Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

  • account_circle Amr
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 333
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPATE.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai mematangkan persiapan rapat kerja (raker) lintas sektor yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, di Mamuju, Kamis (15/1/2026).

 

Rapat diikuti para asisten, tenaga ahli, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Biro Organisasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian.

Sekda Sulbar Junda Maulana menjelaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, untuk menyelenggarakan rapat kerja yang membahas tiga bidang strategis. Ketiga bidang tersebut meliputi politik, keamanan, dan ketertiban; ekonomi, perindustrian, dan pariwisata; serta sosial dan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pendidikan.

“Rapat kerja akan dibagi ke dalam tiga sesi sesuai bidang. Masing-masing sesi memiliki penanggung jawab dari para asisten sesuai pembidangan tugas, termasuk penentuan OPD yang akan mempresentasikan materi,” ujar Junda Maulana.

Ia merinci, pemaparan bidang politik, keamanan, dan ketertiban akan disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulbar. Bidang ekonomi, perindustrian, dan pariwisata akan dipaparkan oleh Kepala Dinas Pertanian Sulbar. Sementara bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat akan disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Sulbar, dengan penekanan pada isu-isu strategis di masing-masing sektor.

Menurut Junda Maulana, sistematika penyusunan materi raker diawali dengan pengangkatan isu-isu strategis berbasis data dan indikator, baik makro maupun sektoral. Selanjutnya, masing-masing bidang diminta merumuskan permasalahan yang dihadapi, strategi penyelesaian, serta memetakan program yang telah dan belum teranggarkan.

“Materi ini nantinya akan dipaparkan dan disimak oleh para bupati beserta jajaran melalui virtual. Dari situ akan dilihat sejauh mana program dan strategi yang disusun selaras dengan kebijakan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Ia menegaskan, sinkronisasi program menjadi hal krusial mengingat keterbatasan fiskal daerah. Oleh karena itu, efektivitas dan efisiensi anggaran harus menjadi prioritas bersama agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

“Jika suatu program sudah dilaksanakan oleh kabupaten, provinsi tidak perlu menganggarkan lagi. Begitu pula sebaliknya. Bahkan, program dapat dibiayai bersama untuk mempercepat pencapaian target,” ungkap Junda Maulana.

Sebagai contoh, percepatan penurunan angka kemiskinan yang ditargetkan turun satu persen per tahun membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Hal serupa juga berlaku dalam upaya penurunan angka stunting.

“Kita menargetkan stunting turun di bawah 20 persen pada 2026, dan pada 2029 mencapai di bawah 10 persen. Target ini tidak mungkin tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Junda Maulana menekankan bahwa rapat kerja lintas sektor ini juga bertujuan menghilangkan ego sektoral serta memperkuat sinergi antarpemerintah dan antar-OPD, sebagaimana selalu ditekankan oleh Gubernur Sulbar.

“Setiap OPD harus memahami persoalan secara utuh, tidak parsial. Bukan hanya mengetahui masalah, tetapi juga mampu berkontribusi dalam penyelesaiannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, setelah rapat persiapan ini, para asisten bersama tenaga ahli akan kembali melakukan pembahasan lanjutan dengan OPD terkait guna memfinalisasi materi. Seluruh materi ditargetkan rampung dan dilaporkan pada Senin, sebelum dipresentasikan dalam rapat kerja lintas sektor pada Selasa, 20 Januari 2026. (*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • NICOLAS MADURO

    NICOLAS MADURO

    • 0Komentar

    Oleh: Zacky Antony *CARACAS*, Kota berpenduduk sekitar 3 juta jiwa, menjelang tengah malam Sabtu (3/1) mati lampu. Bukan sedang ada pemadaman bergilir, tapi itu adalah bagian dari strategi intelijen AS. Kota dengan tingkat pembunuhan salah satu yang tertinggi di dunia itu gelap gulita. Saat itulah operasi rahasia CIA dimulai. Pukul 22.10 waktu Amerika, Presiden AS […]

  • KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025 hingga awal Februari 2026 baru mencapai 35,52 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari harapan dan perlu segera ditingkatkan. KPK pun menetapkan tenggat waktu pelaporan hingga 31 Maret 2026 bagi seluruh penyelenggara negara yang wajib melaporkan […]

  • Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan istilah yang dinilai tidak etis dalam penamaan jalur atau lokasi tertentu kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mamasa. Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial Facebook memicu diskusi publik setelah menampilkan sebuah spanduk bertuliskan “Tanjakan Janda Terjepit” di sebuah jalur lintasan motor trail. ​Penamaan tersebut dinilai melampaui batas kewajaran […]

  • Aliansi Mahasiswa Mamasa Saluran Bantuan ke Korban Kebakaran

    Aliansi Mahasiswa Mamasa Saluran Bantuan ke Korban Kebakaran

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Aliansi Mahasiswa Mamasa yang terdiri dari GMNI Mamasa, GMKI Mamasa, dan PM STT Mamasa, menunjukkan kepedulian sosial dengan melakukan penyaluran donasi kepada korban kebakaran di Desa Rantepuang, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Selasa (1/9/2026).  Kegiatan penyaluran donasi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.  Donasi yang terkumpul […]

  • Efisiensi Anggaran, SDK-JSM Tetap Buktikan Pembangunan Tetap Maju: IPM Naik, Jalan Membaik

    Efisiensi Anggaran, SDK-JSM Tetap Buktikan Pembangunan Tetap Maju: IPM Naik, Jalan Membaik

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Setahun sudah duet Suhardi Duka dan Salim S Mengga memimpin Sulawesi Barat. Dalam kurun waktu itu, sejumlah capaian mulai terlihat. Salah satunya pemerataan pembangunan. Tak ada lagi ketimpangan antarwilayah seperti sebelumnya. Program provinsi dan kabupaten kini berada dalam satu jalur yang sama. Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyebut, pemerintahannya mengsinergikan program pembangunan di […]

  • Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan SKPD Tahun Anggaran 2025 lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan akan berlangsung selama 5 hari, mulai 19 hingga 23 Januari 2026, bertempat di ruang […]

expand_less