Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Tragis! Wahana Rumah Hantu di Majene Telan Dua Korban, Pengunjung Luka Parah di Wajah

Tragis! Wahana Rumah Hantu di Majene Telan Dua Korban, Pengunjung Luka Parah di Wajah

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
  • visibility 546
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Wahana rumah hantu yang beroperasi di lantai dua pusat pertokoan di Lingkungan Battayang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi sorotan publik setelah dilaporkan memakan korban pada malam hari.

Insiden tersebut mengakibatkan dua pengunjung menjadi korban, masing-masing seorang perempuan dan seorang laki-laki.

Salah satu korban bahkan mengalami luka berat pada bagian wajah dan dikabarkan harus menjalani tindakan operasi medis.

Informasi mengenai kejadian itu pertama kali beredar melalui grup WhatsApp dan disampaikan oleh Ketua PSC Majene, Aslan, Senin (25/5/2026).

Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat para pengunjung berada di area wahana rumah hantu yang sedang ramai dikunjungi masyarakat.

“Korban ada dua orang semalam, perempuan dan laki-laki. Yang laki-laki mengalami luka berat di wajah dan akan dilakukan operasi,” ungkap Aslan.

Ia juga berharap pihak panitia penyelenggara wahana segera memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian tersebut dan bertanggung jawab atas insiden yang menimpa para korban.

Menurut Aslan, salah satu persoalan serius di lokasi wahana adalah minimnya penerangan menuju lantai dua pusat pertokoan tempat rumah hantu itu beroperasi.

Kondisi gelap dinilai sangat berbahaya bagi pengunjung, terlebih saat situasi ramai dan panik.

“Kami minta panitia memperhatikan penerangan. Akses menuju lantai dua sangat gelap dan itu berisiko membahayakan pengunjung,” tambahnya.

Sementara itu, saat wartawan melakukan konfirmasi langsung di lokasi wahana rumah hantu tersebut, situasi terlihat sepi dan mencekam.

Tidak tampak satu pun panitia maupun pengelola berada di tempat.

Area wahana bahkan terlihat gelap dan menimbulkan suasana menyeramkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait penyebab insiden maupun bentuk pertanggungjawaban terhadap korban.
Peristiwa ini pun memicu perhatian masyarakat Majene.

Banyak warga meminta pemerintah daerah dan aparat terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap standar keamanan wahana hiburan musiman yang beroperasi di pusat keramaian.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan seluruh pengelola wahana hiburan dapat lebih mengutamakan keselamatan pengunjung dibanding sekadar mengejar keuntungan semata.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mamasa Terima Bantuan 7 Unit Motor Sampah dari PLN Bakaru dan Bank Sulselbar

    Pemkab Mamasa Terima Bantuan 7 Unit Motor Sampah dari PLN Bakaru dan Bank Sulselbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Otonomi Daerah (Otoda) di Kabupaten Mamasa tahun 2026 menjadi langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan. Pemerintah Kabupaten Mamasa menerima bantuan sedikitnya 7 unit motor gerobak pengangkut sampah dari mitra sektor swasta dan perbankan, Sabtu (2/5/2026). Bantuan tersebut terdiri dari 3 unit dari PT PLN Nusantara […]

  • PSI Instruksikan Kader Kawal Program MBG hingga Level Akar Rumput

    PSI Instruksikan Kader Kawal Program MBG hingga Level Akar Rumput

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menginstruksikan seluruh kader dan pengurus partai untuk terlibat aktif dalam menyukseskan program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Arahan tegas tersebut disampaikan Ahmad Ali dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang berlangsung di Claro Hotel, Makassar, Jumat (31/1/2026 lalu. Ia menekankan bahwa dukungan […]

  • Langkah Awal Pergantian Wagub Sulbar, DPRD Agendakan Paripurna Penting

    Langkah Awal Pergantian Wagub Sulbar, DPRD Agendakan Paripurna Penting

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – DPRD Sulawesi Barat dijadwalkan menggelar Rapat Paripurna pada Kamis, 2 April 2026, dengan agenda pengusulan pemberhentian secara hormat almarhum Salim S. Mengga sebagai Wakil Gubernur Sulbar kepada Menteri Dalam Negeri. Namun di balik agenda formal tersebut, dinamika politik menuju pengisian kursi kosong Wakil Gubernur mulai menunjukkan tanda-tanda menghangat. Wakil Ketua I […]

  • Dok. Ilustrasi

    Tragedi Berdarah Kembali Terjadi di Mamuju Tengah, Dua Pria Terluka Akibat Tikaman

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – SULBARUPDATE.ID, – Sebuah insiden kekerasan berdarah kembali nyaris merenggut nyawa di Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa ini melibatkan tiga pria dewasa di salah satu kafe di Topoyo, Mateng pada Jumat, (5 /6/2026) subuh. Meski tidak ada korban jiwa, tajamnya bilah senjata tajam sempat membanjiri lokasi kejadian dengan darah. Berdasarkan informasi […]

  • Dilantik Gubernur SDK, Kain Awali Kepemimpinan dengan Konsolidasi Internal DPMPTSP

    Dilantik Gubernur SDK, Kain Awali Kepemimpinan dengan Konsolidasi Internal DPMPTSP

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat, Kain Lotong, menegaskan akan memulai tugasnya dengan melakukan konsolidasi internal bersama seluruh pejabat dan staf di lingkup dinas yang dipimpinnya. Hal tersebut disampaikan Kain Lotong usai dilantik oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, di Mamuju, Senin, 9 Maret 2026. […]

  • Program Pupuk Gratis Diduga Disalahgunakan, Aktivis Mamasa Desak Aparat Turun Tangan

    Program Pupuk Gratis Diduga Disalahgunakan, Aktivis Mamasa Desak Aparat Turun Tangan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Pupuk Gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk kesejahteraan petani diduga kuat menjadi ajang bancakan oknum tertentu. Program tersebut disinyalir disalahgunakan lewat modus pemalsuan dokumen hingga penyelundupan pupuk ke luar daerah. Hal ini disampaikan ​Koordinator Himpunan Aktivis Mamasa, Taufik Rama Wijaya kepada Sulbarupdate.id, Selasa (30/6/2026) sekira pukul 21:30 Wita. Karena itu […]

expand_less