Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

Penghormatan Terakhir dari Sahabat seangkatan, Presiden Minta Wagub Sulbar Dimakamkan di Kalibata. 

SULAWESI BARAT – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) H. Salim S. Mengga, menghembuskan napas terakhir pada usia 74 tahun di RS Siloam, Makassar, Sabtu (31/1/2026) lalu.

Kepergian Salim bukan sekadar hilangnya seorang pejabat publik, melainkan berpulangnya seorang prajurit tangguh yang dikenal karena kejujuran dan kegigihannya yang tak kunjung padam hingga akhir hayat.

Penghormatan dari Sahabat Seangkatan

Atas permintaan khusus Presiden Prabowo Subianto, jenazah Salim Mengga diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Minggu (1/2/2026).

Permintaan ini disampaikan langsung melalui Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Bagi Prabowo dan Sjafrie, Salim bukan sekadar rekan sejawat. Ketiganya adalah kawan seangkatan di Akademi Militer (Akmil) 1974.

Di lingkungan militer, Salim juga dikenal dekat dengan Susilo Bambang Yudhoyono, yang merupakan kakak asuhnya saat menimba ilmu di Magelang.

Budayawan Mandar, M. Ridwan Alimuddin, mencatat bahwa Salim adalah tokoh Mandar ketiga yang mendapatkan kehormatan dimakamkan di Kalibata, menyusul jejak pendekar hukum Baharuddin Lopa dan mantan Wakapolri Komjen (Pol) Sjafruddin Kambo.

Di balik pangkat bintang dua dan karier menterengnya, tersimpan kisah kesederhanaan yang langka. Salim dikenal sebagai jenderal yang “lurus”.

Dalam sebuah acara di Mamuju tahun 2025 lalu, ia sempat melontarkan kalimat yang menggetarkan hati banyak orang.

“Sembilan belas tahun saya tugas di Jawa Tengah, saya tak punya rumah di sana,” kenangnya saat itu.

Selama puluhan tahun mengabdi di korps baret hitam (Kavaleri) hingga menjabat sebagai Kasdam IV Diponegoro, Salim memilih tidak menumpuk harta.

Jika ia pulang ke Polewali Mandar, ia lebih memilih beristirahat di Bonya Jonga (Rumah Rusa), sebuah rumah tua peninggalan ayahnya, Kolonel (Purn) S. Mengga.

Darah juang Salim mengalir dari ayahnya, sang Bupati legendaris Polewali Mamasa periode 1980-1990. Jika di militer ia menghabiskan 32 tahun, maka di jalur politik ia mendedikasikan hampir dua dekade hidupnya.

Kegigihan Salim dalam kontestasi politik Sulbar hampir tak tertandingi. Lima kali ia bertarung di Pilkada dan tiga kali di pemilihan legislatif.

Setelah berkali-kali mencoba, takdir akhirnya membawanya meraih kursi Wakil Gubernur Sulbar pada 2024 berpasangan dengan Suhardi Duka.

Namun, Tuhan punya rencana lain. Salim berpulang tepat di tahun pertama masa jabatannya. Ia menyusul jejak sang adik, Aladin S. Mengga, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulbar (2011-2016).

“Sayye Salim ini memang ikuti jejak ayahnya yakni berani, cerdas, dan teguh pendirian,” ujar Sayyid Djafar Thaha, sepupunya di Pambusuang.

Kini, sang Jenderal Kavaleri itu telah menuntaskan tugasnya. Ia pergi meninggalkan warisan berupa integritas bahwa seorang prajurit dan politisi bisa tetap berjalan “lurus” di tengah hiruk-pikuk kekuasaan.(*)

Selamat jalan, Jenderal. Tabe.

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SP), turut serta dalam Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) Tingkat Nasional. Kegiatan secara daring ini menghadirkan pimpinan dari berbagai lembaga strategis, termasuk Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri PPN/Bappenas, Menteri PANRB, Kepala BPS, […]

  • Tiba di Kampung Halaman, Jemaah Haji Mamuju Tengah Tampil Nyentrik dengan Busana Khas Bugis

    Tiba di Kampung Halaman, Jemaah Haji Mamuju Tengah Tampil Nyentrik dengan Busana Khas Bugis

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, tiba kembali di kampung halaman pada Rabu (17/1/2026) sekitar pukul 08.03 WITA. Suasana haru dan riuh mewarnai penyambutan rombongan oleh sanak keluarga di halaman Kantor Bupati Mateng. ​Uniknya, sebagian besar jemaah haji tampil nyentrik dengan mengenakan busana khas Bugis-Makassar. ​Jemaah wanita […]

  • Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebuah kemelut rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, berakhir di meja mediasi dengan keputusan yang mengejutkan. Kasus yang menyeret pria berinisial AJ (25) dan seorang wanita bersuami berinisial FA (22) ini berujung pada kesepakatan pengembalian uang biaya dapur pernikahan (panai) sebesar Rp 30 […]

  • Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

    Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat menemui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026). Pertemuan tersebut membahas persoalan kawasan hutan lindung yang berada di sejumlah wilayah Kabupaten Mamasa. Pertemuan yang berlangsung di Kantor DLHK Sulbar itu dihadiri perwakilan Pemkab Mamasa, Wakil Bupati Mamasa Sudirman, […]

  • Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Kesbangpol Sulbar Pantau Kesiapan Gereja Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID- Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, melakukan pemantauan ke sejumlah gereja di Sulawesi Barat guna memastikan kesiapan pelaksanaan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Selasa (23/12/2025). Pemantauan tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan pengelola gereja dan pihak terkait, terutama terkait kesiapan sarana dan prasarana rumah ibadah […]

  • TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis asal Desa Malabo, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, Taufik Rama Wijaya dan rekannya Rein Mesakaraeng, mengaku ditahan Polres Mamasa tanpa sebab. Keduanya merupakan aktivis yang tengah berjuang dalam aksi penolakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang ada di Salurano, Malabo. Kepada Sulbarupdate.id, Rama mangaku, saat ini dirinya ditahan di Polres Mamasa tanpa ia […]

expand_less