Jelang Idul Adha, Harga Ayam di Majene Tetap Normal
- account_circle Juita
- calendar_month 43 menit yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga ayam potong di Kabupaten…
MAJENE, Sulbarupdate.id – Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga ayam potong di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terpantau masih stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan, Senin (25/5/2026).
Kondisi ini disambut baik masyarakat karena daya beli kebutuhan pokok tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas menjelang hari besar keagamaan.
Salah satu pedagang ayam di Majene, Fadila, mengatakan penjualan ayam di Amanah 999 masih berjalan normal dengan harga yang relatif stabil seperti hari-hari sebelumnya.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada lonjakan harga meski permintaan masyarakat mulai meningkat menjelang Idul Adha.
“Alhamdulillah sampai sekarang harga ayam masih normal, belum ada kenaikan. Penjualan juga tetap lancar,” ujar Fadila saat ditemui di lokasi usahanya.
Di Amanah 999, tersedia berbagai jenis ayam potong dengan ukuran yang bervariasi sesuai kebutuhan konsumen.
Mulai dari ayam jumbo, ayam super jumbo, ayam ukuran lalapan atau warung makan, ayam ukuran sedang, hingga ayam frozen dan ayam fillet untuk kebutuhan bakso maupun usaha kuliner lainnya.
Fadila menjelaskan harga ayam dijual mulai Rp60 ribu hingga Rp80 ribu per ekor, tergantung ukuran dan berat ayam yang dipilih pembeli.
Harga tersebut dinilai masih terjangkau dan stabil dibandingkan momentum hari besar sebelumnya yang biasanya memicu kenaikan harga bahan pangan.
“Kalau harga tergantung berat ayam. Ada yang Rp60 ribu, Rp70 ribu sampai Rp80 ribu,” jelasnya.
Selain menjaga kestabilan harga, para pedagang juga mengaku bersyukur karena adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majene turut memberikan dampak positif terhadap penjualan ayam potong.
Program tersebut dinilai membantu meningkatkan permintaan pasar karena sejumlah pihak mengambil stok ayam dari pedagang lokal.
“Kami bersyukur dengan adanya MBG di Majene karena cukup membantu penjualan. Mereka juga ambil ayam di tempat kami, jadi ada tambahan pemasukan untuk pedagang,” tambah Fadila.
Stabilnya harga ayam menjelang Idul Adha juga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga tanpa terbebani lonjakan harga pangan.
Para pedagang berharap kondisi ini tetap terjaga hingga perayaan Idul Adha berlangsung.
Sementara itu, aktivitas jual beli di sejumlah pasar dan pusat penjualan ayam di Majene mulai mengalami peningkatan.
Warga mulai membeli kebutuhan pangan untuk persiapan hari raya, meski kondisi harga masih relatif aman dan terkendali.
Pemerintah daerah bersama pelaku usaha diharapkan terus menjaga kestabilan pasokan bahan pangan agar harga tetap terjangkau dan tidak terjadi kelangkaan menjelang Idul Adha.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
