PLTMH Sandapang, Cahaya yang Dinanti dari Pelosok Sulbar
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- visibility 279
- comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Di antara aliran sungai dan rimbunnya hutan Kalumpang, harapan tentang cahaya akhirnya menemukan jalannya. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menandai satu langkah penting menuju terang dengan serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan kawasan hutan serta laporan hasil penataan batas areal untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 150 kW di Desa Sandapang, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
Areal seluas 2,37 hektare, dengan bentangan batas mencapai 19.699,49 meter, kini resmi dipersiapkan sebagai ruang bagi infrastruktur energi bersih. Dari kawasan inilah listrik direncanakan mengalir, menjangkau seluruh dusun di Sandapang—menghidupkan malam, menguatkan aktivitas, dan membuka pintu bagi masa depan yang lebih terang.
Serah terima dokumen berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, di Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat. Dinas ESDM diwakili oleh Erma Pualliin, sementara Muhammad Fadly Nur Alim hadir mewakili Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan itu bukan sekadar administrasi, melainkan penanda dimulainya ikhtiar panjang menuju kemandirian energi desa.
Penataan batas kawasan hutan lindung menjadi fondasi penting, memastikan setiap langkah pembangunan berpijak pada kepastian hukum dan kehati-hatian ekologis. Dari sana, PLTMH Sandapang dirancang hadir sebagai energi yang bersahabat dengan alam—memanfaatkan aliran air tanpa melukai hutan yang menjadi penjaga kehidupan.
Lebih dari sekadar pembangkit, PLTMH ini membawa janji perubahan. Cahaya yang menyala di rumah-rumah warga kelak diharapkan menumbuhkan kegiatan ekonomi, memperpanjang jam belajar anak-anak desa, serta memperkuat layanan sosial di wilayah pedalaman.
Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam membangun infrastruktur berkelanjutan yang berpihak pada rakyat, sekaligus menjaga harmoni antara pembangunan dan alam.
Dengan rampungnya serah terima dokumen PKS dan penataan batas areal, Desa Sandapang kini berdiri di ambang perubahan. Dari derasnya air sungai, cahaya bersiap lahir—menyusuri dusun-dusun, membawa harapan, dan menyalakan masa depan.
- Penulis: sulbarupdate
