Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Terlilit Utang, Pemuda di Polman Rekayasa Laporan Begal dan Lukai Diri Sendiri

Terlilit Utang, Pemuda di Polman Rekayasa Laporan Begal dan Lukai Diri Sendiri

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 237
  • comment 1 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) sempat digemparkan oleh kabar aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pemuda di Kecamatan Campalagian pada Selasa malam (14/4/2026).

Namun, setelah diselidiki pihak kepolisian, peristiwa tersebut dipastikan hanyalah rekayasa atau hoaks yang dibuat oleh korban sendiri.

​Kapolsek Campalagian, IPTU H. Harifuddin, mengungkapkan bahwa pelaku rekayasa tersebut adalah seorang pria bernama Arham (24).

Awalnya, Arham mengaku menjadi korban pencurian dengan kekerasan oleh tiga orang bersenjata tajam yang mengendarai dua sepeda motor sekitar pukul 21.30 WITA.

Motif Terlilit Utang dan Pinjol

​Berdasarkan pemeriksaan intensif oleh personel Polres Polman dan Polsek Tinambung, terungkap bahwa motif di balik laporan palsu tersebut adalah masalah ekonomi.

Arham mengaku tertekan karena memiliki tumpukan utang yang totalnya mencapai Rp6,8 juta.

​”Faktanya, yang bersangkutan merasa takut kepada keluarganya karena terlilit utang. Ia memiliki pinjaman di Kabupaten Sidrap sebesar Rp6 juta dengan jaminan sepeda motornya yang sudah digadaikan sejak Maret lalu, serta pinjaman online (pinjol) sebesar Rp800 ribu,” ujar IPTU H. Harifuddin.

​Untuk meyakinkan pihak kepolisian dan keluarganya, Arham melakukan aksi nekat dengan melukai tubuhnya sendiri menggunakan pecahan kaca di sekitar Masjid Raya Wonomulyo. Luka tersebut ia klaim sebagai akibat dari serangan senjata tajam para pembegal.

​Selain itu, Arham juga diketahui sempat meminta uang kepada keluarganya dengan dalih untuk biaya perbaikan ponsel, guna menutupi lubang utang yang menjeratnya.

​Berakhir dengan Surat Pernyataan
​Setelah kebohongannya terungkap, pihak kepolisian segera mengambil langkah pembinaan.

Arham diminta membuat surat pernyataan resmi dan permohonan maaf agar keresahan yang sempat timbul di masyarakat dapat segera diredam.

​Pihak Kepolisian Resor Polman mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum membagikannya ke media sosial.

​”Kami mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Hal ini penting untuk menghindari kepanikan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tutup Kapolsek.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Gerak Cepat Lakukan Pendataan Jembatan Penyeberangan untuk Pelajar, Tindak Lanjut Instruksi Presiden Prabowo

    Pemprov Sulbar Gerak Cepat Lakukan Pendataan Jembatan Penyeberangan untuk Pelajar, Tindak Lanjut Instruksi Presiden Prabowo

    • 0Komentar

    Mamuju, sulbarupdate.id – Sebagai respons cepat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenai pemenuhan akses jembatan penyeberangan bagi pelajar di daerah terpencil, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Koordinasi Kebutuhan Akses Jembatan Penyeberangan pada Jumat sore, 28 November 2025. Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual dan […]

  • Pemkesra Sulbar Rapat Bahas Pengembangan Aplikasi Beasiswa, Upaya Meningkatkan Pelayanan

    Pemkesra Sulbar Rapat Bahas Pengembangan Aplikasi Beasiswa, Upaya Meningkatkan Pelayanan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id-  Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pengembangan aplikasi beasiswa sebagai langkah strategis dalam mendorong digitalisasi layanan serta peningkatan tata kelola program beasiswa daerah pada Rabu (24/12/2025). Rapat tersebut berlangsung di ruang kerja Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat dan diikuti oleh Tim dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan […]

  • Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aksi dugaan pencurian menyasar sebuah rumah milik Nur Aulia di Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, pada Sabtu (28/3/2026) malam. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah pemilik rumah memergoki pelaku yang tengah beraksi. Kejadian bermula saat korban baru saja kembali dari berbelanja di pusat kota Mamasa. Setibanya di rumah, ia terkejut mendapati […]

  • Aksi Bupati Mamasa Pakai ‘Motor Buntut’ Lewati Setapak di Pamoseang Viral di Medsos

    Aksi Bupati Mamasa Pakai ‘Motor Buntut’ Lewati Setapak di Pamoseang Viral di Medsos

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah video singkat yang memperlihatkan sosok Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tengah menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan karena iring-iringan mobil mewah, melainkan kesederhanaannya saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah pedalaman. Dalam video yang diunggah melalui akun Facebook bernama, Putra Sambolangi itu, Bupati Mamasa nampak tidak canggung mengendarai “motor buntut” (motor […]

  • Forum Konsultasi Publik RKPD 2027: Dispoparekraf Sulbar Perkuat Sinergi Program Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekraf

    Forum Konsultasi Publik RKPD 2027: Dispoparekraf Sulbar Perkuat Sinergi Program Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekraf

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat (Dispoparekraf Sulbar) Bau Akram Dai, mengikuti Forum Konsultasi Publik yang berlangsung di Aula Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, pada 9 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum dibuka langsung oleh […]

  • WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, diidentifikasi dengan inisial KW, kini berurusan dengan hukum setelah dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Pasangkayu, Sulawesi Barat. KW diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan dengan cara menabrakkan mobilnya kepada rekan senegaranya, KI, di sebuah area tambang pasir di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten […]

expand_less