Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Pihak Sekolah di Majene Tanyakan Keberadaan Buku TKA

Pihak Sekolah di Majene Tanyakan Keberadaan Buku TKA

  • account_circle Juita
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
  • visibility 526
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Pengadaan buku Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah sekolah di Kabupaten Majene menuai sorotan. Pasalnya, hingga kini buku yang diperuntukkan bagi siswa, khususnya kelas VI Sekolah Dasar, disebut-sebut belum juga tersedia meski pihak sekolah telah melakukan pembayaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kondisi tersebut memicu tanda tanya di kalangan sekolah dan masyarakat, terlebih pengadaan dilakukan melalui aplikasi resmi pemerintah, yakni Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah sekolah di Majene disebut telah menyetor pembayaran sekitar 20 persen dari anggaran BOS untuk pengadaan buku TKA. Namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan buku tersebut akan diterima dan digunakan secara maksimal oleh siswa.

Ironisnya, siswa kelas VI di beberapa sekolah diketahui telah menjalani ujian semester bahkan bersiap menghadapi ujian sekolah, sementara buku penunjang akademik yang diadakan belum juga tersedia.

“Seharusnya buku itu sudah ada sebelum semester pertama berjalan. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, padahal pembayaran sudah dilakukan melalui SIPLah,” ujar salah seorang kepala sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Ia juga menyoroti pola pengadaan buku yang disebut terjadi hampir setiap tahun. Menurutnya, isi materi buku yang dibeli tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Buku tahun lalu sebenarnya masih layak digunakan. Isinya juga hampir sama, hanya sampul atau judulnya yang berubah. Ini tentu menjadi pertanyaan karena sekolah setiap tahun kembali diarahkan membeli buku,” ungkapnya.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik bisnis dalam pengadaan buku di lingkungan pendidikan Kabupaten Majene. Sejumlah pihak menilai pengadaan yang terus berulang tanpa perubahan substansi materi berpotensi menjadi pemborosan anggaran pendidikan.

Padahal, sesuai ketentuan pemerintah, pengadaan buku dan kebutuhan satuan pendidikan wajib dilakukan secara transparan melalui SIPLah guna memastikan proses pengadaan berjalan efektif, akuntabel, dan menghindari praktik monopoli.

Persoalan ini pun mulai menjadi perbincangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Beberapa pihak mendesak agar aparat penegak hukum turut melakukan pengawasan terhadap proses pengadaan tersebut.

Masyarakat meminta pihak Kejaksaan Negeri Majene turun melakukan penelusuran untuk memastikan tidak ada penyimpangan ataupun dugaan permainan dalam pengadaan buku yang menggunakan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Majene terkait keterlambatan distribusi buku TKA maupun mekanisme pengadaan yang dipersoalkan sejumlah sekolah.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Pasokan Program MBG, Bupati Mamasa Tinjau Industri Tempe di Tamalantik

    Pastikan Pasokan Program MBG, Bupati Mamasa Tinjau Industri Tempe di Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan inspeksi mendadak ke industri rumah tangga (UMKM) pembuatan tempe dan tahu di Desa Tamalantik, Kecamatan Tanduk Kalua, Jumat (16/01/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan pasokan protein nabati lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut. Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, […]

  • Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

    Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kabupaten Mamasa di Desa Bombong Lambe’, Kecamatan Mamasa, menuai kritik tajam dari Gerakan Aktivis Mamasa. Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp12,6 miliar tersebut ditengarai berdiri di atas lahan yang masih dalam status sengketa hukum. ​Pihak keluarga yang mengklaim kepemilikan lahan, Markus, menyatakan bahwa dirinya telah menempuh jalur […]

  • BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun di Polman Tewas Tenggelam di Kolam Irigasi

    BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun di Polman Tewas Tenggelam di Kolam Irigasi

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Peristiwa tragis menimpa seorang bocah perempuan berinisial RS (4) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Korban ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dan tenggelam di kolam irigasi sedalam dua meter pada Senin sore (2/2/2026). ​Insiden memilukan ini terjadi di Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, sekitar pukul 17.00 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi […]

  • Andi Irwan Pimpin Golkar Mateng, Bidik 9 Kursi DPRD pada 2029

    Andi Irwan Pimpin Golkar Mateng, Bidik 9 Kursi DPRD pada 2029

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — H. Andi Irwan resmi dipercaya menahkodai DPD Partai Golkar Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golkar Mamuju Tengah di Wisma Syariah, Topoyo, Jumat (21/8/2026). Usai menerima amanah tersebut, Andi Irwan menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan capaian politik Golkar di Mamuju Tengah. […]

  • Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Awal tahun 2026 diwarnai rentetan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah. Beberapa bupati dan wali kota di Indonesia terjerat OTT dengan modus yang beragam, mulai dari dugaan jual beli jabatan hingga suap proyek. 24/1/2026 Situasi tersebut menjadi alarm serius bagi dunia birokrasi Daerah. Menyikapi hal […]

  • Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memicu banjir luapan sungai di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kamis (14/5/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah warga terdampak, bahkan satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. ​Dampak terparah dilaporkan dialami oleh Darman, warga Dusun Kanang, Desa Hahangan. Rumah miliknya […]

expand_less