Aksi Bupati Mamasa Pakai ‘Motor Buntut’ Lewati Setapak di Pamoseang Viral di Medsos
- account_circle Ancha
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- visibility 264
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah video singkat yang memperlihatkan sosok Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tengah menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Bukan karena iring-iringan mobil mewah, melainkan kesederhanaannya saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di wilayah pedalaman.
Dalam video yang diunggah melalui akun Facebook bernama, Putra Sambolangi itu, Bupati Mamasa nampak tidak canggung mengendarai “motor buntut” (motor tua) untuk melewati jalur ekstrem menuju Pamoseang Pangga, Kecamatan Aralle, pada Selasa (13/1/2016).
Pilihan kendaraan ini bukan tanpa alasan melainkan kondisi jalan yang rusak parah dan memang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat standar.
Dalam rekaman tersebut, terlihat Welem yang mengenakan kemeja putih khas dinas, tampak fokus mengendalikan motor di atas jalan setapak tanah, dikelilingi oleh warga dan staf yang turut mendampingi dengan berjalan kaki.
Kunjungan ini merupakan respons langsung terhadap keluhan masyarakat yang selama ini merasa terisolasi akibat buruknya akses jalan di wilayah tersebut.
Bagi warga Pamoseang Pangga, kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Mamasa ini menjadi angin segar.
Pasalnya, kondisi jalan yang rusak tersebut sudah lama menjadi kendala utama dalam perputaran ekonomi dan akses kesehatan masyarakat setempat.
Sontak, aksi tersebut mengundang reaksi positif dari ribuan netizen. Kolom komentar unggahan tersebut dibanjiri pujian.
Banyak yang menilai sosok Welem sebagai pemimpin yang tidak menjaga jarak dengan rakyatnya.
“Cuma bupati mamasa yang pake motor garondong, pemimpin yang sangat sederhana, ingin merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya,” tulis komentar salah satu Netizen.
Netizen lain juga menjulukinya sebagai pemimpin yang “merakyat” dan “tahan banting” karena keberaniannya turun langsung ke medan sulit tanpa mempedulikan status jabatannya.
Setelah merasakan langsung guncangan dan sulitnya medan yang harus dilewati warga setiap hari, Welem Sambolangi menegaskan bahwa perbaikan jalan ini tidak bisa ditunda lagi.
Ia mengakui bahwa kondisi jalan Pamoseang Pangga memang memerlukan penanganan segera.
“Jalan ini adalah urat nadi masyarakat. Apa yang saya lihat dan rasakan hari ini adalah realita yang dihadapi warga setiap hari. Ini perlu tindakan nyata, bukan sekadar rencana,” tegas Welem.
Welem mengakui kondisi jalan menuju Pamoseang Pangga sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.
“Pemda Mamasa akan melakukan pembersihan serta perbaikan pada titik – titik yang paling parah secara bertahap, sambil menunggu respon pemerintah pusat terkait usulan impres jalan daerah yang telah kami ajukan,” Ujar Welem.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik balik bagi pembangunan infrastruktur di Kecamatan Aralle, sekaligus menjadi pengingat bagi para pejabat publik tentang pentingnya turun ke akar rumput untuk mendengar langsung jeritan hati masyarakat.(*)
- Penulis: Ancha
