Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Pemprov Sulbar Gerak Cepat Lakukan Pendataan Jembatan Penyeberangan untuk Pelajar, Tindak Lanjut Instruksi Presiden Prabowo

Pemprov Sulbar Gerak Cepat Lakukan Pendataan Jembatan Penyeberangan untuk Pelajar, Tindak Lanjut Instruksi Presiden Prabowo

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • visibility 819
  • comment 0 komentar

Mamuju, sulbarupdate.id – Sebagai respons cepat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenai pemenuhan akses jembatan penyeberangan bagi pelajar di daerah terpencil, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Koordinasi Kebutuhan Akses Jembatan Penyeberangan pada Jumat sore, 28 November 2025. Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Muh. Darwis Damir.

Rapat tersebut diikuti oleh seluruh perangkat daerah provinsi serta jajaran Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas PMD dari enam kabupaten se-Sulawesi Barat.

Dalam pembukaan rapat, Darwis menegaskan pentingnya langkah cepat pemerintah daerah menyusul maraknya kasus viral secara nasional tentang pelajar yang harus menyeberangi sungai tanpa jembatan yang layak. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan situasi darurat yang harus segera ditangani demi keselamatan dan keberlangsungan pendidikan anak-anak.

“Ini peluang besar sekaligus tanggung jawab moral bagi kita. Presiden dan Mendagri telah meminta daerah bergerak cepat, dan kita di Sulawesi Barat harus memastikan kebutuhan jembatan penyeberangan yang dilalui anak sekolah dapat teridentifikasi lengkap dan akurat. Ini bukan sekadar infrastruktur, ini menyangkut keselamatan dan masa depan anak-anak kita,” ujar Darwis.

Rakor tersebut digelar untuk menyamakan mekanisme pendataan di seluruh kabupaten mengingat batas waktu yang sangat singkat dari pemerintah pusat. Pemerintah kabupaten ditargetkan menyerahkan data final kepada Pemprov Sulbar paling lambat 3 Desember 2025, sementara Pemprov akan melaporkannya ke Kemendagri pada 4 Desember 2025. Pemerintah pusat juga menegaskan bahwa tidak ada penambahan data setelah batas waktu tersebut.

Pendataan difokuskan pada jembatan penyeberangan khusus pejalan kaki yang menjadi jalur utama pelajar menuju sekolah. Jembatan dapat berupa jembatan gantung atau jenis lain dengan lebar sekitar 1,5 meter atau sesuai kebutuhan lapangan, selama tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda empat. Tidak ada batasan panjang jembatan selama lokasi tersebut benar-benar digunakan oleh pelajar sebagai akses ke sekolah.

Selain jembatan, akses jalan setapak menuju sekolah yang rusak atau berbahaya juga dapat diusulkan apabila menjadi bagian dari hambatan mobilitas pelajar. Setiap data diwajibkan dilengkapi foto, video, serta titik koordinat GPS agar valid dan mudah diverifikasi pusat.

Upaya percepatan ini sejalan dengan Asta Cita Pembangunan Sulawesi Barat yang menekankan peningkatan kualitas SDM, pemerataan pembangunan wilayah, dan penguatan konektivitas. Langkah ini juga mendukung visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan merata, terutama dalam akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil.

Pemerintah pusat memastikan bahwa seluruh biaya pembangunan jembatan penyeberangan ditanggung melalui anggaran nasional, termasuk biaya perencanaan teknis. Daerah hanya diminta memastikan kelengkapan dan keakuratan data lapangan.

Menutup rapat, Darwis kembali menegaskan pentingnya akurasi data dan koordinasi lintas perangkat daerah. Ia meminta seluruh peserta memastikan tidak ada satu pun lokasi pelajar yang terlewat, terutama di wilayah rawan banjir, pedalaman, dan daerah yang belum memiliki akses jembatan layak.

“Jangan sampai ada satu pun lokasi yang terlewat. Kita harus memastikan setiap anak di Sulawesi Barat dapat berangkat sekolah dengan aman, tanpa mempertaruhkan nyawa. Pastikan data lengkap, koordinasikan lintas perangkat daerah, dan segera sampaikan sebelum batas waktu,” tegasnya.

Untuk mempermudah proses, Pemprov Sulbar juga telah menunjuk narahubung pendamping kabupaten: I Ketut Wibawa Bagianadi untuk Pasangkayu dan Mamuju Tengah, Ikhwanul Muin untuk Mamuju dan Mamasa dan Kurniawan untuk Majene dan Polewali Mandar.

Dengan koordinasi intensif lintas sektor dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, diharapkan kebutuhan jembatan penyeberangan bagi pelajar di Sulawesi Barat dapat segera terpenuhi sehingga akses pendidikan menjadi lebih aman, merata, dan berkeadilan.

(Adv)

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    • 0Komentar

    Jeddah, Sulbarupdate.id- Oleh: Al-Haqq (Ar-Rahman) El Clásico (Fc Barcelona vs Real Madrid Fc) selalu dijual sebagai rivalitas olahraga terbesar di dunia, tetapi narasi itu terlalu sempit dan menyesatkan. Pertandingan antara FC Barcelona dan Real Madrid sejatinya adalah pertarungan politik yang diwariskan sejarah, konflik identitas yang dibungkus dalam 90 menit sepak bola. Di lapangan mungkin hanya […]

  • Mengenal Elsa Lucyta, Gadis Asal Mamasa Berhasil Pukau Ahmad Dhani hingga Titi DJ

    Mengenal Elsa Lucyta, Gadis Asal Mamasa Berhasil Pukau Ahmad Dhani hingga Titi DJ

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Perkenalkan Elsa Lucyta, idola baru dari pedalaman Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Baru-baru ini, Elsa sukses mengharumkan nama daerah di kancah nasional melalui ajang pencarian bakat menyanyi bergengsi, The Icon Indonesia. Gadis asal Dusun Sepang, Desa Lisuan Ada’, Kecamatan Sesenapadang ini merupakan satu-satunya perwakilan Sulawesi Barat yang berhasil menembus panggung megah Studio […]

  • NICOLAS MADURO

    NICOLAS MADURO

    • 0Komentar

    Oleh: Zacky Antony *CARACAS*, Kota berpenduduk sekitar 3 juta jiwa, menjelang tengah malam Sabtu (3/1) mati lampu. Bukan sedang ada pemadaman bergilir, tapi itu adalah bagian dari strategi intelijen AS. Kota dengan tingkat pembunuhan salah satu yang tertinggi di dunia itu gelap gulita. Saat itulah operasi rahasia CIA dimulai. Pukul 22.10 waktu Amerika, Presiden AS […]

  • Polres Mateng Amankan 8 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

    Polres Mateng Amankan 8 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Sat Narkoba Polres Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil ungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.  Delapan tersangka berhasil diamankan polisi. Satu diantaranya merupakan perempuan asal Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).  Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni saset plastik diduga narkoba dan peralatan alat pengisap lainnya.  Pengungkapan kasus […]

  • DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa memberikan sorotan tajam terhadap semrawutnya tata kelola parkir di sejumlah titik vital pusat kota Mamasa. Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai estetika kota, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan. Dalam keterangannya, pimpinan legislatif tersebut mengungkapkan bahwa hasil observasi […]

  • SPPG Sesenapadang Mamasa Salurkan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    SPPG Sesenapadang Mamasa Salurkan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di Kecamatan Sesenapadang (Sespa), Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (9/9/2026). Kegiatan dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sesenapadang yang beralamat di Jalan Poros Desa Orobua, Kecamatan Sesenapadang. Kepala SPPG Sesenapadang, Arianus, mengatakan pelaksanaan program tersebut menyasar ribuan penerima manfaat, mulai dari peserta didik hingga guru […]

expand_less