Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

  • account_circle Hamsah Sabir
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 511
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius dan berkelanjutan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Penyakit Kusta (SIPK) Tahun 2025, angka prevalensi kusta di Provinsi Sulawesi Barat tercatat 1,58 per 10.000 penduduk, dengan total penderita terdaftar sebanyak 230 orang yang tersebar di enam kabupaten.

Secara rinci, jumlah penderita kusta tercatat di Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 113 orang, disusul Kabupaten Majene 42 orang, Kabupaten Pasangkayu 30 orang, Kabupaten Mamuju 27 orang, Kabupaten Mamuju Tengah 17 orang, dan Kabupaten Mamasa 1 orang.

Dalam keterangannya, Senin 29 Desember 2025, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa angka tersebut menunjukkan masih adanya penularan aktif di masyarakat, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian harus terus diperkuat.

“Kusta adalah penyakit yang dapat disembuhkan dan pengobatannya tersedia secara gratis di fasilitas pelayanan kesehatan. Tantangan terbesar kita saat ini bukan hanya pada pengobatan, tetapi pada deteksi dini, kepatuhan berobat, serta penghapusan stigma di masyarakat,” jelas dr. Nursyamsi.

Ia menegaskan, kusta bukan penyakit kutukan atau keturunan, melainkan penyakit infeksi yang bisa dicegah dan ditangani dengan pengobatan teratur. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan terus mendorong penemuan kasus secara aktif, penguatan peran puskesmas, serta edukasi masyarakat agar tidak takut memeriksakan diri.

Sejalan dengan Misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, pengendalian kusta menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mencegah kecacatan akibat keterlambatan penanganan.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah kabupaten, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga untuk bersama-sama:

  1. Menghilangkan stigma terhadap penderita kusta.
  2. Mendorong pemeriksaan dini bila ditemukan gejala.
  3. Mendukung penderita agar menjalani pengobatan sampai tuntas.

“Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, kita optimistis Sulawesi Barat dapat menurunkan prevalensi kusta secara signifikan dan mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan bermartabat”, tutup dr. Nursyamsi. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkenalkan! Sertu Krister Gosal, Dua Kali Dipercaya jadi Pelatih Paskibraka Mamasa 

    Perkenalkan! Sertu Krister Gosal, Dua Kali Dipercaya jadi Pelatih Paskibraka Mamasa 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di balik suksesnya pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, terdapat peran para pelatih yang bekerja keras membentuk mental, fisik dan kedisiplinan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Salah satunya adalah Sertu Krister Gosal, Bati Min Pers Kodim 1428/Mamasa. Ia kembali dipercaya menjadi bagian […]

  • Digerebek di Kamar Mandi, Dua Pelaku Narkoba di Polman Ditangkap Polisi 

    Digerebek di Kamar Mandi, Dua Pelaku Narkoba di Polman Ditangkap Polisi 

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Polewali Mandar menangkap dua orang pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu.  Penangkapan tersebut dilakukan di sebuah rumah di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WITA. ​Kedua terduga pelaku yang berinisial N berusia 54 tahun dan MD berusia 44 […]

  • Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Kecewa lantaran akses jalan utama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Pap-pao, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya. Dengan peralatan seadanya, warga membentangkan batang-batang bambu agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak lumpuh total, Kamis (14/5/2026). ​Kondisi infrastruktur yang menghubungkan pemukiman warga ini dilaporkan terputus […]

  • Kedepankan Problem Solving, Polsek Kalukku Damaikan Dua Warga yang Berselisih

    Kedepankan Problem Solving, Polsek Kalukku Damaikan Dua Warga yang Berselisih

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Polsek Kalukku Polresta Mamuju kembali berhasil menyelesaikan konflik antar warga melalui pendekatan problem solving. Perselisihan yang melibatkan tindakan penganiayaan tersebut berakhir damai setelah kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menjalin kembali tali silaturahmi. Kasus ini bermula dari laporan saudara Sudarmin yang menjadi korban penganiayaan oleh Arnol. Namun, alih-alih melanjutkan perkara […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aliansi Masyarakat Gentungan Raya melakukan aksi protes keras dengan menyita satu unit alat berat jenis excavator milik perusahaan tambang pasir CV Sinar Harapan di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu (24/1/2026) kemarin. Penyitaan ini merupakan puncak kekesalan warga terhadap aktivitas penambangan di Sungai Gentungan yang dinilai telah merusak ekosistem dan mengancam lingkungan pemukiman […]

expand_less