Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

  • account_circle Amr
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 263
  • comment 0 komentar

MAMUJU, SULBARUPATE.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai mematangkan persiapan rapat kerja (raker) lintas sektor yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, di Mamuju, Kamis (15/1/2026).

 

Rapat diikuti para asisten, tenaga ahli, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Biro Organisasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian.

Sekda Sulbar Junda Maulana menjelaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, untuk menyelenggarakan rapat kerja yang membahas tiga bidang strategis. Ketiga bidang tersebut meliputi politik, keamanan, dan ketertiban; ekonomi, perindustrian, dan pariwisata; serta sosial dan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pendidikan.

“Rapat kerja akan dibagi ke dalam tiga sesi sesuai bidang. Masing-masing sesi memiliki penanggung jawab dari para asisten sesuai pembidangan tugas, termasuk penentuan OPD yang akan mempresentasikan materi,” ujar Junda Maulana.

Ia merinci, pemaparan bidang politik, keamanan, dan ketertiban akan disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulbar. Bidang ekonomi, perindustrian, dan pariwisata akan dipaparkan oleh Kepala Dinas Pertanian Sulbar. Sementara bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat akan disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Sulbar, dengan penekanan pada isu-isu strategis di masing-masing sektor.

Menurut Junda Maulana, sistematika penyusunan materi raker diawali dengan pengangkatan isu-isu strategis berbasis data dan indikator, baik makro maupun sektoral. Selanjutnya, masing-masing bidang diminta merumuskan permasalahan yang dihadapi, strategi penyelesaian, serta memetakan program yang telah dan belum teranggarkan.

“Materi ini nantinya akan dipaparkan dan disimak oleh para bupati beserta jajaran melalui virtual. Dari situ akan dilihat sejauh mana program dan strategi yang disusun selaras dengan kebijakan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Ia menegaskan, sinkronisasi program menjadi hal krusial mengingat keterbatasan fiskal daerah. Oleh karena itu, efektivitas dan efisiensi anggaran harus menjadi prioritas bersama agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

“Jika suatu program sudah dilaksanakan oleh kabupaten, provinsi tidak perlu menganggarkan lagi. Begitu pula sebaliknya. Bahkan, program dapat dibiayai bersama untuk mempercepat pencapaian target,” ungkap Junda Maulana.

Sebagai contoh, percepatan penurunan angka kemiskinan yang ditargetkan turun satu persen per tahun membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Hal serupa juga berlaku dalam upaya penurunan angka stunting.

“Kita menargetkan stunting turun di bawah 20 persen pada 2026, dan pada 2029 mencapai di bawah 10 persen. Target ini tidak mungkin tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Junda Maulana menekankan bahwa rapat kerja lintas sektor ini juga bertujuan menghilangkan ego sektoral serta memperkuat sinergi antarpemerintah dan antar-OPD, sebagaimana selalu ditekankan oleh Gubernur Sulbar.

“Setiap OPD harus memahami persoalan secara utuh, tidak parsial. Bukan hanya mengetahui masalah, tetapi juga mampu berkontribusi dalam penyelesaiannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, setelah rapat persiapan ini, para asisten bersama tenaga ahli akan kembali melakukan pembahasan lanjutan dengan OPD terkait guna memfinalisasi materi. Seluruh materi ditargetkan rampung dan dilaporkan pada Senin, sebelum dipresentasikan dalam rapat kerja lintas sektor pada Selasa, 20 Januari 2026. (*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC GMNI Mamasa Kecam Pengeroyokan Sekretaris DPD Sulbar, Desak Polisi Tangkap Pelaku

    DPC GMNI Mamasa Kecam Pengeroyokan Sekretaris DPD Sulbar, Desak Polisi Tangkap Pelaku

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamasa mengecam keras aksi pengeroyokan yang menimpa Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Sulawesi Barat, Yudi. Peristiwa kekerasan tersebut terjadi di Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, pada Minggu (7/6/2026) malam. Ketua DPC GMNI Mamasa, Toni Mekar, menilai tindakan pengeroyokan tersebut tidak hanya melukai fisik […]

  • Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

    Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah memiliki kapabilitas fiskal yang memadai guna merespons dan menanggulangi kebutuhan kebencanaan sepanjang tahun 2025 dan 2026. Kepastian ini disampaikan menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto terkait alokasi bantuan bencana, yakni sebesar Rp 4 miliar bagi 52 kabupaten/kota dan Rp 20 miliar untuk setiap provinsi yang […]

  • Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa rencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus menjaga stabilitas harga ternak di wilayah tersebut. Rencana ini ditegaskan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, […]

  • Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    Sengketa Batas Lahan di Mambi Berujung Kekerasan, Seorang IRT Diduga jadi Korban

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamasa tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Sondong Layuk, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa. Insiden diduga dipicu adanya persoalan batas lokasi lahan hingga mengakibatkan seorang perempuan berinisial N alias MA menjadi korban. ​Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (04/04/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Terduga pelaku, […]

  • Gubernur SDK Tekankan Efisiensi APBD dan Percepatan Investasi, Kesbangpol Sulbar Siap Jalankan Arahan

    Gubernur SDK Tekankan Efisiensi APBD dan Percepatan Investasi, Kesbangpol Sulbar Siap Jalankan Arahan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, bersama seluruh jajaran menghadiri Apel Virtual lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin 5 Januari 2026. Apel dipimpin langsung Gubernur Sulbar dan diikuti Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta Staf Ahli lingkup Pemprov Sulbar. Dalam arahannya, Gubernur Sulbar Suhardi […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menerima pengaduan korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak, Selasa, 20 Januari 2026. Pengaduan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPTD PPA, Nurcahyani, didampingi […]

expand_less