Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

  • account_circle Amr
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPATE.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai mematangkan persiapan rapat kerja (raker) lintas sektor yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, di Mamuju, Kamis (15/1/2026).

 

Rapat diikuti para asisten, tenaga ahli, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Biro Organisasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian.

Sekda Sulbar Junda Maulana menjelaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, untuk menyelenggarakan rapat kerja yang membahas tiga bidang strategis. Ketiga bidang tersebut meliputi politik, keamanan, dan ketertiban; ekonomi, perindustrian, dan pariwisata; serta sosial dan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pendidikan.

“Rapat kerja akan dibagi ke dalam tiga sesi sesuai bidang. Masing-masing sesi memiliki penanggung jawab dari para asisten sesuai pembidangan tugas, termasuk penentuan OPD yang akan mempresentasikan materi,” ujar Junda Maulana.

Ia merinci, pemaparan bidang politik, keamanan, dan ketertiban akan disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulbar. Bidang ekonomi, perindustrian, dan pariwisata akan dipaparkan oleh Kepala Dinas Pertanian Sulbar. Sementara bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat akan disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Sulbar, dengan penekanan pada isu-isu strategis di masing-masing sektor.

Menurut Junda Maulana, sistematika penyusunan materi raker diawali dengan pengangkatan isu-isu strategis berbasis data dan indikator, baik makro maupun sektoral. Selanjutnya, masing-masing bidang diminta merumuskan permasalahan yang dihadapi, strategi penyelesaian, serta memetakan program yang telah dan belum teranggarkan.

“Materi ini nantinya akan dipaparkan dan disimak oleh para bupati beserta jajaran melalui virtual. Dari situ akan dilihat sejauh mana program dan strategi yang disusun selaras dengan kebijakan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Ia menegaskan, sinkronisasi program menjadi hal krusial mengingat keterbatasan fiskal daerah. Oleh karena itu, efektivitas dan efisiensi anggaran harus menjadi prioritas bersama agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

“Jika suatu program sudah dilaksanakan oleh kabupaten, provinsi tidak perlu menganggarkan lagi. Begitu pula sebaliknya. Bahkan, program dapat dibiayai bersama untuk mempercepat pencapaian target,” ungkap Junda Maulana.

Sebagai contoh, percepatan penurunan angka kemiskinan yang ditargetkan turun satu persen per tahun membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Hal serupa juga berlaku dalam upaya penurunan angka stunting.

“Kita menargetkan stunting turun di bawah 20 persen pada 2026, dan pada 2029 mencapai di bawah 10 persen. Target ini tidak mungkin tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Junda Maulana menekankan bahwa rapat kerja lintas sektor ini juga bertujuan menghilangkan ego sektoral serta memperkuat sinergi antarpemerintah dan antar-OPD, sebagaimana selalu ditekankan oleh Gubernur Sulbar.

“Setiap OPD harus memahami persoalan secara utuh, tidak parsial. Bukan hanya mengetahui masalah, tetapi juga mampu berkontribusi dalam penyelesaiannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, setelah rapat persiapan ini, para asisten bersama tenaga ahli akan kembali melakukan pembahasan lanjutan dengan OPD terkait guna memfinalisasi materi. Seluruh materi ditargetkan rampung dan dilaporkan pada Senin, sebelum dipresentasikan dalam rapat kerja lintas sektor pada Selasa, 20 Januari 2026. (*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana BNPB 21 Miliar Dikonkretkan, Gubernur Sulbar Resmikan Jembatan dan Tanggul di Tapandullu

    Dana BNPB 21 Miliar Dikonkretkan, Gubernur Sulbar Resmikan Jembatan dan Tanggul di Tapandullu

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id  — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, lakukan peninjauan rekonstruksi tanggul banjir Desa Tapandullu di Ruas Jalan Abd. Malik Pattana Endeng, Sumare Rangas , Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga meresmikan Rekonstruksi Jembatan Sungai Nipa-Nipa yang berlokasi di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Rabu, 17 Desember 2025. Rekonstruksi Jembatan Sungai Nipa-Nipa […]

  • Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

    Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Nasib nahas menimpa seorang bocah laki-laki berinisial MA (9) di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras saat sedang asyik memancing di saluran irigasi, Kamis pagi (14/5/2026) sekira pukul 07:30 wita. ​Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, peristiwa bermula ketika korban bersama dua […]

  • DPP Partai NasDem Batalkan PAW Abdul Salam

    DPP Partai NasDem Batalkan PAW Abdul Salam

    • 0Komentar

    PALOPO, SULBARUPDATE.ID – Mahkamah Partai NasDem resmi mengeluarkan putusan sengketa PAW terhadap Abdul Salam sebagai anggota DPRD Kota Palopo. Dalam Putusan Nomor 11/MPN/DPRD/I/2026, Mahkamah Partai memutuskan memulihkan hak pemohon. Dalam amar putusan poin 4 disebutkan, Mahkamah Partai mengabulkan peninjauan kembali dengan memulihkan kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabat pemohon ke kondisi semula sebagai anggota Partai NasDem […]

  • Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Talut penahan perkampungan di Dusun Salu Katambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntu Malangka (Bumal), Kabupaten Mamasa, ambalas. Satu dusun terancam. Kondisi tersebut memicu krisis kecemasan mendalam di kalangan warga yang bermukim di zona rentan longsor. Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dipicu tingginya curah hujan pada beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Mamasa. […]

  • Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

    Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

    • 0Komentar

    RANTEPAO, Sulbarupdate.id – Wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Puluhan tokoh lintas sektor dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara secara resmi menyatakan komitmen untuk bergabung dengan wilayah Luwu Raya guna memperjuangkan pembentukan Provinsi Luwu–Toraja (Lutor). Dukungan kolektif tersebut dideklarasikan dalam pertemuan strategis yang berlangsung di D’Rij Hotel & […]

  • Diduga Depresi, Seorang Wanita di Tommo Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Diduga Depresi, Seorang Wanita di Tommo Ditemukan Tewas Gantung Diri

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga Dusun Bontoala, Desa Campaloga, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju mendadak gempar. Seorang wanita berinisial SBR (24) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di dalam rumahnya pada Sabtu sore (07/02/2026). ​Kapolsek Tommo, Ipda Iswandi Akhmad, mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri, Baktiar (56), sekitar pukul 16.30 WITA setelah merasa […]

expand_less