Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

BPOM dan Dinkes Mateng Sidak Takjil di Topoyo-Tobadak, Ada Produk Kedaluwarsa

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
  • visibility 326
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Guna menjamin keamanan pangan selama bulan suci Ramadhan, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Topoyo dan Tobadak, Kamis (26/2/2026).

​Sidak yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini menyasar ritel modern, pasar tradisional, hingga lapak penjaja takjil. Fokus utamanya adalah memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat bebas dari zat berbahaya.

​Berdasarkan hasil uji cepat (rapid test) terhadap 18 sampel takjil yang diambil secara acak, petugas menyatakan seluruh sampel tersebut aman dikonsumsi.

​Perwakilan BPOM Mamuju, Ardianto Agus, menjelaskan bahwa parameter pengujian meliputi empat zat berbahaya yang kerap disalahgunakan dalam pangan.

​”Dari 18 sampel yang kami uji cepat, baik itu pengujian Rhodamin B, Metanil Yellow, Boraks, maupun Formalin, alhamdulillah semuanya menunjukkan hasil negatif. Jadi, takjil yang dijual di sini aman dikonsumsi,” papar Agus.

​Meski sampel takjil dinyatakan aman, tim gabungan justru menemukan sejumlah pelanggaran pada sarana distribusi ritel modern saat pengawasan pagi hari. Petugas menemukan beberapa produk pangan olahan dalam kondisi rusak dan melewati masa kedaluwarsa.

​”Kami menemukan beberapa jenis roti, biskuit, dan sirup yang sudah kedaluwarsa. Selain itu, ada juga produk susu kaleng yang kemasannya sudah rusak atau penyok sehingga tidak layak konsumsi. Namun, untuk produk tanpa izin edar, sejauh ini belum ditemukan,” tambah Agus.

​Di sisi lain, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Mateng, Very, memberikan catatan khusus bagi pelaku UMKM terkait metode pengolahan makanan. Pihaknya masih menemukan pedagang yang menggunakan plastik sebagai pembungkus saat memasak lontong.

​Very mengimbau para pedagang untuk beralih ke bahan alami demi kesehatan konsumen.

​”Kami edukasi tadi penjual lontong agar tidak menggunakan kemasan plastik saat memasak. Plastik mengandung zat kimia yang bisa terurai saat terkena suhu tinggi dan masuk ke makanan. Sebaiknya diganti dengan daun kelapa atau pandan yang jauh lebih aman,” tegas Very.

​Kegiatan intensifikasi pengawasan pangan ini akan terus dilakukan secara berkala selama bulan Ramadhan dengan melibatkan stakeholder terkait, termasuk Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Mateng, demi memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis. Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional. Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut. Kepala UPTD KPH […]

  • Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Skandal pengelolaan keuangan daerah kembali mencuat di Kabupaten Mamasa. Puluhan miliar rupiah dana Non Kapitasi (klaim) BPJS Kesehatan yang seharusnya dibayarkan kepada 18 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit hingga kini tidak kunjung disalurkan. Kondisi ini memantik reaksi keras dari LSM GERAK, yang mendesak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan audit […]

  • Pelantikan IPMAPUS Sulbar, Gubernur SDK Sampaikan Petuah Mendalam

    Pelantikan IPMAPUS Sulbar, Gubernur SDK Sampaikan Petuah Mendalam

    • 1Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Dari PUS, Nyala semangat dan jejak kepemimpinan di Bumi Sulbar, Gema harapan berpadu dengan nyanyian sejarah mengalir deras di momentum sakral Pelantikan Pengurus dan Milad ke-17 Ikatan Pelajar dan Mahasiswa PUS (IPMAPUS) Sulawesi Barat tahun 2025. Di hadapan generasi muda yang berhimpun, suara Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menjadi mercusuar yang […]

  • Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

    Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Stadion Manakarra Mamuju, menjadi saksi bisu atas sebuah perhelatan musikalitas yang monumental pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Grup band papan atas, Last Child, sukses menghentak panggung Sulawesi Barat dalam sebuah konser spektakuler yang mengumpulkan tidak kurang dari 6.000 penonton, menjadikannya salah satu gelaran hiburan dengan eskalasi massa terbesar dalam sejarah Kota […]

  • Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    Viral Temuan Belatung di Ompreng MBG, SPPG Aralle Akui Kelalaian dan Minta Maaf

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan adanya belatung dalam sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Video tersebut sontak memicu reaksi keras dari warganet setelah diketahui terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan Aralle Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Dalam potongan video yang beredar, terlihat benda asing menyerupai belatung berada […]

  • WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, diidentifikasi dengan inisial KW, kini berurusan dengan hukum setelah dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Pasangkayu, Sulawesi Barat. KW diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan dengan cara menabrakkan mobilnya kepada rekan senegaranya, KI, di sebuah area tambang pasir di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten […]

expand_less