Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Sinergi BNN–DKPPKB Sulbar Diperkuat, Rehabilitasi Penyalahguna NAPZA Jadi Prioritas Kesehatan Daerah

Sinergi BNN–DKPPKB Sulbar Diperkuat, Rehabilitasi Penyalahguna NAPZA Jadi Prioritas Kesehatan Daerah

  • account_circle sulbaruldate.id
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • visibility 368
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar memperkuat sinergi dalam program rehabilitasi penyalahguna narkotika di wilayah Sulawesi Barat. Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam pertemuan di Kantor DKPPKB Sulbar, Kamis, 12 Februari 2026.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kolaborasi lintas sektor untuk penanganan penyalahgunaan NAPZA, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga rehabilitasi medis dan sosial bagi masyarakat terdampak.

Upaya tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. Pencegahan serta rehabilitasi penyalahgunaan narkotika dinilai sebagai bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat secara fisik dan mental.

Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai regulasi terkait NAPZA dan kesehatan jiwa, termasuk mekanisme pelayanan rehabilitasi yang terintegrasi dengan fasilitas layanan kesehatan.

Diskusi juga menyoroti peran pemerintah daerah dalam mendukung implementasi kebijakan nasional terkait pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan kesehatan masyarakat.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa koordinasi dengan BNN Sulbar merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Kami menyambut baik koordinasi bersama BNN Sulbar sebagai upaya memperkuat sinergi, terutama dalam memastikan layanan rehabilitasi berjalan sesuai regulasi serta dapat diakses secara optimal oleh masyarakat. Ke depan, kami berharap adanya penguatan kerja sama melalui perjanjian kerja sama (PKS) agar pelaksanaan program dapat lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui koordinasi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara DKPPKB Sulbar dan BNN Sulbar dalam upaya pencegahan, penanganan, serta rehabilitasi penyalahgunaan narkotika secara komprehensif dan berkelanjutan. Program rehabilitasi berbasis layanan kesehatan yang terstandar diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pembangunan kesehatan di Sulawesi Barat. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan bernama Hasanuddin (53), warga Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, memasuki fase krusial. Korban dinyatakan hilang secara misterius saat melaut sejak Sabtu 20 Desember 2025 pekan lalu. Sepekan hilangnya Hasanuddin secara misterius meninggalkan duka mendalam serta teka-teki bagi pihak keluarga. Kronologi Keberangkatan dan Hilangnya Korban Berdasarkan informasi […]

  • Dukung Tata Kelola Keuangan Daerah, BPKAD Sulbar dan BPD Sulselbar Perkuat Kolaborasi Strategis

    Dukung Tata Kelola Keuangan Daerah, BPKAD Sulbar dan BPD Sulselbar Perkuat Kolaborasi Strategis

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Mohammad Ali Chandra, menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju, Romy Thaha, Kepala Divisi Kepatuhan PT. Bank Sulselbar, Amri Mahmud, dan Pemimpin Seksi Pemasaran, Supriadi Saleh, Jumat (9/1/2026). Bertempat di Ruang Kepala BPKAD Sulbar, pertemuan ini sebagai bentuk penguatan sinergi dan koordinasi antara pemerintah […]

  • Komisi III DPRD Mateng Minta Puskesmas Salupangkang Tak Digunakan, Soroti Kondisi Bangunan

    Komisi III DPRD Mateng Minta Puskesmas Salupangkang Tak Digunakan, Soroti Kondisi Bangunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Komisi III DPRD Kabupaten Mamuju Tengah meminta aktivitas pelayanan di gedung baru Puskesmas Salupangkang dihentikan sementara menyusul kondisi bangunan yang mengalami keretakan di sejumlah titik. Permintaan tersebut disampaikan setelah Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan dan kontraktor pelaksana pembangunan Puskesmas Salupangkang, Jumat (11/9/2026). RDP itu merupakan tindak […]

  • Harla Pancasila, Wakil Ketua DPRD Mateng Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

    Harla Pancasila, Wakil Ketua DPRD Mateng Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Mamuju Tengah, Hamka, mengajak seluruh masyarakat jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman. Ajakan tersebut disampaikan Hamka kepada wartawan di Mateng usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Mamuju Tengah, di […]

  • Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebuah kemelut rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, berakhir di meja mediasi dengan keputusan yang mengejutkan. Kasus yang menyeret pria berinisial AJ (25) dan seorang wanita bersuami berinisial FA (22) ini berujung pada kesepakatan pengembalian uang biaya dapur pernikahan (panai) sebesar Rp 30 […]

  • Warga Keluhkan Harga Pertalite Tembus Rp.35 Ribu Per Botol di Majene

    Warga Keluhkan Harga Pertalite Tembus Rp.35 Ribu Per Botol di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kurang lebih sebulan permasalah Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat belum tuntas. Kini muncul, sejumlah keluhan warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengeluhkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang dijual secara eceran hingga mencapai Rp35 ribu per botol, Minggu (27/9/2026). Kenaikan harga tersebut dikeluhkan warga karena […]

expand_less