Sektor Wisata Minim Ekspos, Pemuda Desak Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 Digelar di Wilayah 3 Mamasa
- account_circle Ancha
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- visibility 90
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis kepemudaan Kabupaten Mamasa, Riskul, mendesak Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengurus Cabang (Pengcab) Mamasa untuk memindahkan lokasi penyelenggaraan Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 ke Wilayah 3 Kabupaten Mamasa.
Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata di tujuh kecamatan yang berada di Wilayah 3, yang dinilai masih minim ekspos.
Menurut Riskul, event nasional yang digelar dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara Polres Mamasa 2026 ini akan menarik antusiasme peserta dari berbagai penjuru tanah air.
Oleh karena itu, momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal bagi daerah yang membutuhkan promosi wisata.
“Ini kesempatan emas untuk mempromosikan destinasi wisata yang selama ini kurang terekspos. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan peserta dari seluruh Indonesia, tetapi juga menjadi bagian penting dari perayaan HUT Bhayangkara,” ujar Riskul dalam keterangannya di Ralleanak Utara, Jumat (22/5/2026).
Selain menjadi ajang promosi wisata, Riskul menambahkan bahwa pemindahan lokasi ke Wilayah 3 akan membawa dampak domino positif bagi perekonomian masyarakat setempat melalui keterlibatan aktif warga dalam perputaran ekonomi lokal.
Dari segi teknis lintasan, Wilayah 3 diklaim memiliki keunggulan kompetitif yang sangat dicari oleh para pencinta olahraga ekstrem.
Menurut Riskul, wilayah III memiliki jalur off-road yang menantang dan pemandangan alam yang menakjubkan.
“Ini kesempatan kita menunjukkan ke Indonesia bahwa Mamasa bukan hanya cantik, tapi juga siap menjadi tuan rumah event nasional,” tegasnya.
Masyarakat dan pemuda setempat berharap, IOF Pengcab Mamasa serta pihak Kepolisian Resor (Polres) Mamasa dapat mempertimbangkan usulan ini, sehingga Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga semata, melainkan juga instrumen nyata dalam pemulihan dan dorongan sektor pariwisata daerah.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
