kebijakan pembangunan masa depan. ​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah […]

  • Angin Kencang Terjang Mamasa, Terowongan Halaman Rujab Bupati Ambruk

    Angin Kencang Terjang Mamasa, Terowongan Halaman Rujab Bupati Ambruk

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Angin kencang yang melanda Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) memicu kerusakan infrastruktur. Sebuah struktur terowongan di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamasa dilaporkan runtuh pada Kamis 22 Januari 2026 siang tadi. Meski tidak memakan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 12.00 WITA tersebut sempat memicu kepanikan di area perkantoran Rujab Bupati […]

  • Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan bernama Hasanuddin (53), warga Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, memasuki fase krusial. Korban dinyatakan hilang secara misterius saat melaut sejak Sabtu 20 Desember 2025 pekan lalu. Sepekan hilangnya Hasanuddin secara misterius meninggalkan duka mendalam serta teka-teki bagi pihak keluarga. Kronologi Keberangkatan dan Hilangnya Korban Berdasarkan informasi […]

expand_less